Wah, Inter dikibulin Reyes sama Aguero... :)

--------------------------------------------------------
Reyes: Inter Tidak Sulit
Andi Abdullah Sururi - detiksport


Jose Antonio Reyes (REUTERS)

Monaco - Pemain terbaik pertandingan Piala Super Eropa 2010, Jose
Antonio Reyes, mencapai sebuah mimpinya di Monaco. Ia juga menilai
Inter Milan tidaklah sulit untuk ditundukkan timnya, Atletico Madrid.

Reyes menjadi bintang lapangan -- terpilih sebagai Man of the Match --
laga Piala Super Eropa di Stade de Louis II, Sabtu (28/8/2010)
dinihari WIB. Permainan gemilang plus satu golnya menginspirasikan
kemenangan Atletico dengan skor 2-0.

"Sungguh kenikmatan yang luar biasa bisa mencetak gol di final. Setiap
pemain memimpikan hal itu," ujar winger Spanyol itu seusai
pertandingan, seperti dikutip situs resmi UEFA.

Menghadapi Inter yang musim ini dilatih Rafael Benitez, Atletico
tampil lebih baik. Juara Liga Europa musim lalu itu sama sekali tidak
terlihat tertekan dan terbebani dari klub Italia yang di musim lalu
meraih tiga gelar juara tersebut.

"Ini malam yang luar biasa. Kami bermain sangat baik dan sekarang bisa
merayakannya," sambung Reyes, yang beberapa waktu lalu sempat
mengunjungi Indonesia sebagai bintang sebuah produk rokok tersebut.

"Kami benar-benar fokus, bermain sangat baik sebagai sebuah tim, dan
melakukan apa yang kami perlukan. Ini tidak sulit. Kami bermain sebaik
mungkin. Justru kami yang menyulitkan Inter. Kami memainkan
pertandingan yang bagus."

Reyes terus berusaha mengembalikan permainannya setelah sinar
kebintangannya sedikit meredup dalam beberapa tahun terakhir. Musim
lalu ia bermain dalam 30 pertandingan La Liga, tapi hanya 19 kali
sebagai starter dan cuma mencetak dua gol.

Pemain berusia 26 tahun ini mulai bekerja di Vicente Calderon sejak
musim panas 2007, setelah berturut-turut memperkuat Sevilla, Arsenal
dan Real Madrid. Di musim 2008/2009 ia sempat dipinjamkan ke Benfica
sebelum kembali lagi ke Atletico.

Los Colchoneros akan mengawali musim baru Liga Spanyol pada hari Senin
lusa melawan Sporting Gijon. Musim lalu tim asuhan Quique Sanchez
Flores ini terlempar di urutan kesembilan, setelah di musim sebelumnya
finish di posisi empat besar.

( a2s / mrp )

Kirim email ke