--- In [email protected], "Mr. P" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ada apa yah? Kok rame banget sih..
> Ini satu Digest judulnya ini doang.. kekekekeke..
> 
> *ampun DJ.........
> 
> 
> btw, efek double winners kemarin membwa Yonas kedalam keluarga besar 
> Manchester United..
> 
> Welcome to d'Club mbah!
> ANDA TELAH DITUNJUKKAN JALAN YANG BENAR!!!
> 
> 


Yupe.
Mendingan ngebahas ini deh.


blep blep blep...


Ronaldo Tetap Ngotot Ingin ke Madrid

Benar-benar mengejutkan apa yang dilansir harian olahraga Spanyol, AS,
dalam edisinya pada Kamis, 31 Juli 2008. Dengan terang benderang, AS
mengklaim jika bintang muda Manchester United, Cristiano Ronaldo bakal
menemui dan meminta manajer The Red Devils, Sir Alex Ferguson untuk
melepaskannya ke Real Madrid dalam pertemuan yang rencananya akan
berlangsung pekan depan.

Hal itu diungkapkan agen Ronaldo, Jorge Mendes. "Tenang saja. Saya
bakal menyelesaikan segala sesuatunya pekan depan. Saya akan berangkat
ke Manchester (menemui Ferguson) dan mengatakan bahwasanya saya hanya
ingin bermain bersama Real Madrid. Putusan saya ini tidak bisa
dinegosiasikan, " tegas Mendes menirukan ucapan Ronaldo yang baru saja
kembali ke Lisbon, Portugal, setelah menikmati masa liburannya di Los
Angeles, Amerika Serikat.

Tentu saja, pernyataan terbaru Ronaldo ini bakal memukul Ferguson yang
mengakui jika ia pernah bertemu dengan top skorer Liga Premier musim
lalu itu di Lisbon. Dalam kesempatan itu, Ferguson menyarankan kepada
Ronaldo untuk membatalkan niatnya bergabung ke Santiago Bernabeu.
Menurut sesepuh manajer premiership itu, bergabung dengan Los
Merengues bakal merupakan tindakan atau sikap terburuk yang dilakukan
Ronaldo (Baca, Ferguson: Madrid Pilihan Buruk bagi Ronaldo).

Di lain pihak, berbanding terbalik dengan sikap kubu MU yang yakin
bakal mampu mempertahankan eksistensi Ronaldo di Old Trafford, Madrid
tentunya bakal gembira mendengar tekad Ronaldo sekaligus membenarkan
psy-war yang dilontarkan Presiden Klub, Ramon Calderon kemarin.

"Masalah ini bukanlah disebabkan Real Madrid. Kami hanya penonton dari
opera sabun ini. Sekarang ini, MU dan si pemain (Ronaldo) terlibat
argumen dan Madrid menunggu hasilnya. Sebab, tidak ada lagi yang dapat
kami lakukan," terang Calderon seperti yang dikutip The Guardian.

"Apakah ia (Ronaldo) bakal membujuk klubnya untuk melepaskannya? Saya
tidak dapat mengomentarinya. Itu pertanyaan untuk si pemain (Ronaldo),
yang kerap dengan terbuka menyatakan impiannya untuk bermain bersama
kami (Madrid). Nah, pekan depan kedua belah pihak bakal bertemu.
Andaikata sesudah pertemuan United (MU) memutuskan untuk menjualnya,
maka tentu saja Madrid akan menyambutnya. Namun, saya tegaskan sekali
lagi, bahwasanya bukan Madrid yang membuat hal ini terjadi, tetapi si
pemain itu sendiri. Sikap klub (MU) tentunya harus dihormati," tandas
Calderon.

Jadi? Kita lihat saja apa tanggapan MU dan Ferguson.

Kirim email ke