JM mulai menyalakan kompor nih!
Hati-hati deh jangan suka buat orang marah :)
Bisa-bisa nanti didatangi orang yang ngomong: "I'll make you an offer 
you can't refuse"

===================================
Rabu, 06/08/2008 05:04 WIB 
Italia Kecam Arogansi Mourinho 
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Roma - Komentar pedas Jose Mourinho yang ditujukan pada Claudio 
Ranieri tak hanya menuai reaksi dari yang punya nama. Kalangan media 
Italia juga menilai pelatih Inter itu sedikit keterlaluan.

'Serangan' Mourinho kepada Ranieri kemarin adalah muara 
permasalahannya. Allenatore asal Portugal itu berpendapat Ranieri tak 
punya mental pemenang. 

Usia Ranieri juga disinggung-singgung Mourinho. Dia berpendapat 
Ranieri sudah terlalu tua untuk bisa mengubah mental menjadi pelatih 
yang bisa membawa timnya menjadi juara.

Pendapat itulah yang dianggap kalangan media Italia sedikit 
keterlaluan. Mourinho dinilai "terlalu sombong, suka menyerang dan 
tak punya gaya".

"Tak enak sekali mendengar Mourinho menyerang Ranieri," ungkap 
kolumnis Corriere dello Sport Stefano Agresti dalam tulisannya di 
salah satu halaman surat kabar ternama Italia itu.

"Nada, cara dan isinya, semuanya mengerikan. Jarang sekali kami 
mendengar perkataan dan serangan verbal seperti itu dari seorang 
profesional tentang koleganya. Dan kita berada di Italia."

Apa yang membuat perkataan Mourinho begitu buruk, lanjut Agresti, 
adalah arogansi yang dibawanya dari pengalamannya melatih di Liga 
Primer Inggris. Arogansi semacam itu dinilai tidak cocok untuk Italia 
karena terasa lebih menyakitkan.

"Kita perjelas, tidak ada satupun dari kita (kalangan media) berbuat 
memalukan atau berusaha mensensor lelucon, terutama ketika Ranieri 
memulai serangan verbalnya beberapa waktu lalu. Tapi dalam debat, tak 
peduli bagaimanapun bencinya, semua orang tak boleh melupakan cara 
bersikap yang baik dan menghormati sesamanya. Mourinho bertindak 
berlebihan, menyerang langsung Ranieri dan norma-norma kepantasan 
yang ada," sambung Agresti dalam kritiknya.

Tak hanya mengkritik Mourinho, Agresti juga sedikit menyindir 
presiden Inter Massimo Morrati yang membiarkan Mourinho bersikap 
semaunya, termasuk mengeluarkan pernyataan kontroversial itu di 
saluran TV resmi Inter.

"Akan menjadi hal yang bagus bila seseorang dari pihak klub 
mengingatkan Mourinho, ada batasan antara kepribadian dan 
kesombongan. Moratti sendiri tidak biasa melakukan hal itu," ujar 
Agresti lagi.

Sepertinya perseteruan antara Mourinho dengan berbagai pihak, baik 
itu kalangan media maupun rekan seprofesi bakal berjalan panjang, 
mengingat kebiasaan Mourinho mengeluarkan pendapatnya dengan cukup 
vokal di media.
( ian / din )  
 

Kirim email ke