http://www.detiknews.com/read/2009/03/01/134959/1092318/10/gereja-raksasa-di-kemayoran-berluas-12000-meter-persegi

Minggu, 01/03/2009 13:49 WIB

Gereja Raksasa di Kemayoran Berluas 12.000 Meter Persegi 
Aprizal Rahmatullah - detikNews




Jakarta - Kompleks Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) yang berada di Jalan 
Angkasa Kemayoran Jakarta Pusat menjadi pusat perhatian baru. Gereja raksasa 
ini memiliki bangunan unik, karena beratap kubah. Kompleks ini berluas 12.000 
meter persegi. 

Pemantauan detikcom, ada tiga bangunan yang berdiri kokoh di kompleks ini. 
Bangunan pertama adalah gereja yang tersambung dengan bangunan kedua, Gedung 
Kebudayaan dan Institut. Bangunan ketiga, gedung yang menjulang tinggi yang 
disebut tower yang berlantai 24.

Dari tiga bangunan itu, yang paling menarik perhatian adalah bangunan gereja 
beratap kubah warna biru. Bangunan gereja berlantai enam ini ditopang oleh 
pilar-pilar besar dan kecil berwarna krem. 

"Desainnya memang khusus, seperti keinginan Pak Tong (pendeta Stephen 
Tong-Red). Dibantu dengan arsitek dari Graha Cipta Adiprana," kata seorang 
pegawai gedung kepada detikcom, Minggu (1/9/2009). 

Selain dilakukan kegiatan ibadah, di kompleks ini juga dilakukan kegiatan 
belajar mengajar atau pendidikan. "Selain gereja, di sini ada juga gedung 
kebudayaan dan institut untuk aktivitas pendukung gereja," ujar dia. 

Hari ini, terlihat para jemaat gereja tampak hikmat mengikuti kebaktian. Ada 
sekitar 2.000 jemaat yang mengikuti kebaktian dan mendengarkan hotbah yang 
disampaikan Pendeta Tong.

Di dalam gereja ini, terdapat dua aula besar yaitu Aula Mesias Kathedral dan 
Aula John Calvin. Aula Mesias Kathedral terletak di lantai empat dan 
berkapasitas 4.800 jemaat dan Aula John Calvin terletak di lantai satu dengan 
kapasitas 2.200 jemaat. 

Selain dua aula, gereja ini juga memiliki banyak ruangan lain. Antara lain 
ruangan yang digunakan untuk aktivitas belajar mengajar. Para murid yang 
belajar tampak didominasi kawula muda dan anak-anak. Mereka diajar bahasa 
Inggris dan Mandarin. 

Informasi yang dikumpulkan detikcom, kegiatan di gereja hanya ramai pada Minggu 
saja. Sementara hari biasa, hanya ada kegiatan perkantoran. Berapa biaya 
pembangunan gereja ini? Menurut radio Australia, kompleks ini dibangun dengan 
dana jutaan dollar. (asy/lrn

Baca juga : 
  a.. Gereja Raksasa Kemayoran Kantongi Izin Pemda dan MUI 
  b.. Gereja Raksasa Berdiri Megah di Kemayoran 
  c.. Warga Tolak Pembangunan Rumah Ibadah di Pondok Cabe 
  d.. Warga Dayeuh Kolot Rusak Rumah yang Dijadikan Tempat Ibadah



<<gereja.jpg>>

Kirim email ke