artikel tulisan Ahmad Firdaus dr okezone neh [ini bukan Firdauf si Daup anak milis sini kan...? hehe] :
POTCHEFSTROOM - Nasib tragis dialami Spanyol ditengah euforia keberhasilan timnasnya tampil sebagai kampiun Piala Dunia 2010. Klub-klub La Liga terancam bangkrut. Benarkah? Krisis ekonomi yang tengah melanda Spanyol dalam 50 tahun terakhir konon menjadi pemicunya. Hal ini memicu pembekakan hutang klub yang lebih besar ketimbang pendapatan mereka. Sebenarnya, ancaman kebangkrutan ini telah diketahui sejak lama. Namun, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Liga Sepakbola Profesional (LFP) dan pemerintah tak menganggapinya dengan serius. Selain krisis ekonomi, pembelian pemain juga menjadi faktor lain yang memicu membengkaknya pengeluaran klub. Ini belum termasuk tidak meratanya pembagian royalty yang didapat sejumlah kontestan La Liga dari hak siar TV. Untuk urusan ini, Madrid dan Barca memang menjadi pihak yang paling diuntungkan karena mereka menerima sekira separuh dari total kontrak yang jumlahnya mencapai 600 juta euro. Menurut studi yang dilakukan seorang professor dari Barcelona, Jose Maria Gay yang dipublish pada Mei lalu, klub-klub La Liga selalu menambah jumlah hutangnya di setiap musim. Di musim 2008/2009, Gay mencatat total akumulasi hutang klub-klub La Liga mencapai 3.526 miliar euro. Padahal pada musim sebelumnya, jumlahnya hanya 3.49 miliar euro. “Masalah yang kini dialami kompetisi sepakbola Spanyol sama seperti yang dialami negara yang tengah krisis. Pengeluaran mereka (klub-klub) melebihi kapasitas maksimal pendapatan mereka. Gagal mendapat pinjaman dari Bank, mereka juga harus membayar terlalu besar untuk menyelamatkan aset mereka (pemain),” tegas Gay seperti dikutip Reuters, Selasa (13/7/2010). “Jika pada akhirnya mereka tak lagi mampu mengeruk keuntungan, apa yang terjadi saat ini merupakan buktinya: mereka merugi dan tak mampu lagi mengontrol hutang mereka. Yang lebih tragis, kelangsungan kompetisi sepak bola Spanyol menjadi tidak jelas,” lanjutnya. Ancaman bakal bangkrutnya La Liga pun kian mengemuka setelah baru-baru ini sejumlah klub menyatakan tengah dalam krisis. Setelah Valencia yang terus terhimpit krisis finansial selama beberapa musim terakhir, klub yang mencatatkan diri sebagai salah satu klub tersehat di Eropa, Barcelona juga mengumumkan hal serupa. Ya, beberapa waktu lalu presiden anyar El Barca Sandro Rosell mengatakan bahwa pihaknya tengah mencari pinjaman sekira 150 juta euro untuk membayar gaji para pemain dan stafnya. Rosell mengakui bahwa klubnya tengah mengalami masalah likuiditas, tapi ia membantah soal kebangkrutan. (acf) --- On Fri, 7/16/10, [email protected] <[email protected]> wrote: Sudah baca sih. Lg malas cari artikelnya soalnya pakai henpon. Ntar d kalo udah di kompie gw cariin. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: indah larasati <[email protected]> ah, masa sih? coba baca ini: "Kami menemukan bahwa klub ini (Barcelona) tengah terlilit hutang dan mengalami masalah likuiditas. Pada titik ini, kami harus meminjam pada bank untuk membayar gaji para pemain. Seharusnya, gaji para pemain dibayarkan pada akhir bulan ini. Namun, kami belum membayarnya. Rencanaya kami akan meminjam uang sebesar 150 juta euro pada bank. Mereka (bank) pun percaya pada rencana bisnis yang telah kami sodorkan," ujar Rosell seperti dilansir telegraph, Rabu (7/7). http://www.bolanews.com/liga/liga-spanyol/11176-Barca-Alami-Kesulitan-Keuangan.html ------------------------------------ HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [email protected] Forum: http://fans.bolanews.com ==========================================================Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed]
