Frely Pakan wrote: > > sistem voting ala fifa ini dapet kritikan dari media karena cenderung > bias ke pemaen2 yang paling banyak dapat eksposure di media. pemaen2 > dari amerika latin yang bawa klubnya juara libertadores ma piala dunia > antar klub ngalahin klub dari eropa blom ada yang masuk 3 besar, > > simply karena selaen di amerika selatan hampir gak ada pelatih timnas > ma kapten timnas yang pernah nonton mereka. itu dah 75% vote sendiri > tuh yang ilang. > > _frely_ > > _
[rudy] Sepertinya ada yang mempertanyakan kenapa Pemain Terbaik Dunia selalu dari Eropa(bermain di Eropa), sedangkan di Amerika Latin nggak pernah kepilih. Yah karena faktanya pemain-pemain terbaik dunia bermain di Eropa, Amerika latin yang bisa dianggap kelas dunia orang pasti setuju Brazil dan Argentina, nah pemain-pemain terbaik mereka yang menjadi ikon di Tim Nasional tuh mainnya di Eropa semua, paling tidak sejak pertama kali pemilihan ini dilakukan. Jadi kalau ada yang mempertanyakan kenapa pemain-pemain terbaik dunia selalu dari Eropa(bermain di Eropa) jawabnya yah karena memang faktanya pemain-pemain terbaik dunia mainnya di sana. Sama saja kalau ada yang mempertanyakan kenapa pemain-pemain terbaik Dunia selalu dari 5 klub(AC Milan, Real Madrid, Juventus, Inter Milan, dan Barcelona) atau selalu dari La Liga & Serie A, yah jawabnya sama karena faktanya pemain-pemain terbaik dunia mainnya di sana, paling tidak sampai tahun 2007 ini. Boleh ga setuju, terutama yang sehari-harinya dicekokin berita bola dari wartawan2 Inggris. Gw yakin kalau di jamannya Pele ada pemilihan ini dia bakalan kepilih kok walaupun dia main di Sao Paolo. Atau ketika Ronaldo menjadi Top Score Piala Dunia 2002, gw juga tetep yakin dia bakalan kepilih menjadi Pemain Terbaik Dunia sekalipun main di Flamengo. Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
