For Lou: aku memang anak Jogja, rumahku di Jogja, keluargaku di Jogja, setahun kemarin aku kerja di Medan, lalu udah sebulan ini aku pindah kerja di Jakarta. Gituuuu, coba deh tanya lagi bulan depan aku di mana, kali2 aja di Washington DC :)
On 12/20/06, My Luna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wah..kamu telat nebaknya. Niken sekarang udah jadi orang Jakarte hee..hee..hee (akhirnya kita bisa ketemu ya, Ken. Disamping Desy Ratnasari lagi haa..haa..haaa) *Luna tersayang :-D Nyanyian Bidadari (GPU, Maret 2007)* lou_shevaon7 wrote: Halo semua... Terima kasih banyak untuk Luna,Chika,Niken,Chris,Ryu, dan Patrick atas responnya terhadap sejumlah pertanyaanku tempo hari. Aku juga pernah iseng nanya ke redaktur cerpen sebuah koran ibukota, ternyata kalau mau dimuat cerpennya, penulisnya memang tak dikasih tahu lebih dulu. Buat Niken, iya aku emang orang Jogja. Kok ada yg bilang kamu sekarang di Medan ya? Buat Sigit, apakah masjid Al Furqon itu masjid besarnya UPI? Aku pernah tuh jumatan di sana, kalau memang itu masjid yg dimaksud. Kebetulan kalau pas ke Bandung, aku mesti ke tempat saudaraku yg tinggal di kompleks UPI.Tapi sejak tahun 2002 aku blm pernah ke Bandung lagi.Ikut prihatin ya atas nasib Al Furqon... Bulan lalu aku beli sebuah buku murah(6000 perak) pas ada pameran buku di Jogja. Ada beberapa tips dari buku "PANDUAN MENULIS FIKSI UNTUK PEMULA" itu, inilah beberapa di antaranya : -Tiga aturan untuk sukses menulis adalah :1)banyak membaca; 2)banyak menulis; 3)banyak membaca lagi, banyak menulis lagi. (Robert Silverberg) -Semua fiksi merupakan proses membayangkan. Apapun yg Anda tulis,dlm genre atau media apapun, tugas Anda adalah menyusun segala sesuatunya dengan cara meyakinkan, menarik, dan baru. (Neil Gaiman) -Cerpen dirancang untuk menyampaikan gagasan dlm jumlah halaman sesedikit mungkin. Jumlah yg terlalu banyak sdh ketinggalan dan seorang penulis cerpen yg bagus belajar hanya memasukkan informasi yg paling penting. (Orson Scott Card) Semoga saja ada manfaatnya. Terima kasih atas perhatiannya. Buah duku buah pepaya, sudah dulu ya... Luhur Satya P.
