Ah, si Andi ini goblok jg... Gak ada yg berhak meminta wasit diganti selain official pertandingan itu sendiri, mentang2 jadi Kapolda, mau suka2nya aja, goblog
..:: dikirim dengan perasaan ikhlas ::.. -----Original Message----- From: Dodi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 2 Aug 2010 11:02:31 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [BolaML] "Kapolda Jateng Peduli dengan Sepakbola" Ini PSSI dengan Kapolda kok sama-sama tolol ya? +++Dodi+++ "Kapolda Jateng Peduli dengan Sepakbola" *VIVAnews *- Sriwijaya tampil sebagai juara Piala Indonesia untuk kali ketiga secara beruntun. Pasukan Rahmad Darmawan di final hari Minggu, 1 Agustus 2010, mengalahkan Arema Indonesia dengan skor 2-1. Selain pertandingan di Stadion Manahan Solo itu sendiri, ada juga hal menarik yang terjadi di laga ini. Menjelang babak kedua, pertandingan sempat tertunda sekitar satu jam. Pihak kepolisian lewat Kapolda Jawa Tengah Irjen (Pol) Alex Bambang Riatmodjo meminta wasit Jimmy Napitupulu diganti. Ia menilai wasit tidak adil dalam memimpin pertandingan. Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Liga Andi Darussalam Tabussala menilai tidak ada yang salah dengan sikap kapolda. "Saya tidak menganggap ini sebagai bentuk intervensi. Beliau peduli dengan kondisi sepakbola Indonesia. Saya berterima kasih karena setelah kami berikan pengertian soal peraturan sepakbola, beliau akhirnya bisa memahami. Kita bersyukur pertandingan ini bisa selesai," kata Andi usai pertandingan. Pihak kepolisian pada pertandingan tersebut lewat Kapolda Jawa Tengah Irjen (Pol) Alex Bambang Riatmodjo, saat istirahat babak pertama, *meminta wasit Jimmy Napitupulu diganti.*<http://bola.vivanews.com/news/read/168317-kapolda-jateng-minta-wasit-diganti>Ia menilai wasit tidak adil dalam memimpin pertandingan. "Kalau wasit tidak adil akan berpengaruh pada penonton apalagi dalam jumlah sebanyak ini. Keamanan bisa kami jamin tapi kalau wasitnya tidak adil kan bisa repot," kata Alex Bambang. Lewat negosiasi alot, pertandingan *kemudian dilanjutkan*<http://bola.vivanews.com/news/read/168319-pertandingan-dilanjutkan--sfc-unggul-satu-gol>. Jimmy Napitupulu tetap sebagai sang pengadil di tengah lapangan hingga pertandingan selesai. Dalam peraturan FIFA, tak ada seorang pun yang punya hak untuk mengganti wasit pemimpin pertandingan. Pengecualian terjadi jika sang wasit mengalami cedera sehingga mustahil untuk terus memimpin laga. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
