Saat semua orang fokus ke C Ronaldo, gw lebih suka artikel mengenai 
Ryan Giggs ini :)

==================================================================
Giggs Potongan Sejarah MU
Doni Wahyudi - detikcom

Wigan, Selalu ada nama Ryan Giggs dalam 10 titel Premiership 
terakhir yang didapat Manchester United. Saat kontribusinya mulai 
dibatasi usia, namanya telah menjadi bagian sejarah "Setan Merah".

Fantastis. Rasanya tak berlebihan menyandangkan kalimat tersebut 
pada Ryan Giggs menyusul keberhasilan MU merengkuh gelar Liga 
Inggris-nya yang ke-17. Faktanya winger senior berusia 34 tahun itu 
memiliki torehan sejarah yang rasanya sulit untuk dipatahkan oleh 
pesepakbola manapun.

Memang tak ada lagi sprint meliuk-liuk sambil menggiring bola di 
daerah pertahanan lawan seperti yang sering diperagakan Giggs 
beberapa musim lalu. Sebagaimana kondratnya sebagai pesepakbola dan 
manusia, usia telah membatasi aksi-aksinya di atas lapangan.

Tapi Giggs masih jauh dari habis. Beberapa jam lalu dia membuktikan 
hal tersebut saat mengantar MU merengkuh gelar juaranya yang ke-17 
atau yang ke-10 sejak dimulainya era Premier League. Masuk 
menggantikan Park Ji Sung, Giggs mencetak gol yang memastikan 
kemenangan MU sekaligus diraihnya gelar juara.

Pastinya bukan karena gol di menit 80 itu saja yang kemudian membuat 
Giggs menjadi pusat perhatian. Pesepakbola berkebangsaan Wales itu 
kini tercatat sebagai pemain dengan gelar Premier League terbanyak 
yakni 10 titel. Dengan kata lain, Giggs selalu menjadi ambil bagian 
dari sukses "Setan Merah" menguasai Liga Primer dalam 16 tahun 
terakhir.

Sejarah lain yang dituliskan pemain yang memulai debutnya untuk MU 
musim 1990-91 adalah soal jumlah penampilan. Menghadapi Wigan adalah 
pertandingan ke-758 Giggs dalam seragam The Red Devils, jumlah 
tersebut menyamai rekor penampil terbanyak sebelumnya yang terdaftar 
atas nama Bobby Charlton.

"Dia fantastis. Dia atlet yang hebat, pribadi yang hebat, 
pesepakbola yang hebat dan tak adayang berhak mematahkan rekor 
seperyi yang telah dia lakukan. Rekornya bersama Mnachester United 
sungguh mengangumkan dan saya sangat bangga padanya," Charlton di 
IHT.

Kalau Charlton mencetak 198 gol untuk MU sepanjang musim 1956-73 dan 
memenangi tiga gelar Liga Inggris serta masing-masing satu tropi 
Liga Champions dan Piala FA, torehan Giggsy jauh lebih fenomenal.

"Cuma" 144 gol yang berhasil dia cetak - jumlah yang tak bisa 
dibilang jelek karena posisinya sebagai winger -- tapi total 23 
titel juara dipersembahkan buat Setan Merah. Selain 10 gelar Liga 
Inggris, Giggs juga membantu MU memenangi empat Piala FA, dua Piala 
Liga,empat gelar Community Shield serta masing-masing satu tropi 
Liga Champions, Super Eropa serta Piala Interkontinental (Kejuaraan 
Dunia Antarklub).

"Ini adalah titel ketiga saya tapi buat Giggs ini adalah yang ke-10, 
Anda bisa melihat hal yang jelas dari situ. Dia tetap bersemangat di 
setiap musim dan itu menjadi isnspirasi buat seluruh anggota tim," 
Rio Ferdinand tak mau ketinggalan memuji rekannya.

Di pertengahan musim ini banyak yang menyarankan Giggs gantung 
sepatu karena performanya yang terlihat menurun dan pertimbangan 
akan trek rekornya yang fenomenal. Namun dengan sebuah gol dan 
torehansejarah yang makin sering dicatatkannya, Giggs rasanya masih 
layak mendapat perpanjangan kontrak yang akan berakhir Juni 
mendatang.

"Saya tidak memperdulikan rekor. Ini adalah soal kejuraan dan tropi. 
Semoga kami bisa menambahnya satu lagi dalam 10 hari mendatang (Liga 
Champions)," ungkap Giggs.


Kirim email ke