UEFA sengaja memilih wasit Ovrebo untuk menghindari terjadinya All England
Final di UCL.


Salam,

Ari Chelski

==========================
Ovrebo 'Tak Ramah' Buat Klub Inggris
*Doni Wahyudi* - detiksport

*Jakarta* - Chelsea pastinya sangat meradang dengan kemimpinan Tom Henning
Ovrebo saat disingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Faktanya,
wasit Norwegia itu terkenal tak ramah dengan klub Premiership.

Pihak Chelsea mengklaim setidaknya mereka berhak mendapat empat hadiah
penalti saat ditahan Barca 1-1 kemarin, hasil yang membuat The Blues
tersingkir dari Liga Champions karena kalah produktivitas gol tandang.

Beragam kejadian yang terjadi memang layak diperdebatkan, yang jelas dalam
beberapa kesempatan memimpin laga yang melibatkan klub Inggris, Ovrebo
terkenal kurang ramah dengan klub Inggris. Demikian hasil catatan yang
dikutip dari *Eurosport*.

Disebutkan kalau Ovrebo telah 12 kali memimpin pertandingan kompetisi Eropa
yang melibatkan klub Inggris di dalamnya. Dari jumlah tersebut dia sama
sekali belum pernah memberikan penalti buat klub Premiership, padahal dalam
jumlah tersebut dia "menghukum" wakil Inggris dengan tiga eksekusi penalti.

Salah satu dari penalti itu diberikan saat Liverpool menghadapi Standard
Liege di kualifikasi ketiga Liga Champions menyusul hands Andrea Dossena di
kotak terlarang. Padahal dalam tayangan ulang terlihat kalau insiden
tersebut terjadi di luar kotak penalti. Beruntung buat *The Reds* karena
Pepe Reina tampil gemilang menghalau tendangan penalti.

Di Liga Champions musim ini Ovrebo sudah memimpin empat pertandingan yang
melibatkan tim Inggris yakni Standard vs Liverpool, Celtic vs Manchester
United, Villarreal vs Arsenal dan tentu saja Chelsea vs Barcelona. Dari
seluruh laga tersebut, semuanya berkesudahan tanpa ada pemenang alias
berakhir imbang.

Dari seluruh pertandingan tersebut, wasit 42 tahun itu mengeluarkan sembilan
kartu kuning buat klub Inggris dan cuma dua ke pemain dari klub lawan
(termasuk kartu merah buat Eric Abidal di semifinal).

Khusus untuk Barca, laga kontra Chelsea bukan kali pertama Lionel Messi
dipimpin Ovrebo. Saat menundukkan Olimpique Lyon di babak 16 besar, Ovrebo
juga menjadi pengadil di atas lapangan. Saat itu dia memberi Lyon tujuh
kartu kuning dan satu kartu merah sementara buat Barca cuma dikeluarkan satu
kartu kuning.

Wasit yang memulai debutnya pada tahun 1992 itu juga dianggap memiliki cacat
saat dipercaya memimpin laga Euro 2008. Dia menganulir gol Luca Toni ke
gawang Romania yang seharusnya sah, hal mana membuat dia ditarik oleh UEFA
dari turnamen tersebut.

*( din / key ) *


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke