kompas.com
 

Rooney Ogah Ubah Gaya Demi Capello





 

GETTY IMAGES/Mike Hewitt
Wayne Rooney (kanan) saat ditarik Fabio Capello dalam sbuah pertandingan timnas 
Inggris. Dia enggan mengikuti saran Capello untuk mengubah gaya permainan.


Artikel Terkait: 

Rooney: Seri Lawan Ceko adalah Hasil yang Cukup Ideal 
Rooney Fit, MU Dapat Kabar Gembira 
Senin, 25/8/2008 | 03:46 WIB



MANCHESTER, SENIN - Striker Manhcester United (MU), Wayne Rooney, mengaku puas 
dengan gaya permainannya sebagai striker yang aktif bergerak, bahkan bisa 
sampai ke kotak penaltinya sendiri. Menurutnya, dia sangat puas dan nyaman 
dengan gayanya, meski pada intinya dia adalah striker yang bertugas mencetak 
gol.
Rooney mengatakan hal itu menanggapi keinginan pelatih timnas Inggris, Fabio 
Capello. Setelah Inggris melawan Republik Ceko yang berakhir 2-2 dalam partai 
persahabatan, Rabu (20/8), Capello berbicara dengan pelatih MU, Sir Alex 
Ferguson. Mereka membahas gaya permainan Wayne Rooney.
Ferguson mengatakan, permainan Rooney memang terkadang kurang efisien. Sebab, 
dia suka turun ke belakang membantu pertahanan. Namun, permainan yang energik 
itu bisa sangat bermanfaat buat tim.
Capello berpendapat lain. Menurutnya, itu menjadikan Rooney kurang konsentrasi 
dalam mencetak gol. Sebagai striker, dia mengharapkan Rooney lebih 
berkonsentrasi mengancam pertahanan lawan dan mencetak gol, daripada tergoda 
turun jauh ke belakang mengejar bola atau membantu pertahanan.
Namun, Rooney tetap merasa nyaman dengan gayanya. Maka, dia lebih suka 
mempertahankan permainannya daripada mengikuti anjuran Capello.
"Aku pikir, dengan gaya seperti itu aku tak akan kehilangan determinasi. Ini 
sesuatu yang selalu kumiliki. Jika tim kami tak menang, aku frustrasi. Aku tak 
suka kekalahan. Jika Anda bilang permainanku salah, aku tak mempercayainya," 
kata Rooney.
Menurut Rooney, gayanya adalah natural. Dia tak akan bisa diam jika timnya 
dalam tekanan. Meski begitu, bukan berarti dia tak memiliki hasyrat untuk 
mencetak gol. Meski di MU golnya tak sebanyak Cristiano Ronaldo yang sampai 
membukukan 42 gol musim lalu, dia tetap bahagia. Sebab, dia tak hanya mencetak 
gol, tapi juga assist kepada Ronaldo.
"Aku adalah pemain untuk tim, bukan individual. Setiap orang mengatakan, aku 
harusnya berusaha mencetak lebih banyak gol. Tapi, nyatanya kami menjuara 
Premier League dan Liga Champions musim lalu. Jika itu terjadi lagi, aku akan 
sangat senang. Aku benar-benar tak memiliki rasa iri atau saling berebut peran 
dengan Ronaldo tentang siapa yang seharusnya mencetak gol," tegasnya.
"Musim lalu Ronaldo sangat hebat dan sulit dipercaya. Semua anggota klub akan 
sangat bahagia jika akhirnya dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia. Kami 
berharap, dia akan kembali garang di musim ini," lanjut Rooney.
Ditanya apakah MU sudah cukup memiliki striker seperti dirinya dan Ronaldo, 
Rooney membantahnya. MU tetap butuh tambahan striker, sebab itu mengejar 
Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspur.
"Akan ada beban ekstra jika kami tak membeli striker di musim ini. Carlos Tevez 
cenderung berada di belakang striker. Mungkin itu memang posisi terbaiknya. 
Lalu, mungkin aku akan berada lebih ke depan. Aku tak punya masalah tentang hal 
itu," jelasnya.
"Namun, tetap saja kami butuh tambahan striker untuk memperkuat tim. Itu akan 
memungkinkan kami melakukan perubahan. Tapi, jikapun tak ada tambahan striker, 
kami tetap percaya diri untuk menghadapi kompetisi," tambahnya. (SCN)
 
Menang Penalti, Inter Rebut Piala Super 





 

GETTY IMAGES
Kegembiraan suporter Inter Milan langsung meledak begitu timnya menjuarai Piala 
Super Italia 2008, mengalahkan AS Roma.


Artikel Terkait: 

Mourinho: Piala Super untuk Mancio dan Calcio 
Mourinho: Roma Melemah! 
Spalleti Hukum Cicinho Tak Ikut Piala Super 
Piala Super Italia: Momen Pembuktian The Beast 
Julio Cesar Gentar Hadapi Totti 
Senin, 25/8/2008 | 05:10 WIB



MILAN, SENIN - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho meraih gelar besar pertamanya 
setelah timnya mengalahkan AS Roma dalam perebutan Piala Super Italia di San 
Siro, Minggu (24/8) waktu setempat. Melalui pertandingan alot, Nerazzurri 
akhirnya menang 6-5 (2-2) lewat adu penalti. 

Kemenangan tuan rumah sudah tampak di babak pertama ketika striker Zlatan 
Ibrahimovic membahayakan gawang Doni di menit keenam. Inter akhirnya mencetak 
gol pembuka di menit ke-19 melalui gelandang yang baru saja digaetnya dari 
Portsmouth, Sulley Ali Muntari. 

Roma yang diperkuat striker baru Roma, Julio Baptista baru bisa menyamakan skor 
di babak kedua. Daniele De Rossi yang mencetak satu-satunya gol pada Piala 
Super musim lalu melesakkan gol lewat tendangan keras jarak jauh, lima belas 
menit usai jeda. 

Tujuh menit menjelang akhir babak kedua, Roma tertinggal akibat gol Mario 
Balotelli. Sayangnya, kemenangan Inter itu tertahan setelah Mirko Vucinic 
membalas di pengujung babak kedua. 

Meski pertandingan dilanjutkan dengan dua kali 15 menit, kedudukan tetap imbang 
2-2 sehingga harus diselesaikan lewat adu penalti. Kapten Roma, Francesco Totti 
yang baru masuk pada menit ke-86 gagal mengeksekusi bola setelah tendangannya 
melayang di atas gawang. Sebelumnya, Dejan Stankovic juga gagal memasukkan bola 
karena tendangannya menerpa mistar atas. Algojo ketujuh Roma kembali gagal 
setelah tendangan Juan ditepis Cesar, sementara Javier Zanetti berhasil 
menunaikan tugasnya.

Dengan kemenangan ini, Inter merebut gelar Piala Super yang digondol Roma tahun 
lalu. Ini adalah pertemuan ketiga berturut-turut antara kedua tim dan Inter 
memenangi dua di antaranya.
Susunan Pemain: 
Inter: Cesar; Maicon, Burdisso (Rivas 89), Cambiasso, Maxwell; Zanetti, 
Stankovic, Muntari; Figo (Balotelli 66), Mancini (Jimenez 71), Ibrahimovic 
Roma: Doni; Casetti, Mexes, Juan, Riise (Tonetto 78); Pizzaro, De Rossi, 
Aquilani (Okaka 88); Perrotta (Totti 86), Baptista, Vucinic
(CH4)
 
Main 9 Orang, Madrid Juarai Piala Super





 

GETTY IMAGES/Dennis Doyle
Sergio Ramos (tengah) melakukan tendangan yang akhirnya membobol gawang 
Valencia dan membawa timnya unggul 2-1. Madrid akhir menang 4-2 dan juara Piala 
Super Spanyol.


Artikel Terkait: 

Madrid Bertekad Juara Piala Super 
Nistelrooy: Dukungan Madridistas Bisa Bikin Kami Juara 
Valencia Sikat Madrid di Piala Super 
Senin, 25/8/2008 | 05:03 WIB



MADRID, SENIN - Dramatis dan luar biasa. Itu yang terjadi di pertandingan kedua 
Piala Super Spanyol antara Real Madrid lawan Valencia di Stadion Santiago 
bernabeu, Minggu atau Senin (25/8) dini hari. Meski hanya bermain 9 orang, 
Madrid mampu mengalahkan Valencia 4-2 sekaligus menjuarai Piala Super.
Dengan kemenangan itu, Madrid unggul agregat 6-5 atas Valencia. Sebelumnya di 
Stadion Mestalla, Madrid kalah 2-3.
Kemenangan di kandang sendiri itu terasa istimewa buat Madrid. Selain menjadi 
awal musim yang baik, Los Blancos menunjukkan kualitas sebagai tim yang 
bermental juara.
Madrid sebenarnya tertinggal lebih dulu, pada menit ke-33, ketika David Silva 
membobol gawang Iker Casillas. Petaka semakin memojokkan Madrid, karena Rafael 
van der Vaart terkena kartu merah pada menit ke-40.
Hanya bermain 10 orang, Madrid tetap berusaha tampil menyerang. Apalagi, mereka 
bermain di hadapan publiknya. Serangan bertubi membuat Valencia panic dan 
membuat pelanggaran di kotak penalti. Hadiah penalti pada menit ke-50 itu 
langsung diselesaikan Ruud van Nistelrooy untuk menyamakan kedudukan.
Dengan hasil itu, Madrid belum bisa menjuarai Piala Super Spanyol. Maka, mereka 
berusaha terus menekan, meski kalah pasukan. Sialnya lagi, Van Nistelrooy 
terkena kartu merah pada menit ke-74. Madrid pun hanya bermain 9 orang.
Seolah, kekalahan sudah di depan mata Madrid. Apalagi, Valencia memanfaatkan 
kelebihan pemain dengan terus menekan. Untungnya, Madrid tak patah arang. 
Mereka meladeni serangan lawan dengan serangan pula.
Pada menit ke-75, Sergio Ramos menghidupkan semangat Madrid. Dia mencetak gol 
yang sebenarnya sudah cukup membuat Madrid juara. Ternyata, Los Blancos belum 
puas. Mereka tetap tampil menyerang, hingga Ruben De la Red menambah dua gol 
menit ke-87 dan 90.
Madrid tampak lengah ketika masa injury time sudah hampir habis. Valencia pun 
memperkecil ketinggalan, setelah Fernando Morientes mencetak gol buat Valencia. 
Beruntung, waktu keburu habis, hingga Los Merengues akhirnya menang 4-2 dan 
menjuarai Piala Super Spanyol. Sebuah gelar yang diperebutkan juara Divisi 
Primera dan Copa del Rey. (HPR)
 
Deco Menangkan Chelsea





 

GETTY IMAGES/Darren Walsh 
Gelandang Chelsea, Deco, mencoba melewati Mario Melchiot pada pertandingan 
pekan kedua Premier League, Minggu (24/8). Dia mencetak gol tunggal kemenangan 
Chelsea dari tendangan bebas.


Artikel Terkait: 

Stoke Wujudkan Mimpi 23 Tahun, Menang di Premier League 
Tendangan "Kungfu" Kalahkan Arsenal 
Gerrard Menangkan The Reds atas Middlesbrough 
Minggu, 24/8/2008 | 21:36 WIB



WIGAN, MINGGU - Deco tampil mengesankan. Memanfaatkan tendangan bebas di dekat 
kotak penalti Wigan Athletic pada menit ke-3, pemain asal Portugal itu mampu 
mencetak gol kemenangan Chelsea 1-0.
Tendangan kaki kanan Deco memang sulit diprediksi. Bo la melewati pagar hidup 
dan meluntir ke pojok kanan gawang Wigan. Kiper Michael Pollitt pun gagal 
menjangkaunya.
Sayang, Chelsea seperti puas dengan satu gol tersebut. Selebihnya, mereka gagal 
menekan pertahanan lawan. Setiap serangan Chelsea selalu patah oleh barisan 
pertahanan Wigan.
Kurangnya tekanan dari sayap membuat serangan Chelsea memang kurang bervariasi. 
Deco, Michael Ballack, dan Michael Essien cenderung membangun serangan dari 
kanan. Hanya Bosingwa yang sesekali mencoba menekan dari sisi kanan. Tapi, 
tetap saja Chelsea kehilangan kreativitasnya, hingga tak mampu mengancam 
pertahanan Wigan.
Sebaliknya, Wigan juga demikian. Mereka lebih banyak menekan lewat Zaki dari 
sisi kiri. Namun, serangan mereka sering kurang didukung pemain yang cukup dan 
hanya mengandalkan Emile Heskey. Sehingga, Chelsea pun dengan mudah 
mementahkannya. (HPR)
 
Fulham 1-0 Arsenal
Tendangan "Kungfu" Kalahkan Arsenal 





 

GETTY IMAGES/JAMIE MCDONALD
Brede Hangeland (dua dari kiri) melepas tendangan "kungfu" untuk mencetak gol 
tunggal Fulham ke gawang Arsenal, Sabtu (23/8) waktu setempat.


Minggu, 24/8/2008 | 01:24 WIB



FULHAM, MINGGU - Gara-gara tendangan "kungfu" dari Brede Hangeland, Arsenal 
harus mengakui kemenangan tuan rumah Fulham pada pekan kedua Premier League, 
Sabtu (23/8) waktu setempat atau Minggu (24/8) WIB dinihari. Tendangan The 
Cottagers akhirnya menang 1-0 atas The Gunners.
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger tentu tidak mengira timnya bakal mendapat 
perlawanan sengit dari Fulham. The Whites yang pekan lalu kalah 1-2 dari Hull 
City justru tampil memikat sejak menit awal. Hasilnya, Hangeland mencetak gol 
di menit ke-21. Lepas dari tempelan William Gallas, bek Norwegia itu menyambut 
bola dengan mengangkat kaki kanan setinggi pinggang. Gawang The Gunners yang 
dikawal Manuel Almunia langsung jebol.
Tertinggal satu gol, tim tamu langsung menggenjot serangan. Berkali-kali Robin 
van Persie mencoba menebus ketatnya pertahanan Fulham, tapi selalu gagal. Di 
babak kedua, Arsenal mendominasi jalannya pertandingan dan mengurung pemain 
lawan. Namun, tetap saja mereka gagal mencetak gol.
Sebaliknya, Fulham mampu menekan lewat serangan balik yang cepat. Kira-kira 15 
menit usai jeda, Bobby Zamora hampir menambah gol bagi Fulham. Penyerang 
berusia 27 tahun itu menyambut umpan dari kiri tapi tandukannya melayang tipis 
di atas mistar gawang Almunia. Lima menit kemudian, giliran Zamora memberi 
umpan kepada Danny Murphy. Untung bagi Arsenal karena tendangan keras Murphy 
melenceng jauh.
Di menit-menit akhir The Gunners semakin tak memberi ruang gerak bagi Fulham, 
tapi pertahanan rapat yang diperagakan The Whites membuat Gallas dkk gigit 
jari. Sampai akhir pertandingan, kedua tim tetap tak menambah perbendaharaan 
gol. 

Susunan pemain: 
Fulham: Schwarzer; Hughes, Kallio (Baird 73), Pantsil, Hangeland; Ki-Hyeon 
(Dempsey), Bullard, Murphy (Teymouryan 81), Davies, Gera; Zamora 
Arsenal: Almunia; Toure (Billong 76), Clichy, Sagna, Gallas; Eboue, Denilson, 
Walcott (Bendtner 64), Nasri; Adebayor, Persie
 
Gerrard Menangkan The Reds atas Middlesbrough





 

GETTY IMAGES/Phil Cole
Steven Gerrard dikerubuti rekan-rekannya, setelah mencetak gol penentu 
kemenangan Liverpool 2-1 atas Middlesbrough di masa injury time.


Artikel Terkait: 

Liverpool Tertinggal 0-1 
Sabtu, 23/8/2008 | 23:03 WIB



LIVERPOOL, SABTU - Luar biasa semangat geng Anfield. Meski tertinggal lebih 
dulu saat menjamu Middlesbrough di pekan kedua Premier Legue, Sabtu (23/8), 
Liverpool akhirnya mampu memenangkan pertandingan 2-1 dengan memanfaatkan sisa 
waktu 10 menit.
Middlesbrough unggul lebih dulu pada menit ke-69, berkat gol Mido. Namun, 
Liverpool mampu menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Emanuel Pogatetz di 
menit ke-84, kemudian Steven Gerrard memastikan kemenangan The Reds saat injury 
time sudah berjalan empat menit.
Tampil di kandang sendiri, Liverpool berusaha menerapkan permainan menyerang. 
Mereka menekan sejak awal. Namun, The Boro menerapkan permainan menekan yang 
ketat. Sehingga, Liverpool kesulitan mengembangkan permainannya hingga babak 
pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba lebih sering menekan. Sebaliknya, The 
Boro memasukkan Hossam Mido, menggantikan Afonso Alves. Mido yang baru masuk 
pada menit ke-60, langsung memberi pengaruh pada permainan Middlesbrough. Pada 
menit ke-57, dia sudah membuat umpan terobosan yang berbahaya kepada Sanli 
Tuncay.
Tuncay kemudian melewati Jammie Carragher dengan sentilan bola yang cantik, dan 
melepaskan tendangan ke gawang Liverpool. Beruntung, tendangan pemain Turki itu 
masih bisa ditangkap kiper Liverpool, Pepe Reina.
Liverpool mencoba menekan lagi. Tapi, sebuah serangan balik Middlesbrough 
membuat pertahanan mereka kelabakan. Umpan dari Jeremie Aliadiere dengan baik 
diterima Mido. Meski masih di luar kotak penalti, Mido melepaskan tendangan 
keras mendatar dengan kaki kirinya. Bola yang mengarah ke pojok kiri gawang 
Liverpool itu gagal dijangkau Reina. Liverpool pun tertinggal 0-1.
Liverpool pun berusaha membalasnya. Serangan bertubi akhirnya membuat The Boro 
kesulitan menahannya juga.
Sebuah serangan dari kanan akhirnya membawa Liverpool menyamakan kedudukan. 
Tendangan keras Jammie Carragher dari lluar kotak penalti, membentur punggung 
Pogatetz dan membobol gawang The Boro yang dikawal Ross Turnbull.
Kedudukan imbang itu membuat LLiverpool makin gencar menyerang. Pada menit 
ke-89, Liverpool mendapat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola yang 
ditendang Steven gerrard meluntir ke pojok gawang The Boro, tapi masih bisa 
ditepis Turnbull dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Dari tendangan penjuru itu, Martin Skrtel mampu menanduknya. Sayang, bola 
melebar. Meski begitu, hanya beberapa detik kemudian, lahirlah gol penentu 
kemenangan dari Steven Gerrard. Sebuah umpan jarak jauh Xabi Alonso disundul 
balik oleh Nabil El Zhar. Bola langsung disambar Gerrard dengan tendangan keras 
dan membobol gawang The Boro, 2-1. (HPR)
 

- English Premier League - 
Standings



Final
JJB Stadium






 
Wigan 
0 - 1
 Chelsea



4'
 
0 - 1
 Deco

    




Final
City of Manchester Stadium






 
Man City 
3 - 0
 West Ham



37'
 
 
 Mark Noble

65'
Daniel Sturridge 
1 - 0
 

70'
Blumer Elano 
2 - 0
 

76'
Blumer Elano 
3 - 0
 

    



- German Bundesliga - 
Standings



Final
RheinEnergie Stadion






 
1. FC Köln 
1 - 1
 Eintracht Frankfurt



33'
Milivoje Novakovic 
1 - 0
 

81'
 
1 - 1
 Martin Fenin

    




Final
rewirpowerSTADION






 
VfL Bochum 
2 - 2
 


- English Premier League - 
Standings



Final
Ewood Park






 
Blackburn 
1 - 1
 Hull



38'
Jason Roberts 
1 - 0
 

40'
 
1 - 1
 Richard Garcia

    Report | Match | Gamecast 



Final
Anfield






 
Liverpool 
2 - 1
 Middlesbrough



70'
 
0 - 1
 Hossam Mido

85'
Emanuel Pogatetz (og) 
1 - 1
 

90'
Steven Gerrard 
2 - 1
 

    Report | Match | Gamecast 



Final
St James` Park






 
Newcastle 
1 - 0
 Bolton



71'
Michael Owen 
1 - 0
 

    Report | Match | Gamecast 



Final
Britannia Stadium






 
Stoke 
3 - 2
 Aston Villa



30'
Liam Lawrence (pen) 
1 - 0
 

63'
 
1 - 1
 John Carew

80'
Ricardo Fuller 
2 - 1
 

83'
 
2 - 2
 Martin Laursen

90'
Mamady Sidibe 
3 - 2
 

    Report | Match | Gamecast 




Final
White Hart Lane






 
Tottenham 
1 - 2
 Sunderland



55'
 
0 - 1
 Kieran Richardson

73'
Jermaine Jenas 
1 - 1
 

82'
 
1 - 2
 Djibril Cisse

    Report | Match | Gamecast 



Final
The Hawthorns






 
West Brom 
1 - 2
 Everton



65'
 
0 - 1
 Leon Osman

76'
 
0 - 2
 Ayegbeni Yakubu

89'
Roman Bednar (pen) 
1 - 2
 

    Report | Match | Gamecast 



Final
Craven Cottage






 
Fulham 
1 - 0
 Arsenal



21'
Brede Hangeland 
1 - 0
 

    Report | Match | Gamecast 

 


- German Bundesliga - 
Standings



Final
Gottlieb-Daimler-Stadion






 
VfB Stuttgart 
0 - 2
 Bayer Leverkusen



35'
 
0 - 1
 Patrick Helmes

78'
 
0 - 2
 Theofanis Gekas

    Report | Match | Gamecast 



Final
Signal-Iduna-Park






 
Borussia Dortmund 
1 - 1
 Bayern Munich



8'
Jakub Blaszczykowski 
1 - 0
 

23'
 
 
 Mark Van Bommel

74'
 
1 - 1
 Tim Borowski

    Report | Match | Gamecast 



Final
HSH Nordbank Arena






 
Hamburg SV 
2 - 1
 Karlsruhe



33'
Tim Sebastian (og) 
1 - 0
 

67'
 
1 - 1
 Sebastian Freis

90'
Joris Mathijsen 
2 - 1
 

    Report | Match | Gamecast 




Final
Olympiastadion






 
Hertha Berlin 
1 - 1
 Arminia Bielefeld



32'
Marko Pantelic 
1 - 0
 

37'
 
1 - 1
 Artur Wichniarek

    Report | Match | Gamecast 



Final
Carl-Benz-Stadion






 
TSG Hoffenheim 
1 - 0
 Borussia M'gladbach



31'
Vedad Ibisevic 
1 - 0
 

    Match | Gamecast 



Final
Weserstadion






 
Werder Bremen 
1 - 1
 Schalke 04



64'
Torsten Frings 
1 - 0
 

85'
 
1 - 1
 Heiko Westermann


    

- German Bundesliga - 
Standings



Final
AWD-Arena






 
Hannover 96 
0 - 0
 Energie Cottbus



84'
 
 
 Daniel Ziebig


    

English Premier League - 2008/09



Season:  
2008/20092007/20082006/20072005/20062004/20052003/20042002/20032001/2002

 Jump To League English Premier League English League Championship English 
League One English League Two English Conference



August 24, 20082008/2009 English Premiership

 
Overall

Home

Away

 

 
GP
W
D
L
GS
GA

W
D
L
GS
GA

W
D
L
GS
GA

GD
P

1
 
Chelsea 
2
2
0
0
5
0

1
0
0
4
0

1
0
0
1
0

5
6

2
 
Liverpool 
2
2
0
0
3
1

1
0
0
2
1

1
0
0
1
0

2
6

3
 
Blackburn 
2
1
1
0
4
3

0
1
0
1
1

1
0
0
3
2

1
4

4
 
Hull 
2
1
1
0
3
2

1
0
0
2
1

0
1
0
1
1

1
4

5
 
Newcastle 
2
1
1
0
2
1

1
0
0
1
0

0
1
0
1
1

1
4

6
 
Aston Villa 
2
1
0
1
6
5

1
0
0
4
2

0
0
1
2
3

1
3

7
 
Man City 
2
1
0
1
5
4

1
0
0
3
0

0
0
1
2
4

1
3

8
 
Bolton 
2
1
0
1
3
2

1
0
0
3
1

0
0
1
0
1

1
3

9
 
Everton 
2
1
0
1
4
4

0
0
1
2
3

1
0
0
2
1

0
3

10
 
Middlesbrough 
2
1
0
1
3
3

1
0
0
2
1

0
0
1
1
2

0
3

11
 
Fulham 
2
1
0
1
2
2

1
0
0
1
0

0
0
1
1
2

0
3

12
 
Sunderland 
2
1
0
1
2
2

0
0
1
0
1

1
0
0
2
1

0
3

13
 
Arsenal 
2
1
0
1
1
1

1
0
0
1
0

0
0
1
0
1

0
3

14
 
Stoke 
2
1
0
1
4
5

1
0
0
3
2

0
0
1
1
3

-1
3

15
 
West Ham 
2
1
0
1
2
4

1
0
0
2
1

0
0
1
0
3

-2
3

16
 
Man Utd 
1
0
1
0
1
1

0
1
0
1
1

0
0
0
0
0

0
1

17
 
Tottenham 
2
0
0
2
2
4

0
0
1
1
2

0
0
1
1
2

-2
0

18
 
West Brom 
2
0
0
2
1
3

0
0
1
1
2

0
0
1
0
1

-2
0

19
 
Wigan 
2
0
0
2
1
3

0
0
1
0
1

0
0
1
1
2

-2
0

20
 
Portsmouth 
1
0
0
1
0
4

0
0
0
0
0

0
0
1
0
4

-4
0
 




2008/2009 German Bundesliga 

CLUB 
GP 
W 
L 
D 
PTS 
GD 

TSG Hoffenheim
2
2
0
0
6
4

Schalke 04
2
1
0
1
4
3

Hertha Berlin
2
1
0
1
4
2

Borussia Dortmund
2
1
0
1
4
1

Hamburg SV
2
1
0
1
4
1

VfL Wolfsburg
2
1
0
1
4
1

Bayer Leverkusen
2
1
1
0
3
1

VfB Stuttgart
2
1
1
0
3
0

Karlsruhe
2
1
1
0
3
0

Arminia Bielefeld
2
0
0
2
2
0

Bayern Munich
2
0
0
2
2
0

Werder Bremen
2
0
0
2
2
0

1. FC Köln
2
0
1
1
1
-1

VfL Bochum
2
0
1
1
1
-1

Eintracht Frankfurt
2
0
1
1
1
-2

Energie Cottbus
2
0
1
1
1
-3

Hannover 96
2
0
1
1
1
-3

Borussia M'gladbach
2
0
2
0
0
-3


·


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke