Harian Duta Masyarakat (http://dutamasyarakat.com) Senin, 22 Desember 2008 Ra Imam All-out di Bangkalan BANGKALAN � Ketua Dewan Syura DPC PKNU Kabupaten Bangkalan, KH Imam Bukhori Kholil siap bekerja all out untuk memenangkan pasangan Khofifah-Mudjiono (Ka-Ji) pada coblosan ulang di Bangkalan. �Melihat konsolidasi dan persiapan yang dilakukan, kita optimistis mampu merebut kemenangan di sini,� kata Ra Imam, sapaan akrabnya, Ahad (21/12). Ra Imam, kiai karismatik yang masih keluarga dekat Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron dan keluarga besar Pondok Syaichona Kholil itu mengutarakan keyakinannya, karena di coblosan ulang ini dirinya dilibatkan penuh. �Waktu putaran dua lalu saya tak dilibatkan sama sekali,� tambahnya. �Lagi pula, persiapan kali ini lebih matang dan menyeluruh,� katanya. Penggarapan yang dilakukan, katanya, tak hanya secara langsung ke tingkat akar rumput. Tapi juga ke berbagai komponen kunci di struktur sosial masyarakat Bangkalan. �Kami juga punya kelompok blater,� tukasnya. Namun, lanjutnya, yang penting diperhatikan adalah proses coblosan berjalan luber dan jurdil. Berbagai kecurangan dan pelanggaran di putaran dua mesti dihindarkan dan dijauhkan. �Kalau ada orang luar menyatakan bahwa petugas tingkat TPS (KPPS) tak mau menggelar putaran tiga, itu kan karena takut kecurangannya di putaran dua lalu terungkap,� tandasnya.(in) Harian Duta Masyarakat (http://dutamasyarakat.com) Senin, 22 Desember 2008 KH Jailani Huda Demi NU, Pilih Khofifah BANGKALAN- Pasca menerima surat terbuka tentang skenario penghancuran NU di Madura, Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Burneh Bangkalan pimpinan KH Jailani Huda semakin mantab mendukung pasangan Khofifah Mudjiono (Ka-Ji). �Surat itu semakin membuat saya lebih yakin dan mantap untuk memenangkan Ka-Ji,� tukas KH Jailani Huda kepada Duta, Ahad (21/12). Lanjut Kiai Jailani, sebenarnya pada coblosan ulang ini bukan pertarungan antara Ka-Ji dan KarSa semata. �Ini pertarungan antara NU dan non NU.. Makanya saya akan habis-habisan untuk memperjuangkan kemenangan kader terbaik NU, Ibu Khofifah untuk menjadi Gubernur Jatim,� paparnya. Menurut Kiai Jailani, Ponpes Darussalam mendukung pasangan Ka-Ji karena dirinya sangat menyayangi organisasi yang didirikan Hadratus Syeikh Hasyim As�ary dan Syichona Kholil bin Abdul Latif Bangkalan. �Siapa yang rela jika NU mau digilas, dan dalam hal ini sudah berlaku hukum hakiki dan hukum nisbi, makanya jika saya mendukung kader terbaik NU jadi gubernur, berarti saya telah mengemban amanat guru-guru saya,� tuturnya.(in)
