begitu mereka jadi warga negara sini lagi malah gak bakal bisa main di 
liga2 utama eropa . .
kebalikan di brasil, saking sulitnya masuk tim nasional, sampe mesti 
naturalisasi ke negara2 lain yg lebih mungkin.
itu kali yg dilakukan mereka? ki ki ki
apa ya bisa kebalikan malah mau nyusahin diri sendiri?

On 1/7/10 7:10 PM, mairi nandarson wrote:
> Nyanyian kekalahan timnas Indonesia ini seakan tak pernah berhenti. Harus ada 
> lompatan besar untuk timnas. Menurut saya, pelatih timnas harus diganti 
> dengan yang lebih kredible, punya visi hebat, ngotot, tegas, berani, dan 
> berpengalaman (bagusnya seh pelatih asing dan baru --bukan yang pernah 
> melatih Indonesia). Pelatih harus dikontrak dalam jangka panjang. Jangan 
> hanya untuk satu kompetisi: Gagal langsung pecat.Kedua nggak usah gengsi 
> panggil pemain WNI keturunan yang jelas-jelas punya keinginan membela timnas. 
> Jangan lihat performanya dalam ujicoba sesaat dalam latihan, pemain-pemain 
> keturunan yang sudah mengecap kompetisi di eropa, lebih punya mental bagus 
> dibanding pemain-pemainyang berlaga di kompetisi liga lokal Indonesia.Meski 
> (mungkin) skill-nya sekelas Bambang Pamungkas, tetapi mental dan fisiknya 
> pasti akan menjadi pembeda (untuk keperluan ini pemerintah mesti memberi 
> kemudahan untuk administrasi status kewarganegaraan). Untuk kepentingan
>   negara, mesti ada pengecualian.Ini sekadar ide saja. Boleh setuju, boleh 
> tidak, boleh saja punya ide lain. Bravo sepakbola Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
>
> ==========================================================
> Milis Tabloid BOLA
> Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat 
> [email protected]
> ==========================================================Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>    


Kirim email ke