Bari Klub yang nama lengkapnya AS Bari ini prestasinya termasuk biasa-biasa saja dan turun-naik. Mereka pernah lama berada di Serie A tapi juga beberapa kali turun ke Serie B. Mantan pemain mereka yang pernah terkenal adalah Igor Protti.
Saat memperkuat Bari, ia pernah menjadi top skor Serie A dengan mencetak 25 gol di musim 1995/96. Prestasi tertinggi mereka hanya finis di peringkat ketujuh di musim 1946/47. Di musim ini mereka berhasil menjuarai Serie B dan mengungguli Parma dengan selisih dua poin. Di bawah arahan pelatih Antonio Conte, Bari meraih 21 kemenangan, 14 seri dan enam kali kalah, dengan rekor gol 61-34. Bukan prestasi yang spektakuler, tapi hasil ini termasuk bagus bagi Conte yang baru beberapa tahun melatih dan membesut Bari di akhir 2007. Pemain yang paling menonjol adalah Baretto yang mencetak 22 gol di musim ini. Tapi sayangnya striker asal Brasil itu dipinjam dari Udinese dan kemungkinan akan kembali ditarik pemiliknya karena tampil gemilang di musim ini. Selain itu, Conte juga disebut-sebut akan hengkang dan melatih mantan klubnya, Juventus. Kalau itu terjadi, maka penggantinya harus cepat beradaptasi dan menanggung beban yang cukup berat. Parma Tim adalah salah satu tim terbaik Serie A di era 1990-an. Sejak mendapat promosi untuk pertama kalinya di musim 1989/90, AC Parma tidak butuh waktu lama untuk menajadi tim papan atas. Meski ditinggalkan Arrigo Sacchi yang ditarik ke AC Milan, pelatih Nevio Scala mampu meneruskan warisan yang ditinggalkan Sacchi. Ia membawa Parma untuk. Prestasi terbaik mereka memang hanya menjadi runner-up di musim 1996/97, tapi selain itu mereka juga meraih banyak piala. Selama masa kejayannya, Parma pernah meraih Coppa Italia, Cup Winners Cup, Piala UEFA dan Piala Super Italia. Lalu bagaimana dengan saat ini? Mereka punya Cristiano Lucarelli yang pernah menjadi bintang di Serie A. Pemain yang pernah memperkuat timnas Italia ini mencetak sudah mencetak 15 gol sejak memperkuat Parma pada pertengahan musim lalu. Mereka juga punya Alberto Palosci. Striker berusia 19 tahun ini menjadi milik bersama Parma dan AC Milan. Pemain yang memperkuat tim U-21 Italia ini sudah mencetak 12 gol. Kalau ingin berbicara lebih banyak di Serie A, Parma sebaiknya mempertahankan kedua pemain itu. Mereka juga mesti menambah kekuatan di segala lini. Paling tidak mereka akan merekrut beberapa pemain yang berpengalaman bermain di level atas. Para pemain seperti itu, bersama dengan para senior seperti Lucarelli dan Budel, diharapkan bisa membimbing pemain lain yang baru merasakan atmosfer kompetisi tingkat tinggi. Rasanya memang sulit bagi tim promosi untuk bisa berbuat banyak di Serie A musim depan. Selain Parma, dua tim lainnya kemungkianan hanya akan menjadi pelengkap penderita. Parma setidaknya berpeluang masuk ke papan tengah dan itu jadi target yang realistis di musim pertama mereka. Sedangkan Bari mungkin tidak akan terkena degradasi kalau masih ditangani Conte atau pelatih lain yang levelnya tidak jauh atau mungkin lebih baik dari Conte. Kalau tidak, siap-siap menghuni zona degradasi seperti yang mungkin akan dialami Livorno, Brescia, Empoli atau Grosseto. -- source goal --
