Petani rugi Rp 3,7 miliar
Selasa, 17 Februari 2009
2.522 hektar lahan tergenang
Petani rugi Rp 3,7 miliar
DEMAK - Bencana banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Demak
disebutkan telah menggenangi 2.522 hektar lahan pertanian. Sekitar 1.000 hektar
di antaranya mengalami puso. Sehingga total kerugian yang diderita petani
diperkirakan mencapai Rp 3,7 miliar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak Ir Wibowo MSi menyampaikan, curah hujan
tinggi yang mengguyur beberapa bulan terakhir menyebabkan tanggul jebol dan
sungai limpas di sejumlah desa dan kecamatan. Imbasnya, banjir kiriman
menggenangi lahan pertanian dan tegalan, yang rata-rata hampir memasuki masa
panen.
Banjir yang terjadi 31 Desember 2008, menurut Wibowo, menjadikan 247 hektar
lahan padi tergenang dan 76 hektar puso. Sedangkan bencana banjir yang terjadi
antara tanggal 12-17 Januari lalu, dilaporkan telah menggenangi lahan pertanian
sekitar 2.275 hektar.
”Dari total lahan yang tergenang tersebut, seluas 924 hektar mengalami puso.
Berisi tanaman padi 815 hektar, jagung 90 hektar, dan kedelai 19 hektar.
Sehingga diperkirakan kerugian yang ditanggung petani mencapai Rp 3,7 miliar,”
tuturnya, Senin (16/2).
Namun begitu, lanjut Wibowo, luasan tanaman puso tersebut hanya sekitar 0,2
persen dari total luasan lahan pertanian yang ada yakni 480.000 hektar. Bahkan
sekarang ini panen raya padi masa tanam (MT) I tetap dapat berlangsung,
sehingga tidak mempengarungi stok pangan untuk satu tahun ke depan.
Disebutkan pula, adanya kenaikan luas areal tanam serta penerapan teknologi
alternatif dari kegiatan sekolah lapang pengelolaan tanaman dan sumberdaya
terpadu (SLPTT), menjadikan jumlah produksi padi serta palawija meningkat.
Dengan perincian, jagung pipil ada peningkatan 19,73 persen dari jumlah
produksi 80.947 ton, kedelai (18,25 persen), kacang hijau 7,05 persen, serta
padi 10 persen. ssi/Jon
Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/