________________________________
Dari: ENI SUSANTI
Terkirim: 06 Nopember 2008 8:22
Ke: ELVI SUSANTI; SRI RETNO HANDAYANI; Cahya Riana Suksonowarsi; FAHMI SYUHADA; 
JUNICA SAPUTRI; JUANDA SOFYAN; SUPRAPTI; ABDUL GHOFIR; Ikha Yuni Hapsari; Iva 
Naning Mafiah; AFAN MUSYAFA; MUSLIKHIN
Subjek:


Untuk mengingatkan kita, agar banyak minum air putih.


 KE KENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

 Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu 'Mengapa harus minum    
air putih banyak-banyak. .?'
 Sebenarnya jawabannya cukup 'mengerikan' tetapi karena sebuah pertanyaan jujur 
harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut
 bisa dijelaskan sbb:

 Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.
 Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di organ paling 
penting dengan kadar air di atas 80% adalah :
 Otak dan Darah. !!

 Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
 Sementara darah memiliki Komponen air 95%.
 Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau  8 gelas 
sehari.
 Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.
 Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar  dari tubuh
 kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila 
kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter
 sehari...?
 Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
 Dengan jalan 'menyedot' air dari komponen tubuh sendiri.
 Dari otak...?  Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana 
jadinya...),  melainkan dari sumber terdekat :
 Darah!!

 Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.
 Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang 
yang encer.
 Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
 Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
 Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa  
perobekan pada glomerulus ginjal.
 Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan 
ginjal. Bila dibiarkan terus menerus,
 anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci 
darah

 Eh, tadi  saya sudah bicara tentang otak ' kan...?

 Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.
 Otak tidak lagi 'encer', dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros  
mengkonsumsi makanan dan oksigen,

 Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau  
tidak berfungsi sebagaimana mestinya..
 (ya wajarlah namanya juga kurang makan...)  Bila ini ditambah dengan penyakit 
jantung (yang juga kerjanya tambah berat
 bila darah mengental... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.

 Sekarang tinggal anda pilih:
 melakukan 'investasi' dengan minum sedikitnya 8  gelas sehari- atau- 'membayar 
bunga' lewat sakit ginjal atau  stroke.
 Anda yang pilih...!

 Forwardlah E-mail ini kepada keluarga, sahabat dan orang-orang
 yang Anda cintai !




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google
Groups "bonjersatu" group, and of course the members are bonjersatu employees 
only.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/bonjersatu?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke