THE 10TH INDONESIAN DANCE
FESTIVAL 2010

 

Indonesian Dance Festival (IDF) dicetuskan
oleh para pengajar Insitut Kesenian Jakarta (IKJ), di
Kampus jalan Cikini Raya 73 Kompleks Taman Ismail Marzuki,  yaitu Dr Sal 
Murgiyanto, Sardono W Kusumo, Maria
Darmaningsih, Nungki Kusumastuti, Ina M Suryadewi ,Tom Ibnur dan Dedi Luthan
pada tahun 1992. Rektor IKJ waktu itu Prof Dr Toety Herati Noerhadi mendukung
penuh gagasan ini. Dirjen Kebudayaan Depdikbud waktu itu Prof Dr Edi Sedyawati
juga memberi dukungan. Ketua Badan Pengelola Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) yang
saat itu dijabat Farida Oetoyo bahkan menyediakan diri sebagai tempat
penyelenggaraan di samping Taman Ismail Marzuki.

Selama hampir dua dasawarsa
IDF meramaikan jagat tari internasional, telah lahir banyak koreografer muda
yang kini telah menjadi koreografer terkemuka baik di negeri ini maupun di luar
negeri. Sebut saja Martinus Miroto, Boi G.Sakti, Eko Supriyanto, Mugiyono
Kasido dan lain-lain.  

Karena konsistensi dan
eksistensinya selama bertahun-tahun dan  IDF dianggap telah membawa nama 
Indonesia di
dunia internasional di bidang seni tari kontemporer, maka pada tahun 2008 IDF
dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjadi festival tari resmi
Jakarta, sehingga IDF kini bernama Indonesian
Dance Festival; Jakarta International Performing Arts Festival. 

Festival tari kontemporer
internasional  ini merupakan festival
tari terlama yang ada di Indonesia, dan berkesinambungan dalam pelaksanaannya.
Bermula dengan kesederhanaan, dan hanya diikuti peserta dari Indonesia,  kini 
terhitung telah 19 negara (Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, 
Taiwan/Taipeh,
Korea, Singapura, Filipina, Hongkong, Kanada, Perancis, Filipina, Venezuela,
Cina, Belanda, Australia, Belgia, Italia dan India) yang pernah menjadi peserta 
Indonesian Dance Festival. 

Peristiwa penting yang
selalu melibatkan ratusan koreografi, penari dan pengamat seni ini selain
menyajikan pementasan utama dan emerging choregraphy  (pementasan bagi 
koreogafer muda) juga  menyelenggarakan acara  diskusi, lokakarya, street 
perfomance dan
master clasess. 

Memasuki tahun ke-18,  Indonesian Dance Festival  memasuki putaran ke-10. The 
10th Indonesian Dance Festival 2010, mengambil tema “Powering the Future”.

Tahun
ini, bertempat di Institut Kesenian
Jakarta dan Taman Ismail Marzuki pada tanggal 14-17 Juni, berdasarkan keputusan 
Artistic Board (Tan Fu Kuen, Daesuke Moto, I Wayan Dibia, Sal
Murgiyanto, Iskandar K.Loedin),  The 10th
Indonesian Dance Festival akan diikuti oleh 6 negara (Indonesia, Taiwan, Korea 
Selatan, Jepang, Jerman, dan Afrika
Selatan, dengan hampir 20 orang/group koreografer yang ternama di  negara 
asalnya.

Berkaitan
dengan Dies Natalies Institut Kesenian Jakarta yang ke-40, The 10th
Indonesian Dance Festival 2010 adalah salah satu highlight acara.

 

Untuk
keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi Sdri Alin SP (0818819944,
081211611144)

 

JADWAL:

 

PERTUNJUKKAN
UTAMA:

Senin,14 Juni 2010, Pk.19.00, Graha Bakti Budaya, Taman
Ismail Marzuki

Indonesia (Gusmiati Suid –alm, Muslimin Bagus Pranowo),
Korea Selatan (Kim Jae Duk Project)

Selasa,15 Juni 2010, pk.19.00, Teater Luwes, Institut
Kesenian Jakarta

Indonesia (Asri Mery Widowati, Siti Ajeng Sulaiman,
Andara Firman Moeis, Fitry Setyaningsih)

Rabu, 16 Juni 2010, Pk.19.00, Jerman (Meg Stuart &
Philip Gehmacher)

Kamis, 17 Juni 2010, Pk.19.00, Indonesia (Jecko Siompo,
Eko Supriyanto), Afrika Selatan (Vincent Mantsoe)

 

 

Kamis, 17 Juni 2010, Pk.16.00-17.30, Taipei (Taipei Cross
Over Dance Company, Taipei National University of the Arts)

Harga Tiket: Rp. 30.000,- , Rp. 50.000,-, Rp. 75.000,-

Ticketing: 021-26351701, 021-37459705, 08136117013,
081398846126, 081808363807

 

 

PEMENTASAN
KOREOGRAFER MUDA (Emerging Choreographers)

Rabu, 16 Juni 2010,pk.16.00-18.30 Teater Luwes, Institut
Kesenian Jakarta

Nursekreningsih, Santi Pratiwi, Serraimere Boogy, Joko
Sudibyo, Shinta Maulita

Ticketing: 021-26351701, 021-37459705, 081386117013, 081398846126,
081808363807

 

 

STREET
PERFOMANCE

Senin, 14 Juni 2010, Pk.17.00-17.45, Plaza Taman Ismail
Marzuki, Contact Gonzo (Jepang)

Selasa, 15 Juni 2010, Pk.17.00-17.45, Plaza Taman Ismail
Marzuki, Mahasiswa IKJ (Indonesia)

Rabu, 16 Juni 2010, Pk.17.00-17.45, Plaza Taman Ismail
Marzuki, Contact Gonzo (Jepang)

Harga Tiket: GRATIS

 

LOKAKARYA
KRITIK TARI

Selasa, 15 Juni 2010, Pk. 10.00 – 15.00 WIB, Pk. Galeri
Cipta II, Taman Ismail Marzuki

Rabu, 16 Juni 2010, Pk.13.00 -15.00 WIB, Pk.Galeri Cipta
II, Taman Ismaill Marzuki

Supervisor: FX Widaryanto, SST.,MA, Dr.Sal Murgiyanto,
Drs.Sumaryono MA., Bre Redana, Ahda Imran

Harga Tiket: Rp. 100.000,- dan Rp. 75.000,-

Personal Kontak: Atieq S.S  085217292179, Yosef Indra 0818821393

 

MASTER
CLASSES

Selasa, 15 Juni 2010, 

Pk. 10.00 – 12.00 WIB, Studio C Fak Seni Pertunjukkan
IKJ, Lt.3, 

Pengajar: Kim Jae Duk (Korea Selatan) 

Pk. 14.00 – 16.00 WIB, Studio C Fak Seni Pertunjukkan IKJ,
Lt.3, 

Pengajar: Kuik Swee Boon (Singapore)

Harga Tiket @Rp. 25.000,-

Rabu, 16 Juni 2010,

Pk.10.00 – 16.00 WIB, Studio C Fak Seni Pertunjukkan IKJ,
Lt.3, 

Pengajar: Vincent Mantsoe (Afrika Selatan) 

Harga Tiket: Rp. 50.000,-

Personal Kontak: Hartati 08129667731

 

 

DISKUSI

Selasa, 15 Juni 2010, Lobby Graha Bakti Budaya TIM

“Reconsidering the Interdisipline Subkect of Perfomance”

Pembicara: Sardono W. Kusumo, Ugoran Prasad, Eko ‘pece’
Supriyanto, 

Martinus Miroto, Kuik Swee Boon

Rabu, 16 Juni 2010, Lobby Graha Bakti Budaya TIM

“Sharing Experience: Festival in Various Dimension”

Pembicara: Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Ina
Surjadewai, 

I Wayan Dibia, Daisuke Muto, Chi Fang

Harga Tiket: Rp. 50.000,-

Personal Kontak: Atieq S.S  085217292179, Yosef Indra 0818821393

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




      

Kirim email ke