Terima kasih untuk respons teman semua: Agoeng, King Hian, Ardian, 
Andreas, Tantono, dkk. Semua masukan yang sangat konstruktif ttg 
buku CBM sudah saya sampaikan kepada pihak manajemen dan akan segera 
diputuskan apakah edisi Indonesia buku ini akan diterbitkan atau 
tidak. Nanti saya kabari.

Jia you!

rina


--- In [email protected], "ardian_c" <ardia...@...> 
wrote:
>
> ibu Rina yb,
> 
> saya ini sih nobody en bukan pakar budaya tionghoa apalagi 
menyangkut
> black magicnya chinese or white magic chinese or wat eperlar 
sebutannya.
> 
> Tapi sekedar saran saya, coba ibu pertimbangkan lagi utk
> menterjemahkan buku karangan Ong HT yg menurut saya tidak berbobot.
> Entah penilaian org lain atau jg penilaian ibu sendiri.
> 
> Bisa juga itu buku akan ditinggalkan org2 atau juga masuk rak, bisa
> ada org yg menyesal beli itu buku. Untungnya saya, dapat buku itu
> gratis, jadi tidak ada penyesalan, hanya saja jadinya memenuhi rak
> buku saya saja.
> 
> Bisa juga buku itu menjadi best seller dan entah brp orang yang
> menurut saya sih bakalan tertipu lagi.Bisa jg ada org yg merasa 
tidak tertipu. Itu masing2 pandangan org ketika membaca suatu buku.
> Ya sama mungkin ada yg merasa tertipu ketika membaca buku Samuel 
Wang or jg bisa ada yg tercerahkan ketika membaca buku Samuel Wang 
itu.
> 
> Bbrp kesalahan Ong yg menurut versi saya telah saya tuliskan di 
milist ini, bisa saya yg benar jg saya bisa salah.
> 
> Ada satu buku yang BAGUS menurut kacamata saya, itu menyangkut 
chinese
> magic jg dan dikarang teman saya di Singapore. Saya sudah 
memintanya
> utk diterjemahkan ke bahasa Indonesia, tapi ia sendiri sdh menjual
> haknya ke penerbit Singapore dan kebetulan penerbitnya itu adalah
> universitas tempat ia mengajar.
> Judul bukunya adalah Theater is Rituals, Rituals is Theater 
karangan
> Margaret Chan yg juga antropolog.
> Sayangnya itu buku juga katanya TIDAK LAKU dipasaran huahahahahaha
> 
> Saran saya ini boleh diambil jg boleh tidak dihiraukan. Sorry 
kalau ada kata menggurui dari saya ya.
> 
> --- In [email protected], King Hian <king_hian@> 
wrote:
> >
> > Waduh...  saya tidak menyangka kalau permasalahannya jadi rumit 
begini.
> > Menurut saya rencana penerbitan buku "Chinese Black Magic" ini
> didasarkan kepentingan bisnis, tidak ada "udang di balik batu"nya.
> Buku ini diharapkan bisa mengikuti buku terbitan Gramedia lain, 
yang
> bertema Tionghoa dan sukses di pasaran.
> > Saya jadi ingat salah satu buku Gramedia Pustaka Utama: "The 
Best of
> Chinese Leadership Wisdom" tulisan Yap Leman, yang pernah saya 
bahas
> di milis ini. Pada pembahasan idiom <燕雀安知 鸿鹄之志> 
(yanque anzhi
> honghu zhi zhi), yang artinya: "bagaimana burung pipit bisa 
mengerti
> pemikiran burung angsa"Di buku ini idiom tsb diterjemahkan menjadi:
> "walaupun burung pipit itu kecil, ia punya keinginan seperti burung
> angsa untuk terbang tinggi jauh di angkasa".Bagi penerbit mungkin
> masalah ini tidak terlalu penting, karena toh buku ini tetap 
menjadi
> "best seller". 
> > Saya mengerti usulan dan maksud baik Tan Lookay, tapi karena saya
> bukan "siapa-siapa", bukan pakar budaya Tionghoa, bukan pula pakar
> Chinese Black Magic, maka saya tidak berani untuk menulis surat 
kepada
> Gramedia tentang buku ini.
> > Barangkali teman2 lain bersedia, mungkin bang Ardian, Zhou 
Fuyuan,
> David Kwa, Erik Ersen, atau Hendri Irawan?
> > Saya sendiri punya pengalaman dengan penerbit2 kelompok Gramedia.
> Saya membantu apeq Liang U menyusun dua buku: "Marga Tionghoa di
> Indonesia" dan "Bagaimana Memilih Nama Tionghoa". Naskahnya sudah 
lama
> selesai. Saya pernah mencoba menghubungi beberapa penerbit2 di
> kelompok Gramedia, untuk menanyakan apakah mereka bersedia 
menerbitkan
> naskah ini. Tetapi sama sekali tidak pernah ada jawaban. Apakah 
karena
> naskahnya buruk, topiknya tidak "menjual", atau barangkali karena
> penulisnya "bukan siapa-siapa"? Wallahualam, karena mereka sama 
sekali
> tidak memberi jawaban.
> >
> > salam,KH
> > --- On Sun, 2/8/09, Tantono Subagyo <tantono@> wrote:
> >
> > From: Tantono Subagyo <tantono@>
> > Subject: Re: ZFy Kelompok Tertentu?? (Re: Suatu usulan :Re:
> [budaya_tionghua]  buku Ong Hean-Tatt was: Untuk Ibu Rina Buntaran 
dan
> sdr Hendra Bujang Re:  Chinese Black Magic)
> > To: [email protected]
> > Date: Sunday, February 8, 2009, 6:31 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >             Rekans,
> > Apakah penterjemah yang cari kangtau atau itu keputusan Gramedia
> atau apapun juga saya kira tidak ada positifnya kalau kita
> berhandai-handai saja.  Kalau para pakar, seperti sdr King Hian,
> sdrZhou dan beberapa orang kumpul jadi satu buat surat ke Granedia 
dan
> menunjukkan dimana titik lemah buku tersebut maka (1) kita bisa
> mencegah suatu kesalahan terjadi (2) keberadaan pakar budaya 
tionghua
> dalam milis ini makin nyata, dan milis kita akan makin diperhatikan
> orang (3) kita sendiri akan makin bersatu.  Suatu usaha yang hanya
> makan waktu satu atau dua jam tetapi hasilnya sangat positif.  
Ingat
> Kong Zi pun pernah mengajarkan agar kita menegur kesalahan orang 
lain
> dan agar jangan berburuk sangka.  Salam, Tan Lookay
> >
> >
> >
> > 2009/2/8 Liquid Yahoo <liqui...@yahoo. co.id>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > 
> >     Oalaaa, rupanya bisa jadi penterjemahnya toh yang nyari 
kangtau?
> Lha kalo disusupin karena rasa benci or fanatik gimana? Mungkin
> terjemahannya netral karena takut di tuntut tapi pemilihan judul 
itu
> kan bisa aje berdasarkan benci & fanatik.
> >
> >  
> >  
> >  
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: zho...@yahoo. com
> > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> >
> >
> >
> > Sent: Sunday, 08 February, 2009 13:17
> > Subject: Re: ZFy Kelompok Tertentu?? (Re: Suatu usulan :Re:
> [budaya_tionghua] buku Ong Hean-Tatt was: Untuk Ibu Rina Buntaran 
dan
> sdr Hendra Bujang Re: Chinese Black Magic)
> >
> > Saya kira tdk semua judul gramedia yg milih utk ditertjemahkan,
> sering penerjemah yg menyodorkan naskah hasil terjemahan.
> > Lebih efektif para penterjemah ini yg ditegur, diberi info buku 
apa
> yg baik apa yg buruk. Atau kita2 yg banyak tahu yg aktif 
menterjemahkan.
> > Sent from my BlackBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
> >
> > From: "Liquid Yahoo"
> > Date: Sun, 8 Feb 2009 11:36:35 +0700
> > To: <budaya_tionghua@ yahoogroups. com>
> > Subject: Re: ZFy Kelompok Tertentu?? (Re: Suatu usulan :Re:
> [budaya_tionghua] buku Ong Hean-Tatt was: Untuk Ibu Rina Buntaran 
dan
> sdr Hendra Bujang Re: Chinese Black Magic)
> >
> >
> >
> >
> >
> >     Jika buku itu yang banyak orang mengerti bilang "tidak 
benar /
> fitnah" tapi gramedia justru bermaksud menterjemahkannya berarti
> sedang menjalankan program "membodohkan rakyat"!!!
> >  
> >     Emangnye ga ada buku laen yang bisa di terjemahin?? ? 
Knapa
> memilih buku yang di anggap ga benar oleh orang2 yang mengerti??? 
Apa
> maksud & tujuannya??
> >  
> >     Tapi kalo mao memboikotnya juga susahnya, abis mao bli 
buku di
> mana lagi, gramedia kan seperti kartel besar yang sedang berusaha 
me
> monopoly pendistribusian buku.
> >  
> >  
> >  
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: gsuryana
> > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> > Sent: Saturday, 07 February, 2009 21:55
> > Subject: Re: ZFy Kelompok Tertentu?? (Re: Suatu usulan :Re:
> [budaya_tionghua] buku Ong Hean-Tatt was: Untuk Ibu Rina Buntaran 
dan
> sdr Hendra Bujang Re: Chinese Black Magic)
> >
> >
> > Yup kelompok tertentu, bukan berarti semua pengarang dan 
penyadur,
> melainkan Gramedianya sendiri memiliki ciri khas yang tidak bisa 
sama
> dengan penerbit lainnya.
> > Hal semacam ini pernah dan masih menjadi anek dot semisal Kompas
> dijuluki Komando Pastor, Sinar Harapan/Suara Pembaruan untuk 
Kristen.
> > Diatas ini bukan aku yang ngomong, memang sudah menjadi rahasia 
umum.
> > Kompas dengan Gramedia bisa dibilang satu groups, jadi tidaklah
> heran memiliki misi tertentu, mengenai karya pak Zhou, tentunya 
tidak
> pernah menjadi masalah karena peminatnya sudah bisa di duga dari
> kelompok mana saja, alias target marketnya jelas, berbeda dengan 
buku
> lainnya yang target marketnya memang bisa di rubah rubah, sesuai
> strategi marketing, semisal komik Indonesia yang hilang dari 
peredaran
> tergantikan dengan komik luar bukan semata karena Indonesia 
kekurangan
> pengarang, melainkan memang pengarang tersebut 
tidak 'difasilitasi' (
> istilah kerennya tidak diperhatikan ) sehingga hilang dari 
peredaran,
> padahal untuk perusahaan sekelas Gramedia mampu meramaikan blantika
> pengarang dan komikus Indonesia dibandingkan dengan saduran
> Jepang.....takut rugi ?......lha yang rugi lebih banyak dipihak
> pengarang koq.
> >
> >  
> > Budaya Tionghoa yang sejak dibolehkan untuk dilaksanakan ditempat
> umum, tentunya bila dilihat dari sisi marketing akan menjadi 
menarik,
> salah satunya komik dan cersil ( padahal dulu tidak dilirik ), dan
> khusus untuk black magic china yang sumber pustakanya tidak jelas, 
dan
> masih juga di terjemahkan tentunya bukan karena ketidak sengajaan
> semata, lha dari sekian banyak penyadur apakah perusahaan sekelas
> Gramedia mau menerima begitu saja ?.
> >
> > Ketidak tahuan pihak Gramedia bukanlah sengaja dan tidak 
disengaja,
> melainkan menjadi pertanyaan, kriteria apa yang boleh di jual di
> Gramedia dan yang mana yang tidak boleh dijual ( untuk bisa masuk 
ke
> Gramedia bisa dibilang sebuah kebanggaan bagi pengarang di 
Indonesia
> manapun ), dalam hal ini aku tidak tahu strategi marketing serta
> tujuan utama dari Gramedia, yang aku tahu Gramedia memiliki visi 
dan
> misi mencerdaskan masyarakat Indonesia.
> >
> > Dan buku chinesse black magic tentunya memiliki nilai jual yang
> cukup tinggi mumpung masyarakat Tionghoa Indonesia yang masih 
mencari
> jati diri cukup banyak akan tertarik dengan buku tersebut, mengenai
> isi nya bertanggung jawab dan tidak sudah ada daftar pustaka, 
mengenai
> kebenaran tidaknya di daftar pustaka itu bukan lagi urusan penerbit
> dan pengarang.
> >
> > Yang jelas begitu ada pembeli berminat minimal dibenaknya sudah
> tercetak ada chinesse black magic, dan itu adalah .......sesat.
> >  
> > As simple as that ( biasanya komentar demikian ditulis oleh HA 
Negara )
> >  
> > sur.
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: Akhmad Bukhari Saleh
> > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> > Sent: Saturday, February 07, 2009 8:49 PM
> > Subject: ZFy Kelompok Tertentu?? (Re: Suatu usulan :Re:
> [budaya_tionghua] buku Ong Hean-Tatt was: Untuk Ibu Rina Buntaran 
dan
> sdr Hendra Bujang Re: Chinese Black Magic)
> >
> >
> > "Kelompok tertentu"??
> > Karena Gramedia menerbitkan buku Zhou Fuyen syair Tionghoa yang
> ciamik itu, dengan launching yang gegap-gempita, apakah Suryana 
dengan
> kalimat-kalimat di bawah ini mau bilang bahwa Fuyen adalah tokoh 
utama
> dari 'kelompok tertentu' itu??
> >
> >  
> > Wasalam.
> >  
> > ------------ --------- --------- ------
> >  
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: gsuryana
> > To: budaya_tionghua@ yahoogroups. com
> > Sent: Saturday, February 07, 2009 2:10 PM
> > Subject: Re: Suatu usulan :Re: [budaya_tionghua] buku Ong Hean-
Tatt
> was: Untuk Ibu Rina Buntaran dan sdr Hendra Bujang Re: Chinese 
Black Magic
> >
> >
> >
> > Sebenarnya bila memang ibu Rina mau ,bisa saja print hasil semua
> tulisan yang ber tajuk black magic chinesse, jadi tidak perlu
> mendatangi gramedia, lha gramedia sudah jelas corong dari kelompok
> tertentu, mengapa pula mencaro masalah ?
> >
> >
> > .
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > --
> > Best regards, Tantono Subagyo
> >
>


Kirim email ke