kompas.com
Rooney Ogah Ubah Gaya Demi Capello
GETTY IMAGES/Mike Hewitt
Wayne Rooney (kanan) saat ditarik Fabio Capello dalam sbuah pertandingan timnas
Inggris. Dia enggan mengikuti saran Capello untuk mengubah gaya permainan.
Artikel Terkait:
Rooney: Seri Lawan Ceko adalah Hasil yang Cukup Ideal
Rooney Fit, MU Dapat Kabar Gembira
Senin, 25/8/2008 | 03:46 WIB
MANCHESTER, SENIN - Striker Manhcester United (MU), Wayne Rooney, mengaku puas
dengan gaya permainannya sebagai striker yang aktif bergerak, bahkan bisa
sampai ke kotak penaltinya sendiri. Menurutnya, dia sangat puas dan nyaman
dengan gayanya, meski pada intinya dia adalah striker yang bertugas mencetak
gol.
Rooney mengatakan hal itu menanggapi keinginan pelatih timnas Inggris, Fabio
Capello. Setelah Inggris melawan Republik Ceko yang berakhir 2-2 dalam partai
persahabatan, Rabu (20/8), Capello berbicara dengan pelatih MU, Sir Alex
Ferguson. Mereka membahas gaya permainan Wayne Rooney.
Ferguson mengatakan, permainan Rooney memang terkadang kurang efisien. Sebab,
dia suka turun ke belakang membantu pertahanan. Namun, permainan yang energik
itu bisa sangat bermanfaat buat tim.
Capello berpendapat lain. Menurutnya, itu menjadikan Rooney kurang konsentrasi
dalam mencetak gol. Sebagai striker, dia mengharapkan Rooney lebih
berkonsentrasi mengancam pertahanan lawan dan mencetak gol, daripada tergoda
turun jauh ke belakang mengejar bola atau membantu pertahanan.
Namun, Rooney tetap merasa nyaman dengan gayanya. Maka, dia lebih suka
mempertahankan permainannya daripada mengikuti anjuran Capello.
"Aku pikir, dengan gaya seperti itu aku tak akan kehilangan determinasi. Ini
sesuatu yang selalu kumiliki. Jika tim kami tak menang, aku frustrasi. Aku tak
suka kekalahan. Jika Anda bilang permainanku salah, aku tak mempercayainya,"
kata Rooney.
Menurut Rooney, gayanya adalah natural. Dia tak akan bisa diam jika timnya
dalam tekanan. Meski begitu, bukan berarti dia tak memiliki hasyrat untuk
mencetak gol. Meski di MU golnya tak sebanyak Cristiano Ronaldo yang sampai
membukukan 42 gol musim lalu, dia tetap bahagia. Sebab, dia tak hanya mencetak
gol, tapi juga assist kepada Ronaldo.
"Aku adalah pemain untuk tim, bukan individual. Setiap orang mengatakan, aku
harusnya berusaha mencetak lebih banyak gol. Tapi, nyatanya kami menjuara
Premier League dan Liga Champions musim lalu. Jika itu terjadi lagi, aku akan
sangat senang. Aku benar-benar tak memiliki rasa iri atau saling berebut peran
dengan Ronaldo tentang siapa yang seharusnya mencetak gol," tegasnya.
"Musim lalu Ronaldo sangat hebat dan sulit dipercaya. Semua anggota klub akan
sangat bahagia jika akhirnya dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia. Kami
berharap, dia akan kembali garang di musim ini," lanjut Rooney.
Ditanya apakah MU sudah cukup memiliki striker seperti dirinya dan Ronaldo,
Rooney membantahnya. MU tetap butuh tambahan striker, sebab itu mengejar
Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspur.
"Akan ada beban ekstra jika kami tak membeli striker di musim ini. Carlos Tevez
cenderung berada di belakang striker. Mungkin itu memang posisi terbaiknya.
Lalu, mungkin aku akan berada lebih ke depan. Aku tak punya masalah tentang hal
itu," jelasnya.
"Namun, tetap saja kami butuh tambahan striker untuk memperkuat tim. Itu akan
memungkinkan kami melakukan perubahan. Tapi, jikapun tak ada tambahan striker,
kami tetap percaya diri untuk menghadapi kompetisi," tambahnya. (SCN)
Menang Penalti, Inter Rebut Piala Super
GETTY IMAGES
Kegembiraan suporter Inter Milan langsung meledak begitu timnya menjuarai Piala
Super Italia 2008, mengalahkan AS Roma.
Artikel Terkait:
Mourinho: Piala Super untuk Mancio dan Calcio
Mourinho: Roma Melemah!
Spalleti Hukum Cicinho Tak Ikut Piala Super
Piala Super Italia: Momen Pembuktian The Beast
Julio Cesar Gentar Hadapi Totti
Senin, 25/8/2008 | 05:10 WIB
MILAN, SENIN - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho meraih gelar besar pertamanya
setelah timnya mengalahkan AS Roma dalam perebutan Piala Super Italia di San
Siro, Minggu (24/8) waktu setempat. Melalui pertandingan alot, Nerazzurri
akhirnya menang 6-5 (2-2) lewat adu penalti.
Kemenangan tuan rumah sudah tampak di babak pertama ketika striker Zlatan
Ibrahimovic membahayakan gawang Doni di menit keenam. Inter akhirnya mencetak
gol pembuka di menit ke-19 melalui gelandang yang baru saja digaetnya dari
Portsmouth, Sulley Ali Muntari.
Roma yang diperkuat striker baru Roma, Julio Baptista baru bisa menyamakan skor
di babak kedua. Daniele De Rossi yang mencetak satu-satunya gol pada Piala
Super musim lalu melesakkan gol lewat tendangan keras jarak jauh, lima belas
menit usai jeda.
Tujuh menit menjelang akhir babak kedua, Roma tertinggal akibat gol Mario
Balotelli. Sayangnya, kemenangan Inter itu tertahan setelah Mirko Vucinic
membalas di pengujung babak kedua.
Meski pertandingan dilanjutkan dengan dua kali 15 menit, kedudukan tetap imbang
2-2 sehingga harus diselesaikan lewat adu penalti. Kapten Roma, Francesco Totti
yang baru masuk pada menit ke-86 gagal mengeksekusi bola setelah tendangannya
melayang di atas gawang. Sebelumnya, Dejan Stankovic juga gagal memasukkan bola
karena tendangannya menerpa mistar atas. Algojo ketujuh Roma kembali gagal
setelah tendangan Juan ditepis Cesar, sementara Javier Zanetti berhasil
menunaikan tugasnya.
Dengan kemenangan ini, Inter merebut gelar Piala Super yang digondol Roma tahun
lalu. Ini adalah pertemuan ketiga berturut-turut antara kedua tim dan Inter
memenangi dua di antaranya.
Susunan Pemain:
Inter: Cesar; Maicon, Burdisso (Rivas 89), Cambiasso, Maxwell; Zanetti,
Stankovic, Muntari; Figo (Balotelli 66), Mancini (Jimenez 71), Ibrahimovic
Roma: Doni; Casetti, Mexes, Juan, Riise (Tonetto 78); Pizzaro, De Rossi,
Aquilani (Okaka 88); Perrotta (Totti 86), Baptista, Vucinic
(CH4)
Main 9 Orang, Madrid Juarai Piala Super
GETTY IMAGES/Dennis Doyle
Sergio Ramos (tengah) melakukan tendangan yang akhirnya membobol gawang
Valencia dan membawa timnya unggul 2-1. Madrid akhir menang 4-2 dan juara Piala
Super Spanyol.
Artikel Terkait:
Madrid Bertekad Juara Piala Super
Nistelrooy: Dukungan Madridistas Bisa Bikin Kami Juara
Valencia Sikat Madrid di Piala Super
Senin, 25/8/2008 | 05:03 WIB
MADRID, SENIN - Dramatis dan luar biasa. Itu yang terjadi di pertandingan kedua
Piala Super Spanyol antara Real Madrid lawan Valencia di Stadion Santiago
bernabeu, Minggu atau Senin (25/8) dini hari. Meski hanya bermain 9 orang,
Madrid mampu mengalahkan Valencia 4-2 sekaligus menjuarai Piala Super.
Dengan kemenangan itu, Madrid unggul agregat 6-5 atas Valencia. Sebelumnya di
Stadion Mestalla, Madrid kalah 2-3.
Kemenangan di kandang sendiri itu terasa istimewa buat Madrid. Selain menjadi
awal musim yang baik, Los Blancos menunjukkan kualitas sebagai tim yang
bermental juara.
Madrid sebenarnya tertinggal lebih dulu, pada menit ke-33, ketika David Silva
membobol gawang Iker Casillas. Petaka semakin memojokkan Madrid, karena Rafael
van der Vaart terkena kartu merah pada menit ke-40.
Hanya bermain 10 orang, Madrid tetap berusaha tampil menyerang. Apalagi, mereka
bermain di hadapan publiknya. Serangan bertubi membuat Valencia panic dan
membuat pelanggaran di kotak penalti. Hadiah penalti pada menit ke-50 itu
langsung diselesaikan Ruud van Nistelrooy untuk menyamakan kedudukan.
Dengan hasil itu, Madrid belum bisa menjuarai Piala Super Spanyol. Maka, mereka
berusaha terus menekan, meski kalah pasukan. Sialnya lagi, Van Nistelrooy
terkena kartu merah pada menit ke-74. Madrid pun hanya bermain 9 orang.
Seolah, kekalahan sudah di depan mata Madrid. Apalagi, Valencia memanfaatkan
kelebihan pemain dengan terus menekan. Untungnya, Madrid tak patah arang.
Mereka meladeni serangan lawan dengan serangan pula.
Pada menit ke-75, Sergio Ramos menghidupkan semangat Madrid. Dia mencetak gol
yang sebenarnya sudah cukup membuat Madrid juara. Ternyata, Los Blancos belum
puas. Mereka tetap tampil menyerang, hingga Ruben De la Red menambah dua gol
menit ke-87 dan 90.
Madrid tampak lengah ketika masa injury time sudah hampir habis. Valencia pun
memperkecil ketinggalan, setelah Fernando Morientes mencetak gol buat Valencia.
Beruntung, waktu keburu habis, hingga Los Merengues akhirnya menang 4-2 dan
menjuarai Piala Super Spanyol. Sebuah gelar yang diperebutkan juara Divisi
Primera dan Copa del Rey. (HPR)
Deco Menangkan Chelsea
GETTY IMAGES/Darren Walsh
Gelandang Chelsea, Deco, mencoba melewati Mario Melchiot pada pertandingan
pekan kedua Premier League, Minggu (24/8). Dia mencetak gol tunggal kemenangan
Chelsea dari tendangan bebas.
Artikel Terkait:
Stoke Wujudkan Mimpi 23 Tahun, Menang di Premier League
Tendangan "Kungfu" Kalahkan Arsenal
Gerrard Menangkan The Reds atas Middlesbrough
Minggu, 24/8/2008 | 21:36 WIB
WIGAN, MINGGU - Deco tampil mengesankan. Memanfaatkan tendangan bebas di dekat
kotak penalti Wigan Athletic pada menit ke-3, pemain asal Portugal itu mampu
mencetak gol kemenangan Chelsea 1-0.
Tendangan kaki kanan Deco memang sulit diprediksi. Bo la melewati pagar hidup
dan meluntir ke pojok kanan gawang Wigan. Kiper Michael Pollitt pun gagal
menjangkaunya.
Sayang, Chelsea seperti puas dengan satu gol tersebut. Selebihnya, mereka gagal
menekan pertahanan lawan. Setiap serangan Chelsea selalu patah oleh barisan
pertahanan Wigan.
Kurangnya tekanan dari sayap membuat serangan Chelsea memang kurang bervariasi.
Deco, Michael Ballack, dan Michael Essien cenderung membangun serangan dari
kanan. Hanya Bosingwa yang sesekali mencoba menekan dari sisi kanan. Tapi,
tetap saja Chelsea kehilangan kreativitasnya, hingga tak mampu mengancam
pertahanan Wigan.
Sebaliknya, Wigan juga demikian. Mereka lebih banyak menekan lewat Zaki dari
sisi kiri. Namun, serangan mereka sering kurang didukung pemain yang cukup dan
hanya mengandalkan Emile Heskey. Sehingga, Chelsea pun dengan mudah
mementahkannya. (HPR)
Fulham 1-0 Arsenal
Tendangan "Kungfu" Kalahkan Arsenal
GETTY IMAGES/JAMIE MCDONALD
Brede Hangeland (dua dari kiri) melepas tendangan "kungfu" untuk mencetak gol
tunggal Fulham ke gawang Arsenal, Sabtu (23/8) waktu setempat.
Minggu, 24/8/2008 | 01:24 WIB
FULHAM, MINGGU - Gara-gara tendangan "kungfu" dari Brede Hangeland, Arsenal
harus mengakui kemenangan tuan rumah Fulham pada pekan kedua Premier League,
Sabtu (23/8) waktu setempat atau Minggu (24/8) WIB dinihari. Tendangan The
Cottagers akhirnya menang 1-0 atas The Gunners.
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger tentu tidak mengira timnya bakal mendapat
perlawanan sengit dari Fulham. The Whites yang pekan lalu kalah 1-2 dari Hull
City justru tampil memikat sejak menit awal. Hasilnya, Hangeland mencetak gol
di menit ke-21. Lepas dari tempelan William Gallas, bek Norwegia itu menyambut
bola dengan mengangkat kaki kanan setinggi pinggang. Gawang The Gunners yang
dikawal Manuel Almunia langsung jebol.
Tertinggal satu gol, tim tamu langsung menggenjot serangan. Berkali-kali Robin
van Persie mencoba menebus ketatnya pertahanan Fulham, tapi selalu gagal. Di
babak kedua, Arsenal mendominasi jalannya pertandingan dan mengurung pemain
lawan. Namun, tetap saja mereka gagal mencetak gol.
Sebaliknya, Fulham mampu menekan lewat serangan balik yang cepat. Kira-kira 15
menit usai jeda, Bobby Zamora hampir menambah gol bagi Fulham. Penyerang
berusia 27 tahun itu menyambut umpan dari kiri tapi tandukannya melayang tipis
di atas mistar gawang Almunia. Lima menit kemudian, giliran Zamora memberi
umpan kepada Danny Murphy. Untung bagi Arsenal karena tendangan keras Murphy
melenceng jauh.
Di menit-menit akhir The Gunners semakin tak memberi ruang gerak bagi Fulham,
tapi pertahanan rapat yang diperagakan The Whites membuat Gallas dkk gigit
jari. Sampai akhir pertandingan, kedua tim tetap tak menambah perbendaharaan
gol.
Susunan pemain:
Fulham: Schwarzer; Hughes, Kallio (Baird 73), Pantsil, Hangeland; Ki-Hyeon
(Dempsey), Bullard, Murphy (Teymouryan 81), Davies, Gera; Zamora
Arsenal: Almunia; Toure (Billong 76), Clichy, Sagna, Gallas; Eboue, Denilson,
Walcott (Bendtner 64), Nasri; Adebayor, Persie
Gerrard Menangkan The Reds atas Middlesbrough
GETTY IMAGES/Phil Cole
Steven Gerrard dikerubuti rekan-rekannya, setelah mencetak gol penentu
kemenangan Liverpool 2-1 atas Middlesbrough di masa injury time.
Artikel Terkait:
Liverpool Tertinggal 0-1
Sabtu, 23/8/2008 | 23:03 WIB
LIVERPOOL, SABTU - Luar biasa semangat geng Anfield. Meski tertinggal lebih
dulu saat menjamu Middlesbrough di pekan kedua Premier Legue, Sabtu (23/8),
Liverpool akhirnya mampu memenangkan pertandingan 2-1 dengan memanfaatkan sisa
waktu 10 menit.
Middlesbrough unggul lebih dulu pada menit ke-69, berkat gol Mido. Namun,
Liverpool mampu menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Emanuel Pogatetz di
menit ke-84, kemudian Steven Gerrard memastikan kemenangan The Reds saat injury
time sudah berjalan empat menit.
Tampil di kandang sendiri, Liverpool berusaha menerapkan permainan menyerang.
Mereka menekan sejak awal. Namun, The Boro menerapkan permainan menekan yang
ketat. Sehingga, Liverpool kesulitan mengembangkan permainannya hingga babak
pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba lebih sering menekan. Sebaliknya, The
Boro memasukkan Hossam Mido, menggantikan Afonso Alves. Mido yang baru masuk
pada menit ke-60, langsung memberi pengaruh pada permainan Middlesbrough. Pada
menit ke-57, dia sudah membuat umpan terobosan yang berbahaya kepada Sanli
Tuncay.
Tuncay kemudian melewati Jammie Carragher dengan sentilan bola yang cantik, dan
melepaskan tendangan ke gawang Liverpool. Beruntung, tendangan pemain Turki itu
masih bisa ditangkap kiper Liverpool, Pepe Reina.
Liverpool mencoba menekan lagi. Tapi, sebuah serangan balik Middlesbrough
membuat pertahanan mereka kelabakan. Umpan dari Jeremie Aliadiere dengan baik
diterima Mido. Meski masih di luar kotak penalti, Mido melepaskan tendangan
keras mendatar dengan kaki kirinya. Bola yang mengarah ke pojok kiri gawang
Liverpool itu gagal dijangkau Reina. Liverpool pun tertinggal 0-1.
Liverpool pun berusaha membalasnya. Serangan bertubi akhirnya membuat The Boro
kesulitan menahannya juga.
Sebuah serangan dari kanan akhirnya membawa Liverpool menyamakan kedudukan.
Tendangan keras Jammie Carragher dari lluar kotak penalti, membentur punggung
Pogatetz dan membobol gawang The Boro yang dikawal Ross Turnbull.
Kedudukan imbang itu membuat LLiverpool makin gencar menyerang. Pada menit
ke-89, Liverpool mendapat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola yang
ditendang Steven gerrard meluntir ke pojok gawang The Boro, tapi masih bisa
ditepis Turnbull dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Dari tendangan penjuru itu, Martin Skrtel mampu menanduknya. Sayang, bola
melebar. Meski begitu, hanya beberapa detik kemudian, lahirlah gol penentu
kemenangan dari Steven Gerrard. Sebuah umpan jarak jauh Xabi Alonso disundul
balik oleh Nabil El Zhar. Bola langsung disambar Gerrard dengan tendangan keras
dan membobol gawang The Boro, 2-1. (HPR)
- English Premier League -
Standings
Final
JJB Stadium
Wigan
0 - 1
Chelsea
4'
0 - 1
Deco
Final
City of Manchester Stadium
Man City
3 - 0
West Ham
37'
Mark Noble
65'
Daniel Sturridge
1 - 0
70'
Blumer Elano
2 - 0
76'
Blumer Elano
3 - 0
- German Bundesliga -
Standings
Final
RheinEnergie Stadion
1. FC Köln
1 - 1
Eintracht Frankfurt
33'
Milivoje Novakovic
1 - 0
81'
1 - 1
Martin Fenin
Final
rewirpowerSTADION
VfL Bochum
2 - 2
- English Premier League -
Standings
Final
Ewood Park
Blackburn
1 - 1
Hull
38'
Jason Roberts
1 - 0
40'
1 - 1
Richard Garcia
Report | Match | Gamecast
Final
Anfield
Liverpool
2 - 1
Middlesbrough
70'
0 - 1
Hossam Mido
85'
Emanuel Pogatetz (og)
1 - 1
90'
Steven Gerrard
2 - 1
Report | Match | Gamecast
Final
St James` Park
Newcastle
1 - 0
Bolton
71'
Michael Owen
1 - 0
Report | Match | Gamecast
Final
Britannia Stadium
Stoke
3 - 2
Aston Villa
30'
Liam Lawrence (pen)
1 - 0
63'
1 - 1
John Carew
80'
Ricardo Fuller
2 - 1
83'
2 - 2
Martin Laursen
90'
Mamady Sidibe
3 - 2
Report | Match | Gamecast
Final
White Hart Lane
Tottenham
1 - 2
Sunderland
55'
0 - 1
Kieran Richardson
73'
Jermaine Jenas
1 - 1
82'
1 - 2
Djibril Cisse
Report | Match | Gamecast
Final
The Hawthorns
West Brom
1 - 2
Everton
65'
0 - 1
Leon Osman
76'
0 - 2
Ayegbeni Yakubu
89'
Roman Bednar (pen)
1 - 2
Report | Match | Gamecast
Final
Craven Cottage
Fulham
1 - 0
Arsenal
21'
Brede Hangeland
1 - 0
Report | Match | Gamecast
- German Bundesliga -
Standings
Final
Gottlieb-Daimler-Stadion
VfB Stuttgart
0 - 2
Bayer Leverkusen
35'
0 - 1
Patrick Helmes
78'
0 - 2
Theofanis Gekas
Report | Match | Gamecast
Final
Signal-Iduna-Park
Borussia Dortmund
1 - 1
Bayern Munich
8'
Jakub Blaszczykowski
1 - 0
23'
Mark Van Bommel
74'
1 - 1
Tim Borowski
Report | Match | Gamecast
Final
HSH Nordbank Arena
Hamburg SV
2 - 1
Karlsruhe
33'
Tim Sebastian (og)
1 - 0
67'
1 - 1
Sebastian Freis
90'
Joris Mathijsen
2 - 1
Report | Match | Gamecast
Final
Olympiastadion
Hertha Berlin
1 - 1
Arminia Bielefeld
32'
Marko Pantelic
1 - 0
37'
1 - 1
Artur Wichniarek
Report | Match | Gamecast
Final
Carl-Benz-Stadion
TSG Hoffenheim
1 - 0
Borussia M'gladbach
31'
Vedad Ibisevic
1 - 0
Match | Gamecast
Final
Weserstadion
Werder Bremen
1 - 1
Schalke 04
64'
Torsten Frings
1 - 0
85'
1 - 1
Heiko Westermann
- German Bundesliga -
Standings
Final
AWD-Arena
Hannover 96
0 - 0
Energie Cottbus
84'
Daniel Ziebig
English Premier League - 2008/09
Season:
2008/20092007/20082006/20072005/20062004/20052003/20042002/20032001/2002
Jump To League English Premier League English League Championship English
League One English League Two English Conference
August 24, 20082008/2009 English Premiership
Overall
Home
Away
GP
W
D
L
GS
GA
W
D
L
GS
GA
W
D
L
GS
GA
GD
P
1
Chelsea
2
2
0
0
5
0
1
0
0
4
0
1
0
0
1
0
5
6
2
Liverpool
2
2
0
0
3
1
1
0
0
2
1
1
0
0
1
0
2
6
3
Blackburn
2
1
1
0
4
3
0
1
0
1
1
1
0
0
3
2
1
4
4
Hull
2
1
1
0
3
2
1
0
0
2
1
0
1
0
1
1
1
4
5
Newcastle
2
1
1
0
2
1
1
0
0
1
0
0
1
0
1
1
1
4
6
Aston Villa
2
1
0
1
6
5
1
0
0
4
2
0
0
1
2
3
1
3
7
Man City
2
1
0
1
5
4
1
0
0
3
0
0
0
1
2
4
1
3
8
Bolton
2
1
0
1
3
2
1
0
0
3
1
0
0
1
0
1
1
3
9
Everton
2
1
0
1
4
4
0
0
1
2
3
1
0
0
2
1
0
3
10
Middlesbrough
2
1
0
1
3
3
1
0
0
2
1
0
0
1
1
2
0
3
11
Fulham
2
1
0
1
2
2
1
0
0
1
0
0
0
1
1
2
0
3
12
Sunderland
2
1
0
1
2
2
0
0
1
0
1
1
0
0
2
1
0
3
13
Arsenal
2
1
0
1
1
1
1
0
0
1
0
0
0
1
0
1
0
3
14
Stoke
2
1
0
1
4
5
1
0
0
3
2
0
0
1
1
3
-1
3
15
West Ham
2
1
0
1
2
4
1
0
0
2
1
0
0
1
0
3
-2
3
16
Man Utd
1
0
1
0
1
1
0
1
0
1
1
0
0
0
0
0
0
1
17
Tottenham
2
0
0
2
2
4
0
0
1
1
2
0
0
1
1
2
-2
0
18
West Brom
2
0
0
2
1
3
0
0
1
1
2
0
0
1
0
1
-2
0
19
Wigan
2
0
0
2
1
3
0
0
1
0
1
0
0
1
1
2
-2
0
20
Portsmouth
1
0
0
1
0
4
0
0
0
0
0
0
0
1
0
4
-4
0
2008/2009 German Bundesliga
CLUB
GP
W
L
D
PTS
GD
TSG Hoffenheim
2
2
0
0
6
4
Schalke 04
2
1
0
1
4
3
Hertha Berlin
2
1
0
1
4
2
Borussia Dortmund
2
1
0
1
4
1
Hamburg SV
2
1
0
1
4
1
VfL Wolfsburg
2
1
0
1
4
1
Bayer Leverkusen
2
1
1
0
3
1
VfB Stuttgart
2
1
1
0
3
0
Karlsruhe
2
1
1
0
3
0
Arminia Bielefeld
2
0
0
2
2
0
Bayern Munich
2
0
0
2
2
0
Werder Bremen
2
0
0
2
2
0
1. FC Köln
2
0
1
1
1
-1
VfL Bochum
2
0
1
1
1
-1
Eintracht Frankfurt
2
0
1
1
1
-2
Energie Cottbus
2
0
1
1
1
-3
Hannover 96
2
0
1
1
1
-3
Borussia M'gladbach
2
0
2
0
0
-3
·
[Non-text portions of this message have been removed]