Buat pertama kali gw nonton full pertandingan EPL musim ini :)) Ini pengamatan gw:
babak 1: Pool agresif, ngotot, bikin banyak peluang (ada 3 yang nyaris gol, 3-3nya dari aksi Aurelio), tapi IMO kesannya berantakan waktu ngalirin bola ke depan. Torres keliatan agak dipaksain main, soalnya dari kacamata gw dia nggak fit buat adu lari atau body-charge sama pemain lawan. Di lain pihak, MU keliatan main lebih hati2, tapi lebih rapi dalam mengatur serangan, cuma memang agak terlalu "stylish" menghadapi tembok Carra-Agger yang main ganas. Hasilnya, ga ada peluang buat MU di depan gawang Reina. Satu insiden waktu Kuyt ditarik bajunya sama Berbatov di kotak penalti MU, should've been a penalty. Bintang lapangan babak 1, IMO adalah Aurelio di kubu liverpool, dan Edwin van der Saar di kubu MU. Komentatornya bilang, gak salah kalo Fergie keep saying, VDS adalah best goal keeper in the world. -- babak 2: IMO lagi, justru MU yang menguasai permainan lapangan tengah, atau bisa jadi Pool emang diinstruksikan buat ngelepas daerah tengah, main rapet di depan kotak penalti, dan langsung umpan panjang ke sayap waktu fast-break. Pemain pool ga pernah (atau emang ga mampu) megang bola lama2. Dari kacamata gw sih si Scholes, Carrick dan Giggs justru lebih nyaman dalam ngatur bola, walaupun begitu sampe ke depan bola ga pernah bisa masuk kotak penalti. Pool main rapat dan lugas. Di sisi kanan MU, Insua kayanya kerepotan ngawal Valencia, tapi bagus buat pool Jamie Carragher dan Agger main tenang di jantung pertahanan. Catatan lain, karena main lugas, banyak terjadi benturan2.. dan perasaan gw bilang tiap ada kans 50-50 wasit selalu ambil keputusan memihak ke tuan rumah. (Wajarlah ya, tuan rumah gitu loh). -- Gol Torres, yang dari umpan Benayoun, tercipta bukan saat Pool sedang menekan. Mungkin karena gw Spanyol n Barca minded, mikirnya kalo bikin gol harus nguasai lapangan tengah, dan paksa lawan bertahan, trus bongkar pertahanan lawan. Nah golnya pool nggak kayak gitu. cmiiw, sepertinya justru MU yang lagi nyerang, bola kena intercept, diumpan ke benayoun, trus umpan terobosan buat Torres. Di sini posisi pemain belakang MU lagi mau bantu serangan, jadi Torres "cuma" tinggal duel lawan Ferdinand. Menurut gw itu lebih tepat kalo disebut sebagai serangan balik. Setelah gol itu, MU makin menguasai pertandingan dan Pool makin ngotot bertahan. Kalo ga salah Nani sempet dapet peluang menembak tanpa kawalan, tapi bolanya terlalu pelan tepat ke pelukan Reina. Trus abis itu Owen nyaris lolos dapet umpan terobosan, tapi dilanggar (dipegangin) sama Carragher. Kartu kuning. Fergie mencak2, dia mungkin ngeliatnya pantes kena red-card. Wasit bilang, masih ada bek lain selain Carra waktu terjadi pelanggaran. Dan yang paling telak mestinya kans Valencia dari sisi kiri gawang Reina, tendangannya maut dari jarak deket, masih kena mistar gawang.. -- Sampe sini gw sama sekali ga liat Pool nguasain lapangan tengah. Yang ada justru Lucas Leiva yang sering salah takling, dan Insua yang sering tergopoh2 ngejar Valencia di sisi kiri pertahanan. Indikasinya, antara lain ada sekian lama di babak 2 ini suara penonton lesu, sepi, soalnya MU yang banyak menekan, sedangkan Pool justru pontang panting menutup daerah. Benayoun, IMO, juga ga bagus dalam nguasain bola. Gocekannya biasa banget, he he. Carrick justru lebih sering ngasih umpan bagus dan MU tetep (imo) lebih rapi dalam menyerang. Kekurangannya, MU ga punya pemain yang punya "spark", alias gerakan penuh imajinasi untuk membongkar pertahanan lawan, he he.. -- Pemain terbaik di Pool menurut gw ya si Aurelio, yang ada di mana2, dan bola matinya bener2 maut, dan Torres.. 1 peluang, 1 gol. Selain itu Carragher dan Danie Agger mainnya lumayan tenang. Di MU, pemainnya rata2 aja, kadang2 gw liat Carrick, Berba, atau Valencia lumayan trengginas, tapi tetep biasa saja. They definitely need someone who can change the luck, he he.. Justru Leiva dan Insua yang mainnya "gak level".. dan mungkin juga Vidic, yang udah tau resikonya bikin pelanggaran, tapi tetep ngelakuin pelanggaran. Mascherano sebenernya main bagus, tapi insiden di akhir pertandingan yang melanggar VDS secara tidak perlu, menurut gw sangat ..apa ya, ya rada bodoh gitu.. kayanya ga perlu banget sampe kena kartu merah. KEcuali kalo dia emang butuh istirahat 1-2 pertandingan, karena kecapean abis bolak balik memperkuat timnas :)) -- secara keseluruhan, partai ini kelihatan WAH hanya karena banyak cerita yang jadi latar belakangnya. Ekspos media, suara penonton, dan gaya komentar komentatornya yang bikin game ini penuh warna. Soal kualitas, di luar golnya Torres, nilainya menurut gw sih biasa2 aja.. *pengamat bola sok tau, he he..* 2009/10/26 Hendra Kurniawan <[email protected]> > > > Match of the month, kayaknya. > > Ga ada stevie g, ga jadi masalah buat pool. Trio lucas, aurelio dan > mascherano, mantepp. Mereka main pendek. Operan-operan panjang ala gerrad, > diganti dengan operan-operan pendek yang lebih terukur. Insua dan aurelio > bergantian ngisi sayap kiri. Sementara benayoun dan kuyt lebih banyak > beroperasi di kanan. Gol torres, ampun. Kayaknya cuman dia yang bisa cetak > gol dalam posisi sperti itu. skill, stamina bercampur dengan emosinya yang > terjaga. Benar-benar "pembunuh berdarah dingin" > ___ > [Non-text portions of this message have been removed]
