Seharusnya transfer pemain jadi lebih hidup. Dengan uang dari Madrid, setiap klub yang dibeli pemainnya jadi punya tambahan modal untuk beli pemain lain. Efeknya bisa berantai. Bayangkan sepinya transfer kalo Madrid ga jor-joran beli pemain sekarang ini.
-daniel- Belanja besar-besaran dilakukan Real Madrid seiring dengan masuknya Florentino Perez menjadi presiden. Aktivitas tersebut pun menuai kritik dari tanah Italia sana. Adalah Luciano Moggi yang mantan manajer umum klub Seri A Juventus yang melontarkan kritikan tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Perez sudah berlebihan dan merugikan dunia sepakbola secara umum. "Real Madrid sudah membuat klub-klub di penjuru Eropa, bukan hanya Italia, berada dalam kesusahan dengan perekrutan-perekrutan ini," cetusnya kepada Radio Montecarlo yang dikutip Goal, Kamis (2/7/2009). Sejauh ini, Real disebutkan telah mengucurkan sekitar lebih dari 200 juta euro untuk dapat memboyong Kaka, Cristiano Ronaldo, Raul Albiol dan Karim Benzema ke Santiago Bernabeu. Untuk seorang Ronaldo saja, 'Si Putih' menebus dengan sekitar 94 juta euro yang adalah rekor transfer dunia. "Presiden Florentino Perez memperlihatkan kalau dirinya santai-santai saja, tapi lebih baik kalau dia bisa sedikit menahan antusiasnya. Dia beresiko (membahayakan) dunia sepakbola, mengeluarkan uang sebesar 80-100 juta euro untuk satu pemain benar-benar sudah berlebihan," tandas Moggi.
