Banyak yg ngributin strategi Inter saat vs Barca semalem. Sepakbola negatif,
pertahanan parkir bis kota, taktik super defensif, nggak niat main bola, dll
dll dll.
Banyak pula yg memuji taktik Mourinho, sebagai sepakbola pragmatis yg secara
jitu diterapkan oleh Inter, karena kemenangan "telak" 3-1 di leg1 sebelumnya,
cukup seri atau kalah selisih satu gol spt hasil 1-0 semalam, tiket ke final
sudah di tangan.
Padahal taktik semacam itu sudah banyak ditinggalkan oleh banyak tim, diganti
dgn sepakbola menyerang.
Sebenarnya taktik itu bukan hal baru.
Italia. Pengusung taktik pertahanan catenaccio atau pertahanan gerendel, sukses
menjadi juara dunia 1982. "Sepakbola pragmatis" tempo dulu, sudah sukses
diperagakan oleh Italia.
Walaupun, tim Italia sekarang ini sudah tidak mempraktekan taktik itu lagi.
Ingin lihat Italia dgn catenaccio-nya?
Tunggu di GlobalTV, 30 April 2010 Jumat malam.... (lupa jam brapa ya?) partai
Final Italia vs Jerman (Barat)
...glory glory MUnchen dan Inter !!! (",)