Selasa, 15 Juli 2008 12:16 | kabarbola.com
Platini Usulkan Pembatasan Gaji

Klub-klub elite Eropa—khususnya di Inggris, Spanyol dan Italia—tanpa
segan-segan menggelontorkan gaji wah kepada para pemain bintangnya.
Meroketnya gaji pemain  di Eropa tak luput dari perhatian Presiden UEFA,
Michel Platini. Bukan tidak mungkin pola klub elite dalam merayu pemain
seperti itu tidak akan diperkenankan.

Platini sedang merencanakan sebuah aturan main yang mengatur pembatasan
besaran gaji pesepakbola. Proposal kini sudah diserahkan untuk digodok oleh
menteri-menter terkait dalam jajaran Uni-Eropa (UE). Sebagai pembicara dalam
pertemuan tingkat menteri Eropa di Brest, Prancis, Platini juga mencetuskan
ide pengekangan terhadap transfer pemain di bawah usia 18 tahun.

Platini mengatakan aturan ini merupakan kebutuhan yang bertujuan mengontrol
pengeluaran klub. Baginya aturan ini juga bisa mengembangkan klub dalam
profesionalisme. Formula Platini itu yakni pembatasan total anggaran rutin
(gaji) agar dibatasi berdasarkan persentase pemasukan, antara 55 persen
sampai 65 persen. Akan tetapi, pembatasan itu baru bisa dijalankan dengan
persetujuan dari klub-klub, dalam hal ini Asosiasi Klub Eropa (ECA).

William Gaillard, Direktur Komunikasi UEFA dan penasehat Platini, kepada PA
Sport mengatakan: "Kami sadar pembatasan gaji individu di Eropa akan sangat
sulit diterapkan karena melanggar hukum UE. Tapi kami sedang
mempertimbangkan, dengan persetujuan ECA nantinya, anggaran gaji disesuaikan
dengan pendapatan. Bisa 55-65 persen, sementara Karl-Heinz Rummenigge
(Chairman ECA) beberapa kali mengusulkan 50-55 persen."

Gaillard manambahkan: "Platini mengatakan formula ini sesuai keinginan
klub-klub dan kami akan mendukungnya tapi kami tidak ingin memaksakannya
secara sepihak." G14, sebelum dibubarkan dan berubah menjadi ECA, sudah
punya aturan sendiri dalam pembatasan gaji, yang maksimal 70 persen dari
total pemasukan.

Platini juga berusaha menjaga kepentingan klub yang piawai dalam membina
para pemain muda. Dalam presenstasinya Platini mengajak cabang olahraga
lain—seperti basket dan voli—bersama sepakbola untuk melarang transfer
pemain dibawah 18 tahun. Mengenai hal ini Gaillard berkata: "Pemain berusia
12 sampai 16 tahun dibajak jauh dari rumah dan untuk beberapa tahun kemudian
dicampakkan jika tidak ada perkembangan signifikan.

Praktek perekrutan seperti itu sama saja artinya mempekerjakan anak di bawah
umur dan juga perdagangan anak-anak alias trafficking. Itu pula mengapa
topik ini mendapat perhatian serius dan menimbulkan kekhawatiran dari
menteri-menteri UE. Artinya, "Tanpa menandatangani kontrak sama saja bohong.
Mereka bisa kapan saja dibuang dan berakibat kariernya berakhir sebelum
berkembang," pungkas Gaillard.[LB]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
==========================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke