setelah sekian lama kemarin sy plg kampung, melihat keadaan daerah
kelahiranku sungguh tragis dan ironis, tidak ada kemajuan sama sekali selama 15
tahun terakhir baik dalam ekonomi dan pembangunan, melihat pembangunan didaerah
perantauan begitu pesat terutama untuk pembangunan jalan yang merupakan akses
untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, berita terakhir yang didapat untuk
pemerintahan desa sampai sekarang tidak jelas mengingat status jabatan kepala
desa sampai sekarang yang harusnya sudah perda, sampai sekarang belum keluar SK
untuk pemilihan Kepala Pemerintahan di tingkat Pedesaaan, menurut sumber yang
saya dapat untuk melakukan pemilihan kepala desa harus dibentuk BPD, tapi
sampai sekarang belum ada SK dari Bupati untuk membentuk kepengurusan BPD,
sungguh ironis Bukan....... semakin lama kekosongan pemerintahan desa maka
semakin tidak jelas arah pembangunan, Dana bondo Deso, dan dana lainya baik
dari pemerintah demak dan sawah garapan untuk sarekat desa yang
sedang mengalami kekosongan jabatan hanya menjadi harta jarahan untuk pamong
desa, carik, dan lain sebagainya belum lagi RASKIN yang dibagikan tidak sesuai
dengan takaranya (disunat).
Melihat sarana pendidikan yang rusak dan tidak layak huni untuk sebuah
proses belajar mengajar (Gedung Sekolah Rusak), serta ketidak pedulian PEMDA,
kalupun ada pembangunan kemungkinan besar merupakan proyek yang tidak jelas
manajemen proyeknya, sehingga dana yang seharusnya untuk pembangunan
dibagi-bagi untuk oknum-oknum yang terlibat (owner, kontraktor,aparat desa,dan
titipan dari PEMDA).
Kab. Demak yang merupakan lumbung pangan Nasional, yang seharusnya
pemerintah menyediakan atau memfasiltasi untuk pembangunan infrastruktur
bangunan irigasi sampai sekarang tidak jelas programnya, petani harus berjuang
sendiri untuk pengadaan pengairan dan lain sebagainya, melihat sikap dari PEMDA
yang Adem ayem dan Diam-diam serasa menyembunyikan
sesuatu...................... (korupsi berjamaah kah........) atau Pembodohan
terhadap Rakyat............, atau SDM dari anggota Dewan yang perlu
dipertanyakan...............( lulusan SD,SMP,SMA) yang tidak mempunyai
visi,misi untuk kemajuan kab. Demak. atau dalam pikiran mereka hanya pembagian
jatah proyek yang pada akhirnya masuk kantong mereka pribadi, yang pada
dasarnya adalah rakyat yang dirugikan, yaah saya hanya mendo'akan agar
masyarakat sabar dan terus menerima ketidak berdayaanya melihat tingkah laku
aparat pemerintahanya..........,,,,,,,,,,////////// ( ayo bangun dari ketidak
berdayaanmu....)
to be Continue......
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!