Sepakbola merupakan olahraga yang sangat emosional. Bahkan menurut
saya semua olahraga memerlukan emosi untuk setidaknya mengeluarkan
kemampuan terbaik daripada atlit2 itu sendiri. Merupakan suatu hal
yang sangat manusiawi apabila seorang pesepakbola misalnya meluapkan
emosinya. Ya...! tentu saja dalam batas2 wajar.

Tapi apabila hal ini menjadi suatu momok bagi para wasit inggris, saya
kira itu bukan merupakan suatu masalah yang harus kita besar2kan.
Kalau misalnya wasit tidak mau dimaki2 pada saat kepemimpinannya, itu
artinya kita ganti aja pemain-pemain sepakbola dengan robot dan
sekalian jg penonton dan pelatih diganti menjadi robot.

Hal ini merupakan "bumbu" yang menurut saya harus ada dalam suatu
pertandingan sepakbola. Ya...! sekali lagi harus dalam batas2 normal.
Tidak usah kita lihat dari gaji yang didapat oleh wasit, apalagi harus
membandingkan dengan upah minimum di Inggris misalnya. Dari mulai
wasit, pemain, pelatih bahkan penonton sekalipun memiliki resiko
masing2 apabila terlibat dalam suatu pertandingan sepakbola. Wasit
dimaki2, pemain cedera, pelatih dikejar target dan juga penonton bisa
mengalami penurunan psikologis apabila misalnya tim yang didukungnya
kalah. Hal2 tersebut merupakan segelintir contoh resiko yang dialami
oleh tiap2 aspek yang berpartisipasi dalam suatu pertandingan
sepakbola.

Pertanyaan yang paling mendasar adalah "apakah siap dengan resiko yang
akan dihadapi?" apabila kita tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut,
lebih baik tidak usah berpartisipasi dalam wacana sepakbola.

Wasit bukan segala2nya di lapangan. Tidak sedikit sepanjang sejarah
sepakbola, wasit melakukan berbagai macam kesalahan dan itu bisa
dibilang suatu hal yang manusiawi. Jadi sama saja kan dengan pelatih,
pemain maupun penonton. Karena semuanya memang manusia.

You'll never walk alone,
*nobody....tinggal di bandung

PS: F**K!!!!!! Steve Bennett

On 3/24/08, Yan Walando <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> On Mon, Mar 24, 2008 at 10:25 AM, Mas Boy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Ada artikel bagus dari Detik...
> >
> >
> >  Anak-anak ini yang satu dua pasti akan kemudian menjadi pemain
> >  profesional, bisa Anda bayangkan perangainya ketika sudah menjadi
> >  pemain sepakbola sesungguhnya.
> >
> >  Kalau kecil-kecil saja terhadap otoritas tertinggi di lapangan mereka
> >  tidak menghormati, begitu besar memaki dan menghina wasit akan menjadi
> >  naluri mereka. Paahal di situ ia berprofesi.
>
> yW~> kalo uda besar nanti, mereka akan seperti Wayne The Shrek
> Rooney............. :P
>
> di Inggris masih mending. cuma makian. disini? selain makian, siap2
> aja digempur ribuan penonton :P
> Sepakbola semi pro Indonesia = permainan tidak beradab yang dimainkan
> orang biadab :D no offense :p
>
> --
> Yan Walando
>
> www.Software-Asli.com Jual berbagai Software Asli NetOp, Microsoft
> Windows, Office, Adobe Photoshop, Acrobat, Flash, Corel, AutoCAD,
> ACDSee, dll
>

Kirim email ke