Senin, 14/7/2008 | 02:55 WIB

LONDON, SENIN - Polisi Inggris sudah melengkapi investigasi kasus
korupsi sepakbola di negeri itu dan sudah menyerahkan berkas kepada
kejaksaan. Sehingga, kasus yang melibatkan beberapa pemain itu
kemungkinan segera diproses dan diajukan ke pengadilan.

Polisi telah menemukan indikasi penyelewengan dan korupsi dalam
transfer pemain. Sejauh ini polisi telah mengintrogasi beberapa tokoh
sepakbola, termasuk manajer Portsmouth, Hary Redknapp dan Direktur
Birmingham City, Karren Brady.

Unit Kejahatan Ekonomi Kepolisian London menyerahkan berkas
investigasi itu sekaligus meminta nasihat kejaksaan, apakah pihaknya
sudah cukup bukti untuk membawa kasus itu ke pengadilan. Jika jaksa
merasa bukti yang dihimpun polisi cukup, maka kasus ini akan segera
diajukan ke pengadilan.

Awal tahun ini, polisi menangkap Brady dan salah satu pemilik
Birmingham, David Sullivan. Pada bulan April, mereka dilepaskan
setelah diinterogasi. Sebelumnya, pada bulan November 2007, polisi
juga menangkap Harry Redknapp, mantan Ketua Portsmouth Milan Mandaric.
Tokoh lain yang pernah ditangkap dan diinterogasi adalah agen mantan
pemain Portsmouth Amdy Faye, Willie McKay. Mantan ketua Eksekutif
Portsmouth, Peter Storrie, juga pernah ditangkap.

Kasus korupsi dan penyelewengan dicurigai polisi terjadi pada transfer
Amdy Faye dari Auxerre ke Portsmouth pada 2003, juga transfer Faye
dari Portsmouth ke Newcastle pada 2005. Faye kemudian bergabung dengan
Charlton pada Agustus 2006. Di Charlton, dia hanya bermain dua kali
kemudian dipinjamkan ke Glasgow Rangers. Di klub Skotlandia itu, Faye
hanya bermain lima kali. Sejauh ini, Faye belum pernah bermain untuk
Birmingham City. (AP/HPR)

---------------------------------------------------

Ckckck...
Ga di Indonesia...Ga di Inggris
semua korup
-- 
Life means missing expected things and facing unexpected things. When
you are right, no one remembers, but when you are wrong, no one
forgets...This is life.

Kirim email ke