Keluarga Soeharto Bagi-bagi Sembako Sabtu, 02 Pebruari 2008
TEMPO Interaktif, SOLO: Keluarga mendiang mantan Presiden Soeharto membagi-bagikan paket sembako di sejumlah tempat seperti Ndalem Kalitan, Astana Giribangun Karanganyar, Momumen Tien Soeharto dan rumah dinas Bupati Wonogiri, Sabtu (2/2). Sebanyak 3.000 paket sembako dibagikan kepada warga yang ikut membantu keluarga dengan mengikuti tahlilan hingga tujuh hari kematian Soeharto. Menurut pembantu Rumah Tangga Kalitan, Edy Woro Seyanto paket sembako yang masing-masing bernilai Rp 75 ribu itu dibagikan di empat tempat. Di Ndalem Kalitan dibagikan 2.000 paket, kemudian di Giribangun 500 paket dan di Momunen Jaten Karanganyar 300 serta di Wonogiri, di rumah dinas Bupati Begug Poernomosidi 200 paket. "Pembagian dilakukan serentak setelah peringatan tujuh hari wafatnya Pak Harto," kata dia. Pembagian paket sembako di Ndalem Kalitan sempat diwarnai ketegangan antara warga yang hendak mengambil sembako dengan Satpam. Salah seorang Satpam Kalitan, Saryanto mengaku tidak tahu menahu mengenai pembagian yang dijanjikan pada pukul 09.00 WIB. Sejumlah warga yang tidak memiliki kupon juga memaksa masuk ke dalam Ndalem Kalitan lantaran merasa pernah ikut membacakan tahlil bagi Soeharto. "Saya juga ikut tahlilan beberapa hari," kata seorang ibu separuh baya yang ngotot ingin memperoleh sembako. l IMRON ROSYID
