tetep ga ngerti sih gw ....
oneng bener gw kalo soal balapan

===========================================
FIA Ungkap Kebohongan McLaren
Doni Wahyudi - detikcom

Kuala Lumpur, McLaren Mercedes mengeluarkan pernyataan soal insiden antara 
Lewis Hamilton dan Jarno Trulli di GP Australia. Namun FIA keukeuh pada 
pendirian kalau Silver Arrows telah memberi informasi menyesatkan.

Jelang berakhirnya GP Australia akhir pekan lalu, Lewis Hamilton yang duduk di 
posisi empat menyalip Jarno Trulli saat safety car berada dalam lintasan. Hal 
tersebut dilakukan Hamilton lantaran pembalap Italia itu tengah tergelincir ke 
luar trek yang membuat Hamilton "mau tak mau" harus mendahului Trulli.

Tak lama berselang, saat balapan masih tertahan karena keberadaan safety car di 
lintasan, Hamilton melambatkan mobilnya untuk membiarkan Trulli mendahuluinya 
naik ke posisi tiga. Hal tersebut dilakukan Hamilton atas perintah timnya 
melalui komunikasi radio.

Sebagaimana diklaim McLaren, mereka meminta Hamilton melakukan hal tersebut 
demi "bermain aman" dan menghindari kemungkinan munculnya sanksi karena sang 
juara dunia menyusul Trulli saat balapan dalam kendali safety car, meski 
faktanya saat itu pembalap Toyota itu sedang tergelincir ke luar lintasan.

Namun bukan itu yang kemudian membuat FIA menjatuhkan sanksi berat berupa 
diskualifikasi pada sang juara dunia. Sesaat setelah balapan, Hamilton dan 
manajer tim, David Ryan dipanggil steward untuk dimintai keterangan terkait 
insiden tersebut. Saat itulah Hamilton dan Ryan memberikan laporan palsu yang 
kemudian disebut "menyesatkan" oleh FIA.

"Dalam pertemuan yang dilakukan sekitar satu jam setelah balapan selesai, 
Stewards dan Race Director menanyai Lewis Hamilton dan Tim Manager David Ryan 
secara spesifik soal apa yang sebenarnya terjadi dan apakah ada instruksi yang 
diberikan pada Hamilton untuk membiarkan Trulli menyalip," demikian pernyataan 
resmi FIA seperti diberitakan Autosport.

"Keduanya, si pembalap dan manajer tim mengatakan tak ada instruksi seperti itu 
diberikan. Race Director secara spesifik menanyakan Hamilton apakah dia secara 
sadar membiarkan Trulli mendahuluinya. Hamilton bersikeras kalau dia tak 
melakukan itu," lanjut pernyataan tersebut.

Keterangan FIA tersebut jelas bertentangan dengan rekaman komunikasi radio 
antara Hamilton dengan timnya. Apalagi Martin Withmars kemudian juga menyebut 
kalau dirinya memang meminta Hamilton membiarkan Trulli mendahuluinya untuk 
duduk di posisi tiga.


Kirim email ke