HANYA MENPORWERD....
________________________________
From: Bondan Hilmawan
Sent: Thursday, November 20, 2008 7:34 AM
To: Enda Mourty; Endra Surya; dina; IRWANSYAH; MAFTUHA; Rinawati; Sutarmo; 
YUSENDRAYANI; ACHMAD KHUSEN; Adi Yusepri; AHMAD ROPI'I; AKHMAD MUDOFIR; ALI 
SAMSU; Andri Asmawan; Apit Septiono; Bonglim Jayadi; BUSTANUL ARIFIN; DEDDY 
MUFTI; Deny Nur Chandra; Depi Jaenudin; Deuis Siskana; DIAN HASPANI; Diannurdin 
Sulaksmana; DODI YULIAWAN; DONI WAHYUDI; DONNY DONNA; DONNYTIAWAN; EVI 
NOVIANTI; Firli Ferliansyah; GIYANTI MUSTIKA PURNAMA; HENDI SETIAHADI; HERU 
MUNANDAR; I Dewa Nyoman Anom Wibawa; IMAM SUHARTO; Iman Santoso; IWAN 
KURNIAWAN; JAKA SAUMAN; KOMARULLADEDEN PERMANA; KUNTARI YEKTI HANDAYANI; 
Kurniaji; Marwan Kholili; Melany Royfitria; MUGIONO; MUHAMMAD IQBAL; 
NANDASUNANDAR; Nita Susanti; Nur Khikmah; OMI RAMDANI; RAHMAT SUTARMAN; reni 
mardiyani; ROBI MARINDA; SLAMET RIYADI; TOTOK WALUYO; TRI BUDIARTO; Tri Agus 
Prasetyo; TRI SAKTI; WAHYU CAHYANING RAHMI; WASIMIN; Yogi Cahyono; YOGI 
PURWOKO; Yudi Antoni; YULIUS HARDONO
Subject: BaliBomber


Misteri Tanda Syahid Amrozi Cs Terkuak

Jum'at, 14-11-2008 | 10:58:12 WIB

[cid:[email protected]]

 Merekapun tetap tersenyum


Tiada kata yang terucap melainkan kalimat takbir, Allahu Akbar, atas kondisi 
jenasah ketiga syuhada Bali. Betapa tidak, ketiga syuhada tersebut sangat jelas 
menampakkan tanda-tanda sebagai syahid seperti yang biasa ditemui di kancah 
peperangan, meski mereka 'tidak sedang berperang' melawan musuh Islam.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya Kantor Berita Islam Muslimdaily.net 
mendapat ijin dari pihak keluarga, yang diwakili oleh Bp. Ali Fauzi, untuk 
mempublikasikan photo dua mujahid Bali yakni Amrozi dan Ust. Mukhlas. Bp Ali 
Fauzi berpesan agar photo ini disebarluaskan untuk memberikan bukti nyata atas 
misteri dan polemik yang terjadi ke atas Mujahid Bali, terutama Syuhada 
Tenggulun, terkait status mereka, apakah mati syahid atau tidak. Disamping itu 
memberikan hikmah nyata kepada seluruh kaum Muslimin bahwa perjuangan Islam 
yang mereka lakukan benar-benar ikhlas untuk tingginya kalimat Allah, dan bukan 
sekedar untuk aksi pamer.

Sebagaimana syuhada yang gugur dalam medan jihad, photo kedua syuhada Tenggulun 
terlihat tersenyum dengan barisan gigi yang terlihat rapi. Apalagi yang terjadi 
dengan Amrozi. Senyuman khas "The Smiling Bomber" yang seiring dengan kedua 
mata yang terbuka, terlihat seakan-akan bertemu dengan sesuatu yang membuat 
kagum. Mungkin sepasang bidadari yang menyambut ramah.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi dengan jenasah Ust. Mukhlas. Ulama yang jago 
berorasi ini memperlihatkan senyuman dengan mata yang juga terbuka. Wajah 
bersih pun menjadi pertanda yang lain. Wajah bersih yang juga dimiliki oleh 
sang "Mujahid Hacker," Imam Samudera alias Abdul Azis. Imam memperlihatkan 
wajah tampan dan bersih, persis dengan kondisi Ust. Mukhlas.

Disamping analisis photo ketiga Mujahid Bali tersebut, keterangan dari lapangan 
makin memperkuat bukti bahwa ketiga pelaku aksi jihad tersebut adalah para 
Mujahidin, mereka telah memiliki niat yang tulus dan menemui kematian sebagai 
seorang syuhada. Berikut adalah bukti dan persaksian dari lapangan.
1.       Salah satu pelayat yang kebetulan ikut hadir di kediaman Hj. Tariyem 
adalah Ust. Abdul Rachim Ba'asyir. Menyaksikan bahwa ketika keranda jenasah 
masuk dan kain penutup keranda dibuka, sontak tercium bau wangi yang menyebar 
ke seluruh ruangan. Kejadian ini sempat membuat keheranan para pelayat, karena 
didalam ruangan yang sempit tersebut udara sangat pengap dan pengunjung 
berjubel dalam satu ruangan. Bila merupakan wangi dari minyak wangi, tak akan 
mampu mengalahkan bau badan para pengunjung dan tidak akan dapat memberikan 
aroma dengan kadar wangi yang sama." Allahu Akbar. Itu bukan bau minyak wangi. 
Bukan. Tapi bau wangi dari asy syahid," kata beliau.
2.       Selain itu, masih menurut Ust, Abdul Rachim, ketika kain penutup wajah 
dari Ust. Mukhlas di buka, terlihat jelas bulir-bulir keringat menempel di 
bagian muka. Kondisi yang sama yang terjadi dengan mereka yang masih hidup dan 
dalam kondisi kegerahan. Seakan Ust. Mukhlas merasakan kegerahan yang sama yang 
dengan kegerahan yang dialami oleh para pelayat beliau.
3.       Sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional, seperti detik.com, 
nampak jelas terlihat fenomena datangnya tiga burung hitam di atas kediaman 
syuhada. Ketiga burung ini jelas bukan burung Gagak seperti yang banyak 
diberitakan di media, karena memiliki leher yang panjang. Mereka datang begitu 
saja berputar-putar selama kurang lebih tujuh menit, dan kemudian pergi 
berpencar. Dua burung hitam terbang ke arah Timur, mereka merepresentasikan 
diterimanya amalan jihad Ust Mukhlas dan Amrozi, dan satu burung hitam terbang 
ke Barat, sebagai pertanda syahid atas diri 'Mujahid Hacker' Imam Samudera. 
Fenomena datangnya burung hitam ini sempat membuat suasana haru dengan teriakan 
takbir para pelayat.
4.       Seperti penuturan adik kandung Imam Samudera, Lulu Jamaludin, kakaknya 
menampakkan keanehan ketika akan dimasukkan dalam liang lahat. Bau wangi juga 
tercium dari jenasah Imam. Selain itu luka bekas tembakan peluru tajam terus 
menerus mengalirkan darah segar. Aliran darah ini keluar seperti yang terjadi 
dengan seseorang yang masih hidup ketika terluka. Masih menurut Lulu juga, 
wajah kakaknya lebih bersih dan tampan dari biasanya.
5.       Kabar terakhir baru saja diterima oleh salah satu kru muslimdaily.net. 
Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari setelah pemakaman Amrozi dan Ust. 
Mukhlas, keluarga Hj. Tariyem meminta beberapa orang untuk menjaga makam. Hal 
ini dilakukan untuk menghindari dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. 
Beberapa diantara mereka yang ikut jaga adalah Sumarno, Baror, Rosyidin, 
Mashudi dan beberapa santri pondok Al Islam Tenggulun Lamongan. Mereka 
mengatakan mencium bau wangi keluar dari dalam kubur (makam). Bau wangi yang 
sama saat mereka pertama kali membuka kain penutup jenasah syuhada. Namun, bau 
wangi ini bukan seperti bau dari minyak wangi yang biasa mereka pakai atau 
dipakai oleh orang kebanyakan.

Jelas sudah keterangan yang diberikan Allah s.w.t. lewat kebesaran-Nya. Meski 
banyak pihak yang membantah, memberikan suara sumbang, dan menggalang opini 
massa untuk memojokkan status para Mujahid Bali, serta membuat makar melalui 
kaki tangan aparat pemerintah, namun Allah berkehendak lain. Dan siapakah 
sebaik-baik pembuat makar ? (far/MD)



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google
Groups "bonjersatu" group, and of course the members are bonjersatu employees 
only.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/bonjersatu?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke