Reri Perdana S wrote: > > 2008/6/18 Don Rudy <rudy.milano@ gmail.com > <mailto:rudy.milano%40gmail.com>>: > > > [rudy] > > Untuk pemain asing aja gw sendiri heran, bagaimana Italia memperlakukan > > pemain2 tersebut...kayaknya ga bakalan lupa deh ama kenangan mereka main > > di Serie A. Shevchenko nangis setelah pertandingan Italia vs Ukraina di > > 8 besar Piala Dunia 2006, dia menyalami tifosi Italia dan menyalami > > pemain2 Italia (entah yang dari Milan, Juventus atau yang lain dia > > salamin semua). Ini moment yang sangat mengharukan buat gw. > > Hubungan antar pemain di Italia terjalin sangat istimewa :D > > Ciao > > Kalo pemain Korea di Perugia.. > siapa tuh.. Ahn Jung Hwan gemana ? > > --rr-- > [rudy] Itu mah masalahnya dengan Luciano Gaucci (presiden Perugia) yang memutus kontraknya, bukan ama pemain-pemain Italia. Gaucci kayaknya lagi emosi, dia bilang "I have no intention of paying a salary to someone who has ruined Italian football." kekekekek Tapi kalau kejadiannya setelah 2006 kayaknya ga bakalan kejadian ke gitu deh, Italia kan udah dari tahun 1982 ga pernah juara dan di 2002 itu banyak yang bilang saat yang tepat untuk juara dimana pemain2 seperti Totti, Nesta, Pirlo, Canna dll lagi dalam usia emasnya. Tapi anggapan orang akhirnya tidak menguap begitu saja, generasi itu akhirnya juara walaupun sudah tidak di usia emas. Ciao [/rudy]
-- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
