Original Sender : "ifan" <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
>Original Sender : "Fankoer Ware" <[EMAIL PROTECTED]>
>---------------------------------
Wehehe.. um Fan mo bandingin IDE dengan SCSI yah?.. hmm.. ipan coba bantuin
um ePDe buat njawabin deh yah?.. hehehe.. psst.. um De, kalo salah ato
kurang tambahin yah?.. ;))
>>dalam akses mengakses HDD, yg SCSI ini keciiiil sekali
>>membebani system ..
>
>Saya masih belum mengerti mengenai kecil bebannya,
>maksudnya kecil power, resource atau apanya ?
::-------------------------------
Kalo nggak salah.. <----=== berarti bener.. wehehe.. SCSI itu punya
kontroler sendiri yang dinamakan 'host SCSI'.. barangnya berupa SCSI Card
Controller.. karena punya kontroler sendiri, SCSI nggak perlu disetup
seperti IDE.. sebab kontrolernya yang secara otomatis men'detek' peripheral
apa aja yang sedang 'nyangkut' sama sang 'host'..
Karena adanya 'host', interface SCSI jadi memiliki lebih banyak kelebihan
dibandingkan IDE.. diantaranya : (kalo kurang /salah, yang lain tambahin
/koreksi yah.. hehe)
1. SCSI bisa di 'daisy-chain' sebanyak 7 peripheral untuk jenis SCSI-2, 15
peripheral untuk SCSI-3.. dan malah bisa 2 kali lipat jika pake 'host' yang
'dual-port'.. sedangkan IDE max hanya 8 peripheral, dengan ketentuan 4 buah
master device dan 4 buah slave device.. fyi. dalam SCSI tidak ada istilah
'slave-master' sebab SCSI menganggap semua device yang terhubung kepadanya
sederajat..
fyai. 'slave' berarti kinerja peripheral tsb tergantung beban kerja
'master'nya..
2. Dalam IDE, sepasang 'master-slave' membutuhkan 1 buah IRQ dan 2 buah I/O
port.. karena itu makin banyak IDE peripheral dipasang.. resources makin
menipis.. Dalam SCSI, yang make I/O port dan IRQ hanya 'host'-nya saja..
sedangkan semua peripheral yang terhubung dikenali dari perbedaan ID-nya..
3. Karena IDE itu resources intensif (read pt. number 2).. maka IDE secara
otomatis akan membebani kerja Processor.. karena sebentar-sebentar dia akan
merequest interrupt (IRQ_red) kepada Processor.. karena itu IDE tidak cocok
digunakan untuk pekerjaan yang 'disk intensif'.. apalagi kalo pekerjaannya
juga 'processor intensif'.. ini juga berarti IDE nggak cocok dipake oleh
server berworkstation banyak.. ;))
4. Karena SCSI mengunakan sistem 'ID-Tag'.. <--==== istilah ipan.. hehehe..
maka dalam SCSI dikenal suatu istilah 'Hot Swap'.. yaitu pergantian SCSI
peripheral tanpa perlu men-'shut-down' keseluruhan sistem.. ini berbeda
dengan IDE, yang terkunci pada 'assigned resources'.. fyi. dalam sebuah
sistem komputer, resources seperti I/O port dan IRQ diatur oleh BIOS.. jika
ada perubahan dalam pengaturan resources, maka otomatis harus booting...
inilah kenapa peripheral IDE nggak ada yang bisa 'hot-swap'.. ;))..
fyai. Hot swap dalam SCSI hanya bisa dilakukan menggunakan 'host' dan
peripheral tambahan khusus.. dari kemampuan ini maka dalam SCSI dikenal
istilah teknologi RAID untuk mirroring.. <---== ini sebabnya SCSI banyak
dipakai oleh server2 besar..
5. Karena SCSI mampu menampung sampai puluhan devices, maka SCSI memiliki
sinyal yang lebih kuat daripada IDE.. karena itu kabel yang dipakai dalam
SCSI otomatis lebih panjang (max. 200cm) daripada IDE (max. 40cm).. Karena
itu banyak peripheral external (external devices) yang menggunakan interface
SCSI daripada IDE, soalnya kabelnya data external-nya bisa panjang dan
panjang.. dan panjang.. kayak choki-choki.. wehehe.. ;))
6. Untuk soal lebar data, SCSI lebih lebar daripada IDE.. teknologi SCSI
terbaru (FireWire) memiliki lebar bandwith sekitar 133MHz dengan kemampuan
data melewatinya sekitar 80MBps.. sedangkan IDE saat ini dengan UltraDMA-nya
(FastATA-3 / UltraATA) maximum hanya sekitar 33MBps dengan bandwith 66MHz..
7. dst.. dst..
Walaupun demikian SCSI masih memiliki beberapa kelemahan.. selain harga
teknologinya yang selangit, masalah kompabilitas dalam SCSI menjadi 'batu
ganjalan' sampai saat ini.. dst.. dst..
Demikianlah karya tulis ini diajukan guna memenuhi syarat-syarat kelulusan
sebagai tukang ingsinyur....
Huueeee.. jadi ngaco.. hehehe.. udahan ah.. udah capek ngetiknya..
hihihihi.. XP
>Soalnya saya pernah menggunakan IBM SCSI 1GB
>( plus Adaptec 1542CP ), dan melihat bahwa sepertinya
>kecepatan transfernya nggak kenceng-kenceng amat
::------------------------------------
Emang ada AHA-1542CP yah?.. rasaan yang ada juga AHA-1542CF deh.. hihihi..
maksudnya 'CF' itukan 'Floppy connector'....
btw. mo nambahin.. kinerja HDD itu nggak sepenuhnya tergantung kepada yang
um Fankoer sebut 'transfer speed'.. soalnya banyak aspek-aspek dalam dalam
sebuah HDD yang mempengaruhi kinerja keseluruhannya.. seperti latency.. avg
seek.. rpm.. bottleneck factor.. dst.. maklum peripheral analog.. hehehe
;))..
IBM SCSI 1GB, kalo nggak salah dari type 0662 yah?.. itu kan teknologi yang
udah lama.. dia itu harusnya dibandingin ama HDD IDE yang 80an MB.. hehehe
;)).. ipan bukannya ngeledek.. karena ipan sendiri masih punya 2 biji
dirumah.. hihihihi.. julukan ipan buat HDD ini adalah 'HDD kebo'.. soalnya
100% tahan buanting.. sodaranya aja (seagate 1GB) udah tewas dari kapan
tau.. <G-G-G>..
------------------------------------------------------------
ipannanatoly buandelikov buangetito
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------