entar orang rctinya bilang lo bro. masih mending disiarin, kekeke...daripada gak sama sekali hayo...:) kayak nasibnya liga sebelah itu ....
2009/4/8 Billy Tan <[email protected]>: > Dear all, > > Bangun jam 3.40 berharap dapat nonton dengan tenang Villarreal v > Arsenal, guess what. > Pertandingan delay memang mulai jam 3.45, tapi begitu mulai beberapa > menit udah potong langsung ke gol Villarreal menit ke sepuluh. Setelah > itu dipotong lagi langsung ke menit-menit akhir, total babak pertama > cuma sekitar 15 belasan menit. > > Kemudian datanglah iklan panjang RCTI sekitar 13 belasan menit(WTF), > hampir sama dengan panjang babak pertama iklannya. > > Babak kedua sama aja, maen sembarang potong lagi. Gak niat banget > nayangin delaynya, kayak nonton hightlight aja, lebih parah malah, RCTI > potongnya malah lebih jelek dari highlight. Ditambah si Ricky Jo yang > komentator babak ke dua kayaknya baru pertama kali jadi komentator aja, > sudahlah acara singkat, hampir setiap saat salah sebut nama pemain yang > terlihat dari setiap aksi. > > F**k RCTI, lain kali jangan sebut delay kalau nayangin delay kayak gitu. > Lebih seru gue ikuti livescore > atau guardian live commentary. > > berikut hasil2 liga Champion 8 besar leg 1 : > > Porto Tahan United > > Rabu, 8 April 2009 - 03:36 wib > > *MANCHESTER* - Manchester United gagal memetik kemenangan di Old > Trafford, Rabu (8/4/2009). Laga leg pertama mereka di perempatfinal Liga > Champions tertahan FC Porto. Skor akhir 2-2. > > Kendati bermain di Old Trafford, Porto tidak terlihat > inferior. Lucho Gonzalez yang bertindak sebagai kapten dari > kubu tamu, sanggup memberikan ketenangan kepada rekan-rekannya > di lapangan. > > Seperti United, di babak pertama Porto ikut bermain terbuka. > Strategi yang diusung pelatih Jesualdo Ferreira ini ternyata > membuat Setan Merah panik untuk sesaat. > > Kaget melihat Porto berani meladeni permainan menyerang > mereka, barisan belakang United sempat panik. Bek muda Jonny > Evans terlihat paling gugup. Kelengahan ini dimanfaatkan > dengan baik oleh barisan depan Porto. > > Di menit keempat Cristian Rodriguez menghukum kelengahan > United. Evans yang canggung menjaga Rodriguez, malah > memberikan ruang kepada lawannya untuk melepaskan tembakan > keras kaki kiri yang tak dapat dijangkau Edwin van Der Sar. > > Berselang 11 menit, Setan Merah menyamakan kedudukan melalui > Wayne Rooney. Gol ini murni diawali kesalahan Bruno Alves yang > salah memberikan /back pass/. Maksud Alves memberi bola kepada > Helton, namun Rooney yang berdiri di belakangnya mencomot > bola. Tanpa kesulitan, Rooney mengecoh Helton. > > Di babak kedua, pertandingan tidak banyak berubah. Namun, > Porto yang terlihat cukup puas dengan hasil babak pertama, > mencoba bermain aman dengan sedikit turun ke belakang sambil > mengandalkan serangan balik cepat. > > Ditambah geliat Helton yang bermain gemilang di 45 menit > kedua, Porto sanggup mengatasi United. Berkali-kali peluang > yang diperoleh Rooney dan rekan bisa dimentahkan dengan baik > oleh kiper asal Brasil tersebut. > > Tapi di menit ke-85, Carlos Tevez yang masuk menggantikan Paul > Scholes memberikan keunggulan kepada tuan rumah. Berawal dari > lemparan ke dalam Gary Neville, Rooney berhasil menahannya > dengan sentuhan tumit yang diarahkan kepada Tevez. Tanpa > basa-basi, Carlitos langsung menyambar bola dan gol! 2-1 untuk > United. > > Sayang, lima menit laga tersisa tak sanggup dimanfaatkan > dengan baik oleh pasukan Sir Alex Ferguson untuk > mempertahankan keunggulan. Terbukti, Porto ganti bangkit > menyamakan kedudukan satu menit menjelang bubaran. Mariano > Gonzalez yang berdiri bebas di kotak penalti, membuyarkan > pesta kemenangan United melalui satu sontekan pelan yang tak > dapat dihalau Edwin. Skor akhir pun berubah menjadi 2-2. (tan) > > ----------------------- > > Arsenal Gagal Pecundangi Villareal > > Rabu, 8 April 2009 - 03:53 wib > > *VILLAREAL *- Arsenal tahan Villareal 1-1 di leg pertama perempatfinal > Liga Champions, Rabu (8/4/2009). Klub yang sama-sama nongkrong di > peringkat empat liga lokal ini terpaksa berbagi angka. > > Bermain di kandang sendiri, The Yellow Submarine jelas tidak > mau dipermalukan begitu saja. Skuad Manuel Pellegrini pun > sukses mencuri peluang 10 menit babak pertama dimulai. > > Kapten Villareal Marcos Senna menjebol gawang Manuel Almunia, > sekaligus mempersembahkan gol pertama buat timnya. Semangat > anak-anak Submarine pun terbakar. Tim tuan rumah terus > mendominasi permainan dan menekan The Gunners. > > Merasa terdesak, Cesc Fabregas berjuang membalik keadaan. > Namun beberapa kali Arsenal gagal memanfaatkan tendangan > sudut. Di menit 26, Almunia ditarik. Coba memperbaiki keadaan, > Arsene Wenger menurunkan Lukasz Fabiaski. > > Sayang, posisi The Gunners tak kunjung membaik. Di menit 30, > Arsenal malah balik dihajar Senna. Beruntung, kiper Polandia > Fabianski sukses menyelamatkan gawang dan mementalkan bola. > > Kapten Arsenal baru punya peluang gol di menit 45, sesaat > sebelum paruh waktu pertama usai. Sayang, gol Fabregas > dimentahkan wasit. Villareal masih unggul 1-0. > > Babak kedua ternyata tak banyak mengubah keadaan. Klub > Madrigal garapan Pellegrini malah terus mendesak posisi Arsenal. > > Di menit 63 Theo Walcott mulai membakar lawan. Namun, Adebayor > lah yang berada di posisi tepat. Dua menit setelah gagal > menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala, Adebayor > melesakkan bola tepat ke gawang Diego Lopez. > > Kedua kubu pun tidak mampu menambah angka setelah kedudukan > imbang 1-1 ini. Peluang gol Samir Nasri di menit 68 melebar > dan Walcott kembali gagal menjebol pertahanan Villareal, 15 > menit sebelum pertandingan berakhir. Hasil seri hingga wasit > Tom Henning Ovrebo meniup peluit tanda pertandingan usai. > > Dalam pertandingan ini, Arsenal sarat kartu kuning, sedangkan > Villareal tampak bermain bersih. Adebayor, Nasri, Fabregas dan > Billong masing-masing mendapat satu. > (dnl) > > -- Best Regards, AT 0740/0740 E.if Belajar Ngeblog http://agustriku.wordpress.com
