*Hull City*
*Debutan Pemasok Timnas*

*Saat jagat sepakbola antarklub di mayoritas muka bumi menjalani rihat guna
menyimak laga persahabatan dan kualifikasi Piala Dunia 2010 pekan ini, ada
sebuah klub yang tetap bertemperatur tinggi di Inggris. Ia adalah Hull City,
klub debutan di Premier League yang telah berusia 104 tahun.*


Hull City, karena berpestasi kini kian dilirik pelatih-pelatih tim nasional.
(Foto: AFP)

Siapa sangka kubu berjuluk The Tigers ini sanggup menjadi macan yang terus
mencakar kiri-kanan di belantika top flight division? Kiprah mereka
merangsek ke peringkat ketiga Liga Premier mungkin bersifat sementara, tapi
tetap perlu dicermati.

Langkah cepat Tigers melaju ke kancah tertinggi kompetisi domestik
terpopuler di dunia itu bak transformasi Upik Abu menjadi Cinderella. Sangat
instan, seinstan "abrakadabra"!

Bayangkan, pada pertengahan 2006/07 mereka tengah bergulat dalam tarikan
lumpur penghisap menuju neraka degradasi ke League One, sebuah divisi yang
ada dua level di bawah Premier League. Eh, di akhir musim tersebut mereka
justru meraih tiket play-off promosi ke Premier League!

Kala itu, skuad besutan manajer Phil Brown dan chairman Paul Duffen ini
masih gagal naik divisi. Namun, kelolosan ke play-off yang sama mereka
ulangi setahun kemudian lantaran mereka sukses mengekori West Brom dan Stoke
City di klasemen Championship Division.

Klub yang bermarkas di Stadion Kingston Communications ini pun meraih
mimpinya untuk bermain di puncak piramida kompetisi Inggris setelah
mengalahkan Bristol City 1-0 dalam final play-off pada 24 Mei. Sungguh luar
biasa bila mengingat lima musim sebelumnya mereka masih teronggok sebagai
klub papan bawah di League Two alias divisi keempat!

*Tanpa Hollywood Pass*

Kinerja ciamik pasukan Brown terlahir dari permainan disiplin yang
mengandalkan paduan stamina prima dan gaya sepakbola efektif. Dalam klub ini
dilarang melakukan hollywood pass alias umpan balik dari seorang pemain ke
tempat dari mana bola sebelumnya digiring.

Singkatnya, bola harus segera bergerak ke depan dalam waktu singkat lewat
kombinasi umpan lambung panjang atau sejumlah operan menyusur tanah. Bila
serangan gagal, sekitar 7-9 pemain pun segera kembali memasang badan agar
ada dalam posisi behind the ball.

Pola ini terbukti telah berhasil menggulingkan keperkasaan Fulham,
Newcastle, Tottenham, hingga Arsenal! Meski baru memasuki pekan ketujuh,
prestasi tersebut jelas eksepsional karena skuad ini terbilang amat langsing
dari segi finansial.

Pemain termahal mereka saat ini adalah Anthony Gardner, yang dibeli dengan
bayaran 2,5 juta pound (Rp 41,5 miliar) saja dari Tottenham pada medio
Agustus. Nilai tersebut hanya sepertigabelas dari harga pemain termahal di
Premier League saat ini, Robinho (Manchester City/32,5 juta pound).

Stadion mereka pun tidak memberi banyak pemasukan lantaran hanya bisa
menampung 25 ribuan penonton.

Pencapaian hebat yang murni berdasarkan komitmen pada strategi yang
disepakati dan jiwa sportivitas ini tak pelak mulai membuat mereka menjadi
magnet bagi para pelatih timnas. Menjelang rentetan laga internasional pekan
ini, tak kurang 10 dari 16 pemain asing Tigers terpanggil ke timnas.

*Warner dan Stelios Ditunggu*

Meski tidak satu pun pemain lokal (Inggris) yang 'dicolek' ke Three Lions
senior dan U-21, perkembangan ini sungguh menggembirakan. Klub yang
mengusung seragam utama berwarna belang kulit macan, hitam-amber (paduan
cokelat muda dan jingga), ini pun punya predikat baru, yaitu sebagai
pencetak bintang timnas.

Sebelum tampil rancak di Premier League, mereka maksimal hanya menyumbang
tiga muka saja ke timnas.

Kini, simaklah anak-anak Brown yang sudah terpanggil: Boaz Myhill, Sam
Ricketts (Wales), Peter Halmosi (Hongaria), Richard Garcia (Austria), Paul
McShane (Rep. Irlandia), Marlon King (Jamaika), Kamil Zayatte (Guinea), dan
Daniel Cousin (Gabon).

Itu belum lagi Tony Warner (Trinidad & Tobago) serta Stelios Giannakopoulos
(Yunani), yang masih masuk ke dalam waiting list. Belakangan, nama dua bek
Inggris milik Tigers, semodel Andy Dawson (29 tahun) dan Michael Turner
(24), pun terus diamati Fabio Capello.

Brown berharap tren ini tidak segera diikuti pelucutan timnya pada dua
jendela transfer mendatang. Buatnya, mencetak pemain sangat memuaskan hati,
tapi tidak demikian halnya ketika ia terpaksa menjual anak buah hasil
polesannya karena rayuan segepok fulus yang, ironisnya, memang amat mereka
butuhkan. *(Darojatun)*

*HULL CITY*
---------------------
*Nama Lengkap:* Hull City Association Footbal Club
*Julukan:* The Tigers
*Berdiri:* 1904
*Stadion:* KC Stadium Kingston Upon Hull (25.404)
*Chairman:* Paul Duffen
*Manajer:* Phil Brown
*Prestasi Juara:* Play-off Championship Division 2007/08, Divisi Tiga
(Utara) Football League 1933 dan 1949.

*SKUAD*
*Kiper*
1-Boaz MYHILL (Wal)
12-Matt DUKE
26-Tony WARNER (Tri)
43-Tom WOODHEAD
*Bek*
2-Nathan DOYLE
3-Andy DAWSON
5-Wayne BROWN
6-Michael TURNER
15-Bernard MENDY (Pra)
17-Paul McSHANE (Irl)
21-Sam RICKETTS (Wal)
24-Kamil ZAYATTE (Gab)
29-Matt PLUMMER
30-Anthony GARDNER
35-Liam COOPER (Sko)
38-Joe LAMPLOUGH
39-Steve GARDNER
*Gelandang*
4-Ian ASHBEE (Kapten)
8-Nick BARMBY
10-GEOVANNI Deiberson (Bra)
11-Bryan HUGHES
13-Ryan FRANCE
14-Richard GARCIA (Aus)
16-Peter HALMOSI (Hun)
19-John WELSH
20-George BOATENG (Bld)
22-Dean MARNEY
31-Will ATKINSON
32-James BENNETT
33-STELIOS Giannakopoulos (Yun)
36-Jamie DEVITT (Irl)
42-Nick McNAMARA
*Striker*
7-Craig FAGAN
9-Dean WINDASS
18-Caleb FOLAN (Irl)
23-Marlon KING (Jam)
25-Daniel COUSIN (Gab)
27-Nicky FEATHERSTONE
37-Bill LAW
40-Ryan KENDALL


-- 
Best Regards

http://www.keycenk.co.cc/
http://keychenk.multiply.com/


Spike Milligan  - "All I ask is the chance to prove that money can't make me
happy."


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke