Tar gw coba tanya temen gw yang kerja di DHL apa system mereka gitu juga,
apa mereka juga punya "permainan" dengan BeaCukai just like UPS do.
Btw udah dapat no telp reza???

Untk sekarang, gw forward aja ke milis gw yg laen, mungkin ada respon
positif. Hope it works.

Feel sorry,

-Husni-


>
> Maybe it's important to all.
>
> Saya sgt kecewa dengan yg namanya UPS, United Parcel
> Service. Servicenya tidak sebesar namanya. Ceritanya
> begini:
> -Tgl. 30 Juli 2006, saya order 1 set stik golf dr US
> tru amazon.com dgn harga $195 + shipping n handling
> $95
> -Tgl. 1 Agustus 2006, order itu shipped out by UPS dgn
> tracking no: 1ZW0965X6645647558.
> -Tgl. 3 Agustus 2006, status in transit in HK, cannot
> be delivered coz of bad weather.
> -Tgl. 7 Agustus 2006 (09:00), status in transit in
> Jakarta, ready to deliver (brg sdh sampai tgl. 5
> Agustus 2006).
> -Tgl. 7 Agustus 2006 (13:30) saya mendapat tlp dr UPS
> yg mengabarkan bahwa mereka telah siap utk deliver the
> packages. Mereka jg inform klo ada tagihan bea masuk
> utk paket tsb sebesar Rp. 5,326,035. Saya suprised
> sekali mendengarnya, dan tdk saya confirmed. Saya blg
> ke mrk utk call lg. Kemudian saya tlp ke customer
> service UPS dan menanyakan ttg tagihan tsb yg menurut
> saya, sangat tidak masuk akal mengingat harga brg yg
> saya beli hanya sekitar 2jt rupiah saja. Mereka
> menjelaskan bahwa hal tsb adalah ketentuan dari
> beacukai. Setelah diinspect, beacukai menetapkan harga
> baru sesuai dg taksiran mereka menjadi $597. apa yg
> menjadi dasar saya jg tidak tau. Dan hitungan
> akhirnya, saya dikenakan bea masuk sekitar 5jt rupiah.
> kalo dihitung2 250% dr harga barang. apakah ini bentuk
> lain dr PUNGLI, yg sdh menjadi rahasia umum di
> beacukai. Apakah dengan cara ini mereka cari uang.
> Apakah mereka bisa dengan seenaknya menetapkan harga
> baru seperti itu.
> Seorang teman yg kebetulan kerja di UPS daerah
> menyarankan agar saya membuat surat keberatan atas
> tagihan tsb serta melampirkan bukti2 pembayaran. Dia
> jg merekomendasikan nama seseorang yg bisa dihubungi.
> Tanpa menunggu, hari itu jg saya lgsg fax semua bukti
> pembayaran dan receipt yg saya terima dr seller.
> Kemudian saya tlp org yg dimaksud, bernama Pak Reza.
> Tp org ini tidak mau menjawab tlp saya dg alasan
> ONLINE. Pdhl jelas2 saya mendengar klo dia tdk mau
> menjawab, krn tlp tdk di HOLD. Pd akhirnya saya
> dilayani oleh Pak Bintoro, staf lain di bagian yg
> sama. Dia meminta saya utk mengirimkan kembali bukti2
> pembayaran dan import invoice yg saya dapat dari UPS
> sendiri. Aneh, bukannya dg mengetahui track no saja
> mereka bisa membuka seluruh status dr packages tsb.
> Saya kirim ulang semua data yg mereka perlukan dan
> berjanji akan mengabari saya.
> Hari selasa 8 agustus 2006, jam 09:30 pak bintoro
> mengabari kalo pengajuan saya ditolak oleh beacukai dg
> alasan bersikeras dg harga yg telah mereka tetapkan
> dan keterlambatan pengajuan, hrsnya sebelum jam 12
> siang. Lho bukannya UPS br mengabari saya jam 13:30.
> Knp saya yg disalahkan. Kalo bgt saya dirugikan dong!
> Saya pun demikian, saya jg bersikeras klo harga yg
> tercantum dlm invoice adalah benar. Tp setelah itu
> tidak ada lagi komunikasi dr UPS. Hari itu juga saya
> buat surat pernyataan ke UPS, kalo saya tidak akan
> membayar tagihan tsb krn tidak masuk akal. Ternyata
> tidak ada response juga dr UPS.
> Pagi ini, rabu 9 Agustus 2006, saya iseng2 buka
> website UPS dan saya tracked packages tsb, distatus
> tertulis: RECEIVER DID NOT HAVE FUNDS AVAILABLE TO PAY
> THE C.O.D. AMOUNT DUE ON THE 3RD DELIVERY
> ATTEMPT;PACKAGE RETURNED TO SENDER. Kok bisa mereka
> buat bgt, tanpa ada konfirmasi dan pemberitahuan
> sebelumnya ke saya. Saya discuss dgn beberapa org yg
> berpengalaman dgn hal2 sperti ini, mereka bilang ini
> jelas2 permainan antara beacukai dan UPS. Dan
> seharusnya bisa diadakan negosiasi utk mendapat hrg
> sesuai dg ketentuan yg berlaku. Saya bukan tidak mau
> membayar, saya akan bayar tp sesuai dg aturan bukan
> semaunya begini. Saya sangat-sangat kecewa. Saya beli
> barang tp saya tidak mendapatkan apa yg saya beli, krn
> peraturan yg tidak semestinya. Saya tdk tau lagi saya
> harus bagaimana. Kemudian saya kembali tlp ke
> customer, mereka menjelaskan kalo sebnernya brg tsb
> msh berada di gudang mereke smp wkt yg ditentukan, dan
> akan segera di return ke sender apabila tdk ada
> pembayaran. Jadi mau tidak mau saya tetap harus bayar
> sesuai dg tagihan. Mereka jg menjelaskan klo mereka
> tidk bisa memonitor customer satu per satu. Lho dimana
> bentuk pelayanannya?? Saya pikir lebih baik saya
> hilang uang 2jt, drpd saya harus hilang uang 5,3jt yg
> jelas2 itu bentuk dari PUNGLI, pungutan liar yg
> dilakukan oleh instansi yg memang terkenal KORUP. Dan
> UPS, perusahaan yg menyandang nama besar,
> international, tp tidak memberikan service yg baik
> kepada customer. Sangat tidak profesional. Apakah ada
> yg berkerja di beacukai atau UPS, yg bisa memberikan
> penjelasan yg memuaskan kepada SAYA!!.
>
>
> Thanks,
>
>
>
> Zurya Amalina
>
>
>
> Daewoo International Corp.
>
> Jakarta Representative
>
> P : 5204520
>
> F : 5203478
>
> E : [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>





 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bonsi97/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke