so deep... ________________________________ Dari: NOEKHOTIB HIDAYAT Terkirim: 29 Oktober 2008 9:07 Ke: FAUZIE ADRIANSYAH; ARIF BAEKANANDA; Lusy Damayanti; Mokhammad Fidi D; Umam Lukmanul Hakim; MAMPE TUA HASI HOLAN; IMELDA, S.E, AK.; DANY INDAH HIDAYATI, S.E.; INDRANTO; DEVI IRAWAN; JAJUN JAENUDIN; ARIS JATMIKO; ATIQ TANTOWI JAUHARI; Iva Naning Mafiah; AGUS MALIKHUDIN; ANDRI MARFIANA; Siti Mufarrohah; MUKAROM; SRI MULYONO; SRI NAWANGSARI; T Budi Prabowo; YUDHI RACHMANTO; SOFYAN RIDWAN S.H.; ANDI SULAIMAN; SULFAN,S.E. Cc: SUWARSONO; BOY ACHMAD SYAHRIAR; DIDIT TEGUNUGROHO; MUHAMAD TRIO UTOMO; VERRY WIBISONO; LANGGENG WIDODO; MAYA FITRIANI WULANDARI Subjek: FW: Inspirasi: Email VS Tomat
________________________________ Renungkanlah: Seorang pengangguran melamar pekerjaan sebagai "office boy"di Istana Negara (kantor SBY), Jakarta. Andi Mallarangeng mewawancara dia dan melihat dia membersihkan lantai sebagai tesnya. "Kamu diterima," katanya, "berikan alamat e- mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai bekerja." Laki-laki itu menjawab,"Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail." "Maaf," kata Mallarangeng. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu tidak hidup. Dan siapa yang tidak hidup, tidak bisa diterima bekerja." Laki-laki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan Rp.100.000 di dalam kantongnya. Kemudian ia memutuskan untuk pergi ke Pasar Minggu dan membeli 10kg peti tomat. Ia menjual tom at itu dari rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya tiga kali, dan pulang dengan membawa Rp.300.000 Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini. Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari.Dia pun membeli gerobak, lalu truk, kemudian akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengirimannya sendiri. Lima tahun kemudian, laki-laki itu sudah menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar di Indonesia. Ia mulai merencanakan masa depan keluarga, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa. Ia menghubungi broker asuransi, dan memilih protection plan. Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya. Laki-laki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail." Sang broker bertanya dengan penasaran, "Anda tidak memiliki e-mail, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau Anda punya e-mail?!" Laki-laki itu berpikir sejenak lalu menjawab, "Ya, saya mungkin sudah jadi office boy di Istana Negara!! ____________ _________ _________ _________ ___ Pesan Moral: 1. Internet bukanlah solusi hidup Anda. 2. Kalau Anda tidak punya akses internet, lalu bekerja keras, Anda bisa jadi milyuner. 3. Kalau Anda menerima pesan ini melalui e-mail, Anda lebih dekat untuk menjadi "office boy/girl" daripada seorang milyuner he..he4x. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "bonjersatu" group, and of course the members are bonjersatu employees only. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/bonjersatu?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
