DUKUNG GERAKAN "SUDIRMAN-THAMRIN FOR TWO WHEELS"
Best regards, //Satria// TJT-002 HTML-375 Safety Riding Campaign for Jakarta road rules. "Keep Safety Riding If You Love Your Self and The People Who Love You" 2 WHEELS GAK BIKIN JAKARTA SEMRAWUT. visit to: (Honda) Tiger Jakarta Timur(TJT) at [EMAIL PROTECTED] Honda Vario Indonesia (HVI) at [EMAIL PROTECTED] Honda Tiger Mailing List (HTML) at [EMAIL PROTECTED] Honda Tiger Community Website at www.honda-tiger.or.id Masuk Thamrin Bayar <http://groups.yahoo.com/group/honda-tiger> Posted by: "glori" [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED] Re%3AMasuk%20Thamrin%20Bayar> glori_kcm <http://profiles.yahoo.com/glori_kcm> Tue Jan 9, 2007 8:48 pm (PST) Masuk Thamrin Bayar Masuk Thamrin Bayar BALAI KOTA, WARTA KOTA- Kontroversi larangan sepeda motor masuk ke jalan-jalan protokol tak menyurutkan niat Pemprov DKI. Kemungkinan besar aturan itu akan diberlakukan akhir tahun ini. Pengaturan pembatasan pergerakan sepeda motor itu, juga akan diikuti penerapan jalur komersial bagi kendaraan roda empat atau lebih melalui penarikan pajak kemacetan (electronic road pricing/ERP). "Saat ini masih dikaji. Detail engineering design-nya diperkirakan selesai pertengahan tahun. Setelah itu baru kita lakukan persiapan implementasinya. Kita harapkan, ERP bisa diterapkan tahun ini juga. Mungkin hampir bersamaan dengan penerapan pembatasan gerak motor itu," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Udar Pristono kepada Warta Kota, Senin (8/1). Penerapan dua aturan itu, kata Pristono, dilakukan dengan pertimbangan sejumlah faktor. Terutama terkait perubahan pola transportasi masyarakat Ibu Kota selepas beroperasinya tujuh koridor busway yang secara resmi akan diluncurkan Gubernur Sutiyoso pada 27 Januari 2007. "Memang idealnya itu diberlakukan setelah angkutan masal tersedia. Tapi, saya kira setelah tujuh koridor beroperasi penuh, pola perjalanan orang akan berubah. Saat itu ada lebih banyak titik transfer yang memudahkan penumpang busway bepergian dengan tarif yang murah," katanya. Dishub menganggap penting pemberlakuan pembatasan gerak kendaraan pribadi di kawasan-kawasan tertentu. Dan itu tak hanya berlaku bagi motor, melainkan juga bagi mobil. "Itu bagian dari strategi penanganan lalu lintas, selain menyediakan angkutan masal, menambah ruas jalan, kita juga perlu membatasi penggunaan kendaraan pribadi," ujar Pristono. Saat ini, dishub sedang mengkaji lokasi yang akan dijadikan sasaran penerapan aturan tersebut. Jalur komersial ERP kemungkinan besar akan diterapkan pada jalan-jalan yang sekarang terkena three in one. "Pilihannya antara sistem ERP Singapura, atau congestion charging di London, Inggris," ujar Pristono. Sistem ERP di Singapura mampu menekan kepadatan lalu lintas hingga 73 persen. Pajak kemacetan juga diterapkan di Jerman, AS, Kanada, Meksiko, Perancis, Hongkong, dan Taiwan. Jalan yang terkena program 3 in 1 adalah Jalan Jenderal Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Gatot Subroto, dna Pintu Pesar Selatan. Penampungan motor Sementara itu, bagi pengguna motor akan disediakan lokasi park and ride untuk menempatkan kendaraannya sebelum berpindah ke angkutan umum. Lokasi yang mungkin akan dijadikan penampungan motor itu antara lain Terminal Kampung Rambutan dan Taman Margasatwa Ragunan. "Dari sana kan nanti sudah ada busway untuk ke tengah kota. Jadi tak ada alasan lagi sulit angkutan umum," ujar Pristono. Menurut Pristono, manajemen lalu lintas itu terdapat dalam konsep Pola Transportasi Makro (PTM) yang telah ditetapkan pemprov hingga 2015. Dalam PTM itu, penyediaan angkutan massal, penambahan ruas jalan, dan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi harus berjalan seiring. Angkutan massal yang dimaksud itu antara lain berupa kereta bawah tanah (subway), kereta layang berrel tunggal (monorel), 15 koridor busway, dan angkutan air (water way). Subway akan menghubungkan utara dan selatan Jakarta, monorel menjadi akses bagi mobilitas barat dan timur, dan busway menjadi moda ketiga menghubungkan titik ke titik di dalam kota. (dra) POLA TRANSPORTASI MAKRO Subway : Tahap I Lebak Bulus-Dukuh Atas (2010), Tahap II Dukuh Atas-Kota Monorel : Jalur Hijau (14,275 km) Kuningan-Sudirman (2007) Jalur Biru (9,725 km) Kampung Melayu-Tanah Abang (2008) Busway : 15 koridor (2010) Transportasi sungai (water way): Tahap awal Manggarai-Karet beroperasi 2007 PEMBAYARAN ERP * Sistem ERP antara lain akan menggunakan voucher yang berupa smart card. Nilai nominal di voucher itu akan berkurang secara otomatis bila melintas di kawasan ERP. * Pada jam-jam tertentu, tarif ERP akan lebih mahal. Good News 4 all bikers.....BRAVO DPRD DKI <http://groups.yahoo.com/group/honda-tiger/message/94430;_ylc=X3oDMTJyamY0bH Q2BF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzIzNTcxOTQEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDY3NDM5BG1zZ0lkAzk0ND MwBHNlYwNkbXNnBHNsawN2bXNnBHN0aW1lAzExNjg0MDU4MDU-> Posted by: "J03 silveritem" [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED] Re%3AGood%20News%204%20all%20bikers%2E%2E%2E%2E%2EBRAVO%20DPRD%20DKI> j03silveritem <http://profiles.yahoo.com/j03silveritem> Tue Jan 9, 2007 9:01 pm (PST) FYI nih kita tinggal nunggu realisasinya aja... Biarkan Motor Lewat Sudirman-Thamrin Senin 8 Januari 2007, Jam: 9:38:00 JAKARTA (Pos Kota) DPRD DKI Jakarta menolak rencana pembatasan sepeda motor di Jalan Sudirman-MH Thamrin . Dewan meminta pemda membolehkan sepeda motor pada jalur lambat. ³Tidak pelu dilarang. Sepeda motor cukup berada pada jalur lambat saja. Toh di sana tersedia lajur cukup banyak,² kata Ilal Ferhard. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, kemarin. Menurut Ilal, pembatasan dengan cara melarang tidak layak diberlakukan saat ini. Kecuali nantinya pola transportasi kota sudah tertata dengan baik. ³Dalam kondisi sekarang belum layak. Ekonomi warga kita masih rendah,²katanya. Sebab tu, kata Ilal, pembatasan sepeda motor di Sudirman-Thamrin harus dibatalkan. ³ Kan bisa diatur pada jalur lambat. Biarkan sepeda motor bercampur dengan angkutan umum pada jalur lambat dan ada tiga jalur cepat bagi kendaraan pribadi,²katanya. Bila dipaksakan, kata Ilal, pihaknya khawatir menimbulkan kecemburuan sosial. ³Jadi pemda harus mengkaji lebih dalam. Jangan berbuat diskriminasi,² tandasnya. Hal sama dikatakan Sayogo Hendrosubroto, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta. Ia mendesak agar sepeda motor di setiap ruas jalan diatur pada jalur lambat. ³Bila ini ditegakkan saya yakin bisa lancar. Tidak usah melarang orang untuk lewat,²katanya. Pemda DKI Jakarta bersama Dewan Transportasi Kota saat ini tengah melakukan kajian mengenai pembatasan sepeda motor. Rencananya minggu depan akan diputuskan. Azaz Tigor Nainggolan, Ketua Forum Warga Jakarta, menuding pemda pilih kasih dan hanya mementingkan orang kaya. ³Ini jelas diskriminasi. Mestinya diatur, bukan melarang orang,²katanya. Menurut Azaz Tigor banyak kebijakan Pemda DKI terhadap waga Jakarta tidak berpihak pada rakyat kecil. ³Justru hanya menguntungkan kelas atas. Jadi tolong ini dibatalkan saja. Kalau pada jalur lambat saya setuju dan ini lebih manusiawi,²katanya. Ia menandaskan, Pemda tidak perlu malu dengan warga Jakarta yang hanya memiliki motor. ³Memang inilah kemampuan waga Jakarta . Jadi mereka jangan dikucilkan,²katanya. '2 WHEELS GA BIKIN JAKARTA SEMRAWUT' Nice biker are brother..keep on roliing safety riding campaign
