Forward dari temen yang lagi bingung ------------
Ada Apa Dengan Bu Ani? Sampai dengan delapan belas bulan yang lalu, saya tidak pernah kepikiran menanamkan modal di pasar saham. Takut. Apalagi banyak orang bilang bahwa ekonomi Indonesia belum stabil. Jadi harus tunggu dulu sampai perekonomian nasional lebih stabil dan meyakinkan. Tapi ketakutan itu berubah. Pasalnya adalah sosok Menteri Keuangan Sri Mulyani yang begitu tangguh, pintar, kredibel profesional dan paling penting, tidak politis. bukan cuma kita di Indonesia yang mengakui tap juga dunia internasional dan media massa. Bu Ani, panggilan akrab beliau oleh pelaku pasar, dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik dua tahun berturut-turut. Juga sebagai wanita paling berkuasa oleh Majalah Globe Asia. Gara-gara figur Bu Ani, saya yakin inilah waktunya berinvestasi di pasar modal. Pasti untung karena pasar tidak saja stabil tapi juga tumbuh. Bu Ani adalah jaminannya, dan keputusan tersebut terbukti benar, selama beberapa bulan. Sepertinya Bu Ani berubah. Keputusan beliau dalam menangani isu saham Bakrie adalah buktinya. Pagi ini keputusan beliau pasti melatarbelakangi dibukanya suspensi saham BUMI. Banyak yang memuji karena beliau terbukti tidak mau disetir kepentingan siapapun, dan saya tidak mau menyalahkan keputusan tersebut. Hanya saja saya jadi bingung. Bukankah keputusan suspensi saham usaha Bakrie 20 hari yang lalu bertujuan untuk melindungi pasar dari yang namanya risiko sistemik - kata broker saya? Bukankah tujuannya agar Keluarga Bakrie bisa mencari solusi menyelesaikan hutang-hutangnya? Bukankah transaksi Bakrie dengan Northstar adalah solusi yang dimaksud? Lalu, kenapa malahan suspensi tersebut dicabut saat proses transaksi sedang berjalan? Kenapa Bu Ani jadi tidak konsisten? Apakah Bu Ani mengetahui informasi yang pasar tidak tahu? Mudah-mudahan dia tidak kemakan rumor atau kepentingan lainnya untuk melawan kekuatan Bakrie. Nanti jadinya clash of the titans, dan yang jadi korban ya saya dan teman-teman investor kecil-kecilan. Kalau begini caranya saya jadi bingung. Siapa yang mempermainkan siapa? Ternyata mungkin keluarga Bakrie justru yang dipermainkan. Ah tidak tahu lah. Saya tidak tahu jawabannya dan broker saya belum pernah kelihatan lebih bingung. Saya sebenarnya tidak punya saham BUMI atau saham usaha Bakrie yang lain. Tapi kalau si penjaga stabilitas menjadi kurang stabil dan bermain "politik", saya putuskan untuk menjual saham-saham yang saya miliki. Saya lebih baik menunggu situasi yang lebih stabil dan lebih jernih. Mudah-mudahan Bu Ani bisa cepat kembali normal. Ahdian- Bandung
