Nanggung, genapin lembur smp jam stgh 9. Hehehehe... Mo gue ganti namanya pake parto aja? oke deh...
On 11/21/07 8:25 PM, "Suparto, Arie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > Lu gak ada kerjaan yah? Iseng banget hahahahaha > > > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of > Satria Yuliafianto > Sent: Wednesday, November 21, 2007 9:23 PM > To: 97'ers sma 12 > Subject: FW: [bonsi97] Pemabuk dan Preman > > > Dibaca ulang yak...:) > > ------ Forwarded Message > From: AdAm WiSnU <[EMAIL PROTECTED]> > Reply-To: <[email protected]> > Date: Tue, 20 Nov 2007 22:10:33 -0800 (PST) > To: smu 12 <[email protected]> > Subject: [bonsi97] Pemabuk dan Preman > > > > > > Seorang pria mabuk bernama adam wisnu (kita panggil aja inu) masuk ke bar > tempat preman-preman biasa nongkrong. Dia duduk dan meskipun sudah jelas > mabuk, masih juga memesan minuman. Ketika memperhatikan sekeliling dia melihat > 3 pria bertubuh besar dan bertampang sangar sedang duduk di meja lain. > > Si inu bangkit dan berjalan terhuyung-huyung mendekati mereka. Dia mendekati > preman yang paling sangar dan paling besar, menatapnya tepat di mata sambil > berkata, "Aku tadi ke rumah ibumu dan melihat dia memasak di dapur cuma pake > daster. Wow...dia benar-benar cewek menggiurkan!" > > Si preman menatap pria itu tapi tidak berkata apapun. Kedua temannya heran > karena jangankan dihina seperti itu, ditatap lebih dari 3 detik saja biasanya > akan berakhir dengan penganiayaan. > > Si inu kembali mendekatkan wajahnya ke si preman dan berkata sambil tersenyum, > "Aku jadi tidak tahan dan langsung menyergapnya dari belakang. Di lantai dapur > itu aku lampiaskan hasratku!" > > Kali ini kedua teman si preman mulai ikut-ikutan naik darah tapi anehnya si > preman masih tenang dan cuma balas menatap si mabuk tadi. > > Sekali lagi si inu mencondongkan badan dan berkata tepat ke telinga si preman, > "Dan kamu tau nggak? Ibumu menyukainya!" > > Kali ini si preman berdiri, menarik si inu ke dekatnya, melihat tepat di > matanya, dan berkata... > > "Pa, lebih baik Papa pulang saja, Papa mabuk!" > > > Best Regards, > > ADAM WISNU, SH > > > > > > > >
