untung ( ga sih? ) gw ga punya mobil ...... ( kijang )

  ----- Original Message ----- 
  From: Satria Yuliafianto 
  To: Satria Yuliafianto 
  Sent: Tuesday, June 17, 2008 8:44 AM
  Subject: [bonsi97] FW: [mercedes-tiger-w123-indonesia] Pengakuan Seorang 
Pelaku Curanmor (Spesialis TOYOTA KIJANG)


  Becareful...


  ------ Forwarded Message
  From: Didy Pirngadie <[EMAIL PROTECTED]>
  Reply-To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
  Subject: [mercedes-tiger-w123-indonesia] Pengakuan Seorang Pelaku Curanmor 
(Spesialis TOYOTA KIJANG)




      Pencurian Kendaraan Bermotor berada pada tingkat yang sangat 
memprihatinkan
      khususnya di Jakarta dalam kurun waktu sebulan bisa puluhan kendaraan
      bermotor baik beroda 4 dan roda 2 hilang dicuri.. Pada suatu saat saya
      pernah menangkap seorang tersangka Curanmor, karena didorong rasa ingin 
tahu
      yang tinggi tentang sepak terjang mereka, saya mencoba untuk mengorek
      caranya untuk melakukan Curanmor. ternyata dengan cara persuasif saya bisa
      mengorek keterangan darinya, ada hal yang menarik setelah saya korek dari
      dia, Ia menjelaskan secara gamblang cara ia dan kawanannya beroperasi
      (tentunya bila ia sampai mau jujur .. harus melalui cara khusus/persuasif,
      karena biasanya kalau mereka sampai tertangkap biasanya tutup mulut...)

      Dari beberapa pertemuan saya dapat menyimpulkan metode dan cara ia 
melakukan
      curanmor, dan inilah apa yang saya dapat :  
      Kelompoknya dikenal dengan nama "Kelompok Indramayu" karena sebagian
      besar
      mereka berasal dari daerah Indra mayu dan sekitarnya Cirebon/Kuningan) ..,
      memang kelompok ini bukan satu - satunya yang ada masih ada beberapa
      kelompok lainnya yang pelakunya berasal dari Indra mayu. Kelompok mereka
      rata - rata berjumlah 5 sampai 8 orang, dengan pembagian tugas masing -
      masing. 
      Memilih sasaran :
      Sasaran mereka adalah mobil yang di parkir di dalam rumah, mereka justru
      tidak pernah melakukan Curanmor dengan mobil yang di parkir di tempat 
umum.
      Target mereka hanya mobil Toyota jenis Kijang Kapsul LGX, LSX maupun jenis
      yang paling baru Kijang Innova, alasannya karena jenis mobil ini gampang
      untuk jual kembali dan memang paling gampang dibongkar, memang ia tidak
      pernah mencuri selain jenis Totota Kijang. Biasanya mereka dalam 
beroperasi
      mencari sasaran menggunakan mobil rental, dengan mobil tersebut mereka
      berkeliling mencari sasaran mobil - mobil yang diparkir di dalam rumah,
      tentunya mereka mencari sasaran pada saat pemilik sudah memarkirkan
      kendaraannya pada malam hari. 
      Sasaran harus mempunyai syarat: 

      Mudah mencapai akses jalan besar, tidak melewati keramaian/ tidak berada 
di
      kawasan yang padat.

      Waktu: Waktu beroperasi mereka adalah waktu yang mereka anggap dimana 
orang
      paling lengah yaitu : Menjelang Subuh atau menjelang Magrib.

      Alat: Perlalatan Wajib mereka adalah Gunting Gembok/rantai, obeng, tang,
      kabel dan bor portable.

      Cara: Mereka masuk ke dalam rumah dengan menggunting gembok pagar depan.
      Setelah masuk ke rumah/garasi yang terdapat mobil pertama-tama mereka
      mengecek apakah alarm mobil aktif atau tidak, kalau masih aktif mereka
      meng-deaktifkan alarm dengan memotong kabel alarm di bawah mesin. Kunci
      Depan mereka buka dengan memakai penggaris melalui kaca depan agar kunci
      pintu tidak rusak, kalau tidak sempat mereka menggunakan kunci"T".
      Stir yang
      terkunci dibuka dengan membor menggunakan alat bor portable, caranya : 
rumah
      kunci di bor dari bawah, bor tersebut akan memotong pengait besi yang
      mengunci stir di dalam rumah kunci, setelah terpotong maka stir akan bebas
      kembali. Demikian juga satu rangkaian rumah kuncinya. Dengan demikian 
dapat
      di stater dengan lubang kunci yang terbuka dengan menggunakan obeng. Namun
      kendaraan tersebut tidak langsung di stater, karena akan membangunkan
      pemilik rumah, mereka mendorong dulu kendaraan sampai ke luar pagar, lalu
      stater dan go ... bye bye. Biasanya mereka dalam beroperasi mencari 
sasaran
      menggunakan mobil rental, dengan mobil tersebut mereka berkeliling mencari
      sasaran mobil - mobil yang diparkir di dalam rumah, tentunya mereka 
mencari
      sasaran pada saat pemilik sudah memarkirkan kendaraannya pada malam hari.
      Pembagian tugas/ hasil : Mereka melakukukan aksinya mereka paling sedikit 
5
      orang, sebagian mengawasi di jalan kalau ada yang melihat ia segera 
memberi
      tahu rekannya di dalam dan apabila orang yang melihat membahayakan mereka
      harus melumpuhkannya, satu orang stand by di mobil rental mereka kalau
      ketahuan mereka segera kabur, tentunya mereka telah survey juga jalan yang
      paling cepat untuk escape. Hasil setelah dipotong ongkos operasional 
dibagi
      rata sesama mereka. Safe House : Setelah mobil bisa dikendarai mereka
      meluncur ke Save House yang biasanya terletak di lingkungan mereka, karena
      sekitar lingungan mereka sudah terbina dan maklum akan pekerjaan mereka.
      Biasanya mereka mengeluarkan mobil setelah ada pemesan. Cerita - cerita 
pada
      saat melakukan aksi : Pernah kelompok mereka melakukan curanmor dalam satu
      hari sampai 5 (lima) mobil. Rata - rata dalam sebulan mereka mengambil 10
      (sepuluh) buah mobil, maksimal mereka pernah mengambil sampai 23 (dua 
puluh
      tiga) mobil dalam sebulan. Pembeli mobil mereka ia tidak pernah tahu, 
namun
      ia jelaskan ada seseorang yang mengambil mobil mereka sampai 50 
(limapuluh)
      mobil, biasanya bertransaksi di jalan tol. Harga mobil dijual 20 (dua 
puluh)
      juta rupiah untuk jenis kijang kapsul dan 30 (tiga puluh) juta rupiah 
untuk
      jenis Innova. 
      Pernah suatu saat pada saat mencuri mobil mereka mendapati uang sejumlah 
20
      juta milik pemilik mobil yang di taruh di dalam laci mobil (waaah dapet
      dobel yaaa boss..) Istilah yang lazim dipakai mereka : 
      Pemetik = Pencuri,
      Asbak = Penadah,
      Selendang = Surat- surat kendaraan Palsu, KTP = Plat Mobil.

      Sekedar tambahan pengetahuan bagaimana kelompok curanmor melakukan 
aksinya,
      saya pernah bertanya juga bagaimana supaya aman mobil kita dari aksi
      Curanmmor ? Ia berkata : Semua cara pengaman dengan menggunakan alarm, 
kunci
      rahasia, kunci stang setir dapat di tembus.. jadi percuma saja... hah ! 
tapi
      ada sasaran yang tidak pernah mereka dekati... yaitu Rumah yang memiliki
      Anjing. karena buat rombongan mereka terlalu beresiko untuk dimasuki, 
bukan
      karena takut namun gongongan anjing bisa membangunkan pemilik rumah. Nah
      rekan rekan ada baiknya kalau mau aman mobil kita, peliharalah seekor
      anjing...!!! catatan : meskipun beberapa orang anggota kelompok ini sudah
      tertangkap namun kelompok ini masih eksis sampai sekarang. Beware !




   
    

   

Kirim email ke