2008/7/2 mandura2001 <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Laaahh...
> Semua partai menentukan bagi Spanyol lah Dul.
>
> Tapi yg paling menentukan untuk jadi juara ya jelas waktu lawan Jerman
> di Final lah mas.
> Masa gitu aja ga' ngerti sih.... : -)
>
>
>









[rudy]
Emangnya kalau Spanyol ga bisa ngelewatin Italia bisa Juara?
Cassilas aja bilang partai terberat ketika melawan Italia.

Selasa, 1 Juli 2008 | 19:11 WIB

*MADRID, SELASA* - Kapten sekaligus penjaga gawang timnas Spanyol, Iker
Casillas, mencoba untuk mengenang kembali perjalanan mereka menuju gerbang
kesuksesan Piala Eropa 2008. Menurutnya, Spanyol besutan Luis Aragones ini
sangat fenomenal dan fantastis meskipun harus melewati satu pertandingan
tersulit.

Ya, *La Furia Roja* mencatat prestasi menakjubkan karena mereka tak
terkalahkan dalam seluruh pertandingan di turnamen yang berlangsung di
Austria-Swiss tersebut. Hanya satu "cacat" yang menempel, yakni ketika hanya
bermain imbang tanpa gol melawan Italia di babak perempat final.

Dalam pertarungan melawan juara Piala Dunia 2006 tersebut, Spanyol
mendominasi pertandingan. Sayang, sampai dengan babak perpanjangan waktu,
mereka tetap tak menemukan celah untuk mengoyak jala Gianluigi Buffon,
sehingga pemenang ditentukan lewat adu penalti.

Dalam drama yang menegangkan itu, Spanyol keluar sebagai pemenang. Casillas
menjadi bintang lapangan, karena dia sukses membendung bola eksekusi De
Rossi dan Antonio Di Natale.

"Pertandingan melawan Italia adalah yang terkeras dan terberat. Emosi duel
itu di atas segala-galanya," ungkap penjaga gawang nomor satu Real Madrid
itu seraya menambahkan, hanya gawang Italia yang tak bisa dibobol Spanyol
dalam perjalanannya merengkuh gelar juara Piala Eropa 2008.

Hal senada juga diungkapkan Aragones, yang melepaskan jabatannya usai
turnamen tersebut. Menurut pelatih yang menilai Spanyol tak punya usaha
keras untuk menahannya itu--dengan memberikan gaji yang lebih tinggi--,
Italia memang kuat, tetapi mental Casillas dkk membuat Spanyol bisa meraih
hasil terbaiknya, yakni tak terkalahkan sekaligus menjadi juara.

"Ketika bermain seperti sepanjang turnamen ini, maka tak ada tim yang mampu
mengalahkan Spanyol. Italia berhasil menahan kami, tetapi mereka akhirnya
kalah saat adu penalti," ungkap Aragones. *(GL/LOU)*


**

**diserang 1 milist aja gw masih bertahan, apalagi cuma barisan pecundang
"setan merah palsu".
*
Ciao
[/rudy]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke