Demak-ku












Grebeg Besar - Eksotika Budaya Demak


Posted: 04 Aug 2009 08:07 PM PDT
Pagi ini saya sedang blogwalking dan menemukan liputan unik tentang Tradisi 
Grebeg besar. Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional 
besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak dan merupakan suatu kebanggaan 
untuk kabupaten Demak. Tradisi Grebeg besar ini diselenggarakan secara Kolosal 
dan dinanti oleh Warga Demak maupun sekitarnya, bahkan ada pula yang dari luar 
Jawa Tengah.

Acara Tradisional Grebeg Besar Demak yang berlangsung setiap tahun pada tanggal 
10 Dzulhijah (hari idhul adha atau idul qurban) semakin meriah dengan karnaval 
kirap budaya yang dimulai dari Pendopo Kabupaten Demak hingga ke Makam Sunan 
Kalijaga yang terletak di Desa Kadilangu,  jaraknya sekitar 2 kilometer dari 
tempat start. Untuk lebih lengkapnya apa itu Upacara Tradisional Grebeg Besar 
silahkan kuncungi artikel resmi dari pemerintah kabupaten demak: Upacara Adat 
Grebeg Besar.

Pada posting ini saya hanya ingin me-repost foto-foto liputan grebeg besar pada 
tahun 2006 yang diabadikan oleh kawan-kawan Fotografer.net (FN). Kemasan 
foto-fotonya begitu unik bagus sehingga membuat anda terpesona, disamping itu 
anda akan dibuat ketawa lucu dengan komentar-komentar yang jenaka disetiap 
foto-fotonya. Berikut foto-fotonya:

Lokasi Start : Pendopo Kabupaten Demak


Team FN Semarang dan Kereta Kebesaran Panglima .... 


Persiapan di Lokasi sebelum acara Karnaval dimulai, ada Sais Kereta yang 
menunggu saat karnaval.


Juga ada Team Music Tradisional .... 


Ada pula yang Kribo-kribo : Ronaldinho, Ruud Gullit, Didier Grogba, Christian 
Karembeu, Rene Higuita ..... dll dari Kesebelasan Kuda Lumping .... 


Ada juga Sogi Extravaganza yang ikut Karnaval ...... 


Instruksi langsung sebelum tugas dilaksanakan .............. 


Kuda inipun nyengir ....., untung Pak Yap Siauw Soen Gie nggak ikut hunting, 
ntar guwe di macro sama itu orang ...... 


Kereta Kencana yang merupakan kereta kebesaran yang dinaiki Pak Bupati, 
......... penampilan Kereta Kencana dalam Versi IR V 200 .... 


Upacara dimulai dengan Persiapan Prajurit Patang Puluhan di muka Pendopo 
Kabupaten Demak.        


Dibuka dengan Tarian Bedhoyo Tunggal Jiwo oleh penari yang lemah gemulai .... 


Penghormatan pada Pak Bupati .... 


Pak Bupati Demak sekalian .............. 


Prajurit Patang Puluhan memulai Parade Karnaval sebagai Pembuka Jalan dan 
dimulai dengan barisan panji kebesaran


Barisan Penabuh Rebana dan Pelantun Doa        


Barisan Barong dll.


Kostum dengan warna warni yang meriah .... 


Pasukan Kuda Lumping        


Kendaraan VIP Kereta Kencana yang ditumpangi Pak Bupati        


Pak Bupati dan Ibu yang menaiki Kereta Kencana menuju ke Makam Sunan Kalijaga 
di Desa Kadilangu


Kang dan Mbak yu Demak juga ikut.. 


Parade Karnaval Grebeg Besar Demak ditutup dengan barisan Dokar hias yang 
dinaiki para Pembesar Kabupaten Demak


Antusiasme warga Demak        


Bapa e iki lagi adegan opo toh?


Warga pun mendadak jadi wartawan HP.. eit foto siapa kang mas...?


Aduh asem.. aku difoto karo mase kae.. awas yoo..


Kuda nyengir caper ama mbak yang manis diatas..


Eh nggak cuma warganya yang manis, Pasukan pengamannya juga caem-caem


"iya ini aku sedang tugas mengamankan grebeg besar"


Keamanan selama kirab terkendali tak ada masalah yang berarti.

Suasana  makan sunan kalijogo yang dijadikan lokasi penjamasan 


Rombongan Penjamas pusaka peninggalan Sunan Kalijaga


Kang mas sing ganteng mengiringi rombongan penjamas pusaka


Mbakyu sing wuayu-wuayu juga ikut mengiringi rombongan penjamas


Jalan menuju kadilangu macet total dibanjiri ribuan masyarakat yang hendak 
melihat prosesi penjamasan pusaka


Masyarakat melihat dari dekat prosesi penjamasan pusaka


Seharian mengikuti grebeg besar bikin CUAPEEEEK. tidur dulu ah.. 

Terima kasih buat team fotografer.net (FN) semarang yang telah  meliput acara 
ini. Untuk melihat foto-foto lengkapnya klik disini





Kacang Hijauku


Posted: 04 Aug 2009 09:50 AM PDT
Jam enam pagi dengan udaranya yang sejuk khas kampung, saya jalan - jalan ke 
sawah dibelakang desa untuk memanjakan mata. Pemandangan sawah yang hijau 
tertutup kacang hijau begitu indah bak permadani membentang luas sejau mata 
memandang, Gunung Muria nan jauh di utara berdiri gagah seolah tak mau kalah 
berunjuk pesona, kicauan burung melantun merdu menyelinap ke telinga membuat 
hati berbunga-bunga, Tak kalah indah sekaligus menentramkan, aktivitas petani 
desa dengan senyum dan sapa ramahnya semakin menguatkan rasa senangku pada 
suasana pedesaan.

    

Pada saat ini adalah musim tanam kacang hijau, sebagian besar sawah ditanamai 
dengan kacang hijau. Terhitung sudah satu bulan lebih umur kacang hijau yang 
tumbuh. Rupanya kacang hijau yang dulu saya tanam bersama anak-anak saat musim 
liburan mereka kini sudah tumbuh besar, tingginya rata 20-30cm. Kacang hijau 
itu tampak subur, daunya lebat, kokoh tampak tak berpenyakit, hanya sebagian 
kecil yang kelihatan terserang penyakit, beberapa dau bolong-bolong, warna 
daunya agak menguning, dan tumbuhnya belum setinggi yang lain. Tapi mudah mudah 
kacang hijaunya bisa tumbuh bagus tanpa ada hama dan penyakit apapun.

Dengan kondisi yang baik di atas diharapkan kali ini kacang hijau bisa 
memberikan hasil yang memuaskan. bisa mensejahterakan para petani.

Terbesar Di Indonesia.

Demak memilik lahan kacang hijau terluas di Indonesia, inilah sebabnya Demak 
juga dikenal sebagai sentra kacang hijau. Menurut Kadinas Pertanian dan 
Ketahanan Pangan Ir Tri Darmiadi, tahun lalu areal yang digunakan untuk 
produksi kacang hijau seluas 24.000 hektare. Dari jumlah itu, yang berhasil 
mencapai 23.485 hektare dengan produksi rata-rata 12,49 kuintal per hektare. 
’’Produksi total mencapai 29.330 ton. Jumlah ini menjadi penyokong produksi 
terbesar Jateng, yakni 25% dari produksi kacang hijau,’’ terangnya

Selain kuantitas produksi yang begitu besar, kacang hijau demak ternyata banyak 
diminati oleh konsumen, hal ini dikemukakan oleh Ir Tan Sien Liang, pengusaha 
eksportir hasil pertanian khususnya palawija, di sela-sela acara temu lapang 
petani dalam rangka akselerasi peningkatan produktivitas kacang hijau Kabupaten 
Demak. Menurut dia, kacang hijau dari Demak memiliki kelebihan tahan lama, 
karena lebih kering. Di samping itu, terkenal rasanya pulen jika dimasak dengan 
air. ’’Inilah yang menjadikan paling diminati,’’ katanya

Masih Banyak Lahan Terbengkalai

Meskipun Demak memiliki lahan kacang hijau terbesar dan berhasil memproduksi 
kacang hijau yang banyak, akan tetapi ternyata masih banyak lahan produktif 
yang tidak dimanfaatkan. Pada musim kemarau seperti ini tidak sedikit sawah 
yang bero (tidak diurus). Jalan-jalan pagi di sawah belakang desa dan sawah 
tetangga saya masih melihat ribuan hektar sawah dibiarkan tak terurus. Di areal 
lahan sawah yang luas hanya ada dua sampai tiga petak sawah yang ditanami, 
selebihnya hanya ditumbuhi rumput-rumput kecil dan sisa batang padi yang 
mengering.

Alasan petani membiarkan sawahnya bero, adalah beragam, ada yang beranggapan 
menanam kacang hijau tidak memberi hasil yang memuaskan dibandingkan menanam 
padi, hanya balik modal saja. Bila hasilnya jelek bisa rugi. Oleh karena itu, 
daripada rugi, uangnya disimpan untuk modal menanam padi di musim tanam padi. 
Selain alasan modal, petani yang memiliki areal lebih dari 2 hektar merasa 
berat bila mengurus lahan kacang hijau yang luas, sehingga mereka hanya 
menanami sebagian kecil sawahnya.

Referensi : Kualitas Kacang Hijau Demak Paling Diminati




 



      Berbagi video sambil chatting dengan teman di Messenger. Sekarang bisa 
dengan Yahoo! Messenger baru. http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke