Rafa menyerah? Mestinya beliau ikuti semangat si bapak satu ini, yang suka becanda mulu itu tuh.. just kidding! :)
"Hiddink: MU Bisa Terkejar" LONDON, SELASA - Walau berselisih tujuh angka dengan Manchester United (MU), pelatih sementara Chelsea, Guus Hiddink melihat masih ada peluang juara bagi timnya. Karenanya, ia meminta Frank Lampard dkk tak lelah memperjuangkan trofi Premier League hingga akhir kompetisi. Hiddink yakin, dengan kualitas permainan dan materi skuadnya, Chelsea mampu menuntaskan sisa laga dengan tiga angka. Tentu saja sambil berharap MU akam tersandung. "Kami punya skuad hebat dan secara matematis, kami masih berpeluang," ungkap Hiddink. Sejak ditangani Hiddink, Chelsea mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Terakhir, "the Blues" mendapat tiga angka usai menang 2-1 atas Wigan. Kemenangan itu ditentukan oleh maskot dan roh Chelsea, John Terry dan Lampard. Seperti diketahui, saat itu, Chelsea sempat unggul 1-0 melalui Terry. Lawan kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Olivier Kapo. Namun, tuan rumah akhirnya mampu mengatasi ketangguhan Wigan usai Lampard meloloskan gol kedua Chelsea. "Anda lihat kalau kami terus menunjukkan kemauan dan usaha melepaskan diri dari keterpurukan. Ketika kebobolan, kami tidak kehilangan keyakinan bisa pulang menggenggam tiga poin," tendas Hiddink. Dengan semangat dan keyakinan itu, Hiddink minta pasukannya berpikir positif hingga pekan akhir musim ini, Mei mendatang. Atau setidaknya, selama peluang itu masih ada. "MU memang calon kuat, namun selama hitungan matematika memungkinkan kami mengubah hasil akhir, tak ada alasan untuk mengendurkan nyali," kata Hiddink.(GL) ________________________________ From: .:: Sadewa ::. <[email protected]> tadinya mau nunggu counter attack neh, cuman keburu menyerah nih..... jangan salahin Anfield yang lagi gak angker yeee.. cheers.... (gobang gocir) Sadewa http://www.detikspo rt.com/sepakbola /read/2009/ 03/03/082607/ 1093239/72/ rafa-akhirnya- menyerah Selasa, 03/03/2009 08:26 WIB Rafa Akhirnya Menyerah Doni Wahyudi - detiksport Liverpool - Rafael Benitez akhirnya menyerah dalam balapan menuju titel juara Premiership setelah mengakui kalau peluang Liverpool kini tinggal di Liga Champions. "Posisi dua juga sebuah prestasi," dalihnya. Liverpool secara mengejutkan menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke Middlesbrough akhir pekan kemarin. Hasil tersebut bukan cuma menggeser The Reds dari posisi dua klasemen, ketertinggalan mereka atas Manchester United berpeluang makin melebar karena The Red Devils yang kini unggul tujuh poin masih punya satu pertandingan sisa. Apalagi sehari setelah kekalahan atas Boro tersebut, MU justru menambah tropi juaranya usai menundukkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti di final Piala Carling. Sukses tersebut mungkin tak berhubungan langsung dengan Steven Gerrard cs, namun secara mental keberhasilan itu punya pengaruh yang besar baik terhadap Ryan Giggs cs ,untuk terus mempertahankan puncak klasemen, maupun terhadap Steven Gerrard dkk, yang bisa jadi makin merasa tertekan. Jadi, meski masih ada 11 laga tersisa sebelum Premiership menyudahi roda kompetisinya, Rafa memberi indikasi kuat kalau peluang anak didiknya meraih kembali gelar juara yang terakhir di dapat 19 tahun silam tak akan terjadi tahun ini. "Jelas sekali kalau Liga Champions adalah opsi terbaik yang akhirnya kami miliki saat ini. Posisi kedua (Liga Inggris) tetap sebuah prestasi," ungkap pelatih berkebangsaan Spanyol itu di BBC. Usai kekalahan atas Boro akhir pekan kemarin, Rafa memang mengakui kalau perjuangan mengejar MU di puncak klasemen yang sebelumnya sudah berat akan semakin sulit lagi. Kondisi tersebut akan benar-benar menjadi nyata kalau The Kop tak mampu menundukkan Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris malam nanti, sementara MU justru meraih hasil maksimal dalam lawatannya ke Newcastle United, besok. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
