----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Mochammad Baagil <[email protected]>
Kepada: Mochammad Baagil <[email protected]>
Terkirim: Jumat, 2 Januari, 2009 21:57:18
Topik: Pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Menyusul Pembantaian Sadis Warga
Palestina di Gaza
Pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Menyusul Pembantaian Sadis Warga Palestina
di Gaza
Sunday, 28 December 2008
Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyusul
terjadinya pembantaian sadis warga Palestina di Jalur Gaza oleh Rezim Zionis
Israel dalam pesannya mengutuk kerjasama pemerintahan George W. Bush dengan
orang-orang Zionis dalam kejahatan besar ini. Beliau juga mengecam sikap
bungkam dan ketidakpedulian lembaga-lembaga dunia dan sejumlah rezim Arab yang
telah membuka pintu bagi rezim Zionis untuk melakukan kejahatan besar terhadap
warga Palestina di Jalur Gaza. Beliau dalam pesan tertulisnya mengumumkan hari
Senin sebagai hari berkabung umum dan menyeru kepada semua bangsa Muslim, para
mujahid Palestina, juga kalangan politisi, ulama dan kaum cendekiawan dunia
Islam untuk bersikap dan melaksanakan tugas yang mereka emban terkait peristiwa
ini.
Bismillahirrahmanirrahim
Innalillahi wa Inna ilahi raji'un
Kejahatan besar yang dilakukan Rezim Zionis Israel di Gaza dan pembantaian
ratusan warga; laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang tertindas, sekali lagi
menunjukkan wajah bengis serigala-serigala zionis yang haus darah dan membuka
kedoknya yang selama bertahun-tahun tersembunyi di balik tabir kedustaan.
Kejahatan ini sekaligus menjadi peringatan bagi mereka yang lalai dan para
pencari 'damai', akan bahaya besar dari kehadiran kelompok kafir harbi ini di
jantung negeri umat Islam. Duka yang ditimbulkan oleh pembantaian sadis ini
sangat memukul hati setiap insan Muslim, bahkan menyentak siapa saja yang
memiliki hati nurani dan kehormatan, di manapun dia berada. Akan tetapi duka
yang lebih besar dari itu adalah sikap bungkam bernuansa dorongan yang
ditunjukkan oleh sejumlah rezim Arab dan yang mengaku menjadi bagian dari dunia
Islam. Bukankah para penguasa negeri-negeri Muslim sepatutnya membela warga
Gaza yang tertindas dan berhadap-hadapan dengan rezim
perampas, kafir dan agresor, bukan malah menunjukkan sikap yang membuat para
pejabat zionis menyebut mereka sebagai pihak yang setuju dengan kejahatan besar
itu. Adakah petaka yang lebih besar dari ini?
Jawaban apa yang bakal diberikan kelak oleh para penguasa negara-negara itu
ketika mereka berhadapan dengan Rasulullah SAW? Jawaban apakah yang bisa mereka
berikan kepada rakyat mereka sendiri yang sudah pasti tengah berkabung atas
terjadinya tragedi ini? Sudah pasti hati rakyat Mesir, Jordania dan
negara-negara Islam tengah terpanggang menyaksikan pembantaian besar terhadap
warga Gaza yang sebelum ini telah mengalami blokade berkepanjangan tanpa adanya
suplai makanan dan obat-obatan.
Pemerintahan Bush yang telah melakukan banyak kejahatan, di hari-hari akhir
kekuasaannya yang penuh cela kian menenggelamkan rezim Amerika Serikat ke dalam
nista dengan keterlibatannya dalam pembantaian ini. Peristiwa Gaza semakin
mempertebal berkas kejahatan perang pemerintahan Bush. Rezim-rezim Eropa
kembali membuktikan kebohongan klaim-klaim mereka tentang Hak Asasi Manusia
dengan sikapnya yang tak peduli bahkan mendukung terjadinya pembantaian besar
ini. Sekali lagi mereka membuktikan bahwa mereka berada di barisan front yang
memusuhi Islam dan umat Muslim.
Kini pertanyaan yang saya ajukan kepada para ulama dan para rohaniawan di dunia
Arab, juga kepada para pemimpin di negeri manapun, bukankah kini telah tiba
saatnya bagi Islam dan umat Muslim untuk merasakan adanya ancaman? Bukankah
kini telah tiba saatnya bagi kalian untuk melaksanakan kewajiban mencegah
kemungkaran dan menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim?
Adakah medan peristiwa lain yang lebih nampak jelas di depan mata ketimbang
Gaza dan Palestina yang memperlihatkan kerjasama kaum kafir harbi dengan para
munafik di tengah umat dalam aksi menumpas kaum muslimin, sehingga kalian baru
merasa adanya kewajiban di pundak kalian?
Pertanyaan saya kepada media massa dan para cendekiawan di dunia Islam,
khususnya di dunia Arab, kapan kalian akan mengakhiri sikap tak peduli terhadap
kewajiban yang kalian pikul sebagai insan media dan kalangan cendekia? Adakah
cela yang lebih besar bagi lembaga-lembaga Hak Asasi Manusia di Barat dan
lembaga yang disebut Dewan Keamanan PBB dari apa yang ada saat ini?
Semua mujahid Palestina dan semua insan mukmin di dunia Islam wajib melakukan
apa saja yang bisa mereka lakukan untuk membela perempuan, anak-anak dan warga
yang lemah di Gaza. Siapa saja yang terbunuh dalam menjalankan tugas mulia dan
suci ini berarti dia mati syahid, dan semoga dia dibangkitkan kelak bersama
para syuhada Badr dan Uhud yang berjuang bersama Rasulullah SAW.
Organisasi Konferensi Islam (OKI) harus melaksanakan tugas dan kewajibannya
pada situasi yang genting dan bersejarah ini. Organisasi ini hendaknya
membentuk satu barisan bersama yang tegas dan tak reaktif dalam menghadapi
rezim zionis Israel. Rezim Zionis harus dihukum oleh negara-negara Islam. Para
pemimpin rezim pendudukan itu harus diseret ke pengadilan untuk diadili dan
dihukum karena kejahatan ini dan karena aksi blokade berkepanjangan yang mereka
lakukan.
Bangsa-bangsa Muslim bisa mewujudkan harapan itu dengan tekad mereka yang kuat.
Tugas yang diemban oleh para politisi, ulama dan kaum cendekiawan pada masa
yang genting ini lebih besar.
Saya mengumumkan hari Senin sebagai hari berkabung umum untuk mengenang
pembantaian sadis di Gaza dan menyeru kepada para pejabat negara untuk
melaksanakan tugas mereka masing-masing terkait peristiwa yang menyayat hati
ini.
وَ سَیعلَمُ الذین ظَلَموا اَیّ مُنقلبٍ یَنقلبون
Dan kelak orang-orang zalim akan mengetahui ke tempat mana mereka akan
kembali." (Q.S Al-Syu'araa': 227)
Sayyid Ali Khamenei
8 Dey 1387 HS (28 Desember 2008)
29 Dzulhijjah 1429 H v
Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox