Jaraknya jauh banget, memang masih 1 lomba, semoga gada dominasi. Supaya rame
-------------------------------------------- Minggu, 14/03/2010 21:10 WIB GP Bahrain 'Kuda Jingkrak' Kalahkan 'Banteng Merah' Andi Abdullah Sururi : detikSport detikcom - Jakarta, Pengejaran Ferrari pada Red Bull berakhir manis setelah Fernando Alonso dan Felipe Massa berhasil mengalahkan Sebastian Vettel yang sempat nyaris terlihat akan juara di Sakhir, Bahrain. Demikian akhir drama seri pertama Formula 1 musim 2010 hari Minggu (14/3), yang telah semakin ramai dengan partisipasi 24 pembalap dari 12 tim. Vettel yang memenangi sesi kualifikasi bernasib sial karena ia bahkan selalu memimpin lomba sejak balapan dimulai sampai lebih dari setengah lomba. Kesialan itu terjadi di lap 34 ketika mobil 'Banteng Merah'-nya mulai kehabisan tenaga, sementara derap 'Si Kuda Jingkrak' tetap mantap. Begitu Alonso menyalipnya, tak lama kemudian Massa melakukan hal yang sama pada Vettel. Lebih sialnya lagi buat pembalap Jerman itu, ia tidak kebagian podium karena berikutnya disusul pula oleh Lewis Hamilton yang berhak menduduki tempat ketiga. Jalannya balapan Lampu hijau menyala, Vettel berhasil mengamankan posisinya di tikungan pertama, sementara Alonso berhasil menyodok Massa untukmasuk di urutan kedua. Nico Rosberg juga mampu mendahului Hamilton di posisi keempat. Mobil Red Bull Mark Webber "batuk" dan mengepulkan asap putih tebal di tikungan kedua. Terjadi senggolan, Adrian Sutil melintir dalam kerumunan jet darat. Robert Kubica terkena imbas dari insiden ini, ia tercecer jauh ke belakang. Sambil satu putaran berlalu, mobil-mobil kencang itu tidak sekencang biasanya -- tentu saja, karena mereka kini harus "full tank" karena larangan refuelling di tengah lomba. Karun Chandok dari HRT (Hispania Racing Team) hanya melakoni debutnya di Formula 1 kurang dari dua putaran setelah mobilnya terhenti. Belakangan pembalap India itu mengatakan dirinya menghantam sebuah trek bergelombang dan mobilnya stuck. "Ini lap kelimaku di sirkuit itu. Aku menghantam sebuah bump yang aku tidak tahu ada di sana," ujar Chandok yang tak punya catatan waktu di sesi latihan, sedangkan sesi kualifikasi kemarin adalah lap penuh pertamanya di atas mobil Hispania. Pembalap debutan lainnya, Nico Hulkenberg, melintir di lap ketiga, nyasar di sebuah curve dan nyaris dihantam sebuah mobil lain. Jebolan A1GP itu beruntung karena masih bisa berlanjut, tapi tidak dengan Lucas di Grassi yang meluncur ke luar trek dan tak bergerak lagi. Pembalap debutan tim Virgin itu mengikuti jejak tak beruntung Chandok. Hingga enam putaran belum terjadi overtaking. Kekuatan mobil masih relatif berimbang karena "keberatan" bahan bakar. Salah satu pengecualian adalah ketika Sutil berhasil menyalip Heikki Kovalainen. Alonso mencatat fastest lap di putaran ketujuh, dua detik lebih cepat sang Vettel sang pemimpin lomba. Di lap 13 Bruno Senna melakoni pitstop pertama HRT, dan satu lap kemudian menyusul Vitaly Petrov. Namun Petrov terlihat bermasalah dan mobil kuning Renault-nya tak keluar lagi. Satu lagi pembalap debutan out di seri perdananya. Sebelum Petrov, rekan setimnya Robert Kubica lebih dulu mengganti ban dan keluar menjadi pembalap tercepat di lap tersebut. Pembalap Polandia ini melakukannya karena bannya lebih segar dan bahan bakar mobil mulai berkurang. Schumacher melakukan pitstop pertamanya dalam tiga tahun di lap 16. Alonso juga melakukan hal serupa -- kali pertama di atas Ferrarinya. Di lap 18, Vettel masuk pitstop dengan hanya menghabiskan waktu empat detik, atau setengah detik lebih cepat daripada Massa. Posisi terdepan tak berubah, tetap Vettel, Alonso, Massa. Di lap 19 Senna tersingkir. Mesin HRT-nya jebol. Selesai sudah kiprah pertama keponakan almarhum Ayrton Senna dan tim asal Spanyol tersebut. Sejauh itu balapan masih terlihat "sepi". Kecuali para debutan yang out itu, tidak ada manuver-manuver seru yang terjadi. Di depan, pertarungan Vettel, Alonso dan Massa tetap ketat, dengan jarak di antara mereka saling dua detik. Sejauh itu Vettel tampak cukup aman dalam mempertahanan posisinya. Akan tetapi situasi berubah memasuki lap ke-34. Alonso semakin mendekat dan jaraknya dengan Vettel tidak sampai satu detik. Bahkan di akhir lap itu ia berhasil membalap Vettel dan menjadi pimpinan lomba. Celaka buat Vettel, mobilnya terlihat kehilangan power. Tak lama setelah di-overtake Alonso, ia pun disusul Massa. Alhasil Ferrari kini mengambil posisi 1-2, dan Vettel harus bekerja keras untuk menjaga paling tidak untuk naik podium. Alonso mulai di ambang juara karena terus memperlebar jaraknya dengan Massa. Vettel? Setelah kehilangan tempat ketiga setelah disalip Hamilton di lap 38, ia juga terus diburu Rosberg bahkan Schumacher. Ketika garis finish di depan mata, Alonso pun melakukan gerakan zig-zag untuk menandai kemenangannya -- yang pertama untuk Ferrari, yang ke-22 dalam karirnya. Massa menyusul 16 detik kemudian, lalu Hamilton mengikuti. Vettel harus puas di tempat keempat, Rosberg kelima, dan Schumi, dalam comeback-nya setelah pensium selama tiga tahun, langsung menyabet posisi enam besar. Empat pembalap lain yang memperoleh poin di seri pembuka ini adalah Jenson Button (McLaren), Mark Webber (Red Bull), Vitantonio Liuzzi (Force India), dan Rubens Barrichello (Williams). Lotus menjadi satu-satunya tim debutan yang menyelesaikan lomba, walaupun kedua pembalapnya, Heikki Kovalainen dan Jarno Trulli finish paling belakang. Hasil GP Bahrain: 1 Fernando Alonso Ferrari 1:39:20.396 2 Felipe Massa Ferrari + 16.099 3 Lewis Hamilton McLaren + 23.182 4 Sebastian Vettel Red Bull + 38.799 5 Nico Rosberg Mercedes GP + 40.213 6 Michael Schumacher Mercedes GP + 44.163 7 Jenson Button McLaren + 45.280 8 Mark Webber Red Bull + 46.360 9 Vitantonio Liuzzi Force India + 53.008 10 Rubens Barrichello Williams + 1:02.489 11 Robert Kubica Renault + 1:09.093 12 Adrian Sutil Force India + 1:22.958 13 Jaime Alguersuari Toro Rosso + 1:32.656 14 Nico Hulkenberg Williams at 1 lap 15 Heikki Kovalainen Lotus at 2 laps 16 Jarno Trulli Lotus at 3 laps 17 Sebastien Buemi Toro Rosso at 4 laps (DNF) 18 Pedro de la Rosa Sauber at 21 laps (DNF) 19 Bruno Senna HRT at 32 laps (DNF) 20 Timo Glock Virgin at 33 laps (DNF) 21 Kamui Kobayashi Sauber at 38 laps (DNF) 22 Vitaly Petrov Renault at 36 laps (DNF) 23 Lucas Di Grassi Virgin at 47 laps (DNF) 24 Karun Chandhok HRT at 48 laps (DNF) peter dikirim dari Kantor Pos terdekat®
