2008/8/21 meidian_abraham <[EMAIL PROTECTED]> > aneh ya, Spanyol ga punya dosa apa2 ama dia, tapi dianya ampe > segitunya.. awhahawwhahaw.. > >
[rudy] Yah, itu kan cuman hiperbola aja...biar seru lah. Kembali ke indahnya sepakbola, ente harus jujur dan mengakui kalau di sepakbola tidak ada yang lebih indah dari sebuah kemenangan. Apalagi sebagai tifosi, Gw ambil contoh permainan indah Milan di Istanbul 2005 dimana mereka menguasai jalannya pertandingan sepanjang lebih dari 90 menit dan bermain pendek merapat yang termasyhur itu...sampai2 lawan boleh dibilang ga ada peluang, hanya beberapa menit mereka dapat kesempatan dan di situlah terjadi goal balasan yang menyamakan kedudukan 3-3 dan akhirnya Milan kalah dari adu penalty. Semua itu sama sekali tidak indah, buat tifosi Milan tentunya jauh lebih indah di Athena 2007 walaupun Milan bermain taktis dan pragmatis tapi gw yakin seluruh Milanisti di dunia pasti bilang kalau Athena 2007 jauh lebih indah dari Istanbul 2005. Maldini pernah bilang kemenangan di Liga Champions selalu memiliki arti yang istimewa walaupun hanya menang 2-1 atau menang melalui adu penalty. Dia sama sekali tidak pernah menyebutkan kemenangan 4-0 di Athena 1994 adalah yang paling indah, atau 4-0 di Camp Nou 1989 lawan Bucharesti...buat dia semua kemenangan Milan di Liga Champions indah. *Indah, jangan GR lo! Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! [Non-text portions of this message have been removed]
