Duel antar tim pecundang dong.. kan SPANYOL blom pernah juara dunia.. *minjem Rud..
--- In [email protected], "Yonas Taswiyanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tahun genap bukan tahun Liverpool ? > > Sok tahu tuh Fabregas. > 1984 Liverpool jawara UCL setelah menang penalti vs Roma. > > Justru tahun genap bukan milik Arsenal. > 2006 KO ama Barca tuh. > > > duer !!! > > > Rabu, 02 Apr 2008, > > Kental Aroma Matador > > > LONDON - Bentrok memang sesama klub Inggris, tapi jangan harap > menemukan aroma Inggris dalam duel Arsenal versus Liverpool dini hari > nanti WIB. Selama ini, Arsenal lebih diidentikkan dengan Prancis > karena faktor pelatih Arsene Wenger yang berasal dari Negeri Anggur > itu. Demikian juga dengan Liverpool yang berciri khas Spanyol > gara-gara Rafael Benitez. > > Berarti, duel itu antara Prancis melawan Spanyol? Tidak juga. > Sebagaimana ungkapan bintang sekaligus otak permainan Arsenal Cesc > Fabregas, dia yang asal Spanyol membuat duel tersebut lebih condong > beraroma Spanyol. > > Ya, Fabregas akan bertemu dengan rekan senegaranya dari Liverpool, > mulai kiper Jose Pepe Reina, bek kanan Alvaro Arbeloa, gelandang Xabi > Alonso, hingga striker Fernando Torres. "Saya juga baru bermain > bersama mereka (saat memperkuat Timnas Spanyol dalam uji coba lawan > Italia pertengahan pekan lalu, Red). Bertemu mereka serasa kembali di > Timnas Spanyol," tutur Fabregas kepada Sky Sports. > > Khusus Torres, Fabregas punya cerita menarik. Di Timnas Matador, > Fabregas dikritik media Spanyol karena tidak banyak memberikan umpan > kepada Torres saat lawan Italia. Umpan lebih banyak dilayangkannya > kepada David Villa, striker Spanyol lainnya. "Sejujurnya, permusuhan > di antara kami tidak ada karena kami membela negara. Kami juga > berkomunikasi satu sama lain," tuturnya. > > Di sisi lain, Fabregas mengakui bahwa Liverpool punya sejarah bagus di > Liga Champions. Dua kali The Reds -julukan Liverpool-lolos ke final > (2005 dan 2007) dalam tiga musim terakhir. Tapi, sebagaimana asumsi > sebagian orang yang percaya mitos, tahun genap bukan waktu Liverpool > di Liga Champions. "Musim ini bukan giliran mereka, melainkan kami," > tandas pemain 20 tahun itu. (dns/iro) >
