Kita Bukan Bangsa Tempe Tapi Bangsa Indonesia !!! > "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kita Bukan Bangsa Tempe
Benar, "kita bukanlah bangsa tempe", karena kita tidak mungkin meniru sifat2 tempe atau menjadikan tempe sebagai teladan yaitu tercipta melalui cara di-injak2 justru sebaliknya, "bangsa tempe itulah yang harus belajar menteladani bangsa Indonesia". Sebagai bangsa Indonesia kita tak boleh seperti tempe yang mandah di-injak2 oleh penciptanya, sealiknya justru kita inilah yang harus meng-injak2 apa yang sudah tercipta. Tentu yang di-injak2 itu merupakan apa yang kita makan seperti keturunan cina, amoy2, umat Ahmadiah, Islam sesat, bahkan Islam yang tidak sesat halal untuk kita anggap sesat sewaktu belum menemukan yang bisa di-injak2. "Kita bukan Bangsa Tempe", tapi "Bangsa Tempe itulah Bangsa Indonesia". Bangsa tempe harus belajar dari bangsa Indonesia, bagaimana caranya korupsi, bagaimana caranya menjarah umat Ahmadiah, bagaimana caranya memperkosa massal amoy2, bagaimana caranya membakar gereja. Terlalu banyak yang harus dipelajari agar bangsa tempe ini bisa berubah menjadi bangsa Indonesia. Ny. Muslim binti Muskitawati.
