Original Sender : Batara Kesuma <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
At 12:45 PM 1/27/99 +0700, GP wrote:
>Info ini saya peroleh dari saudara yang kebetulan bekerja di Telkom.
>Menurut dia ini belum berlaku secara menyeluruh karena kemampuan
daerah dan
>peralatan yang ada di Telkom belum semuanya mampu mendukung feature
>tersebut. Silahkan anda coba, kemungkinan bisa benar bisa juga tidak,
>tergantung STO yang ada juga. Kata saudara saya tersebut ini untuk
>menghindari ngerumpi di tilpon, yang pasti Telkom memang mengembangkan
>kearah sana.
errr... ini ada jawaban dari telkom di ylki....
--begin--
From: "Asep Mulyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 27 Jan 1999 16:12:14 +0700
Subject: Re: [ylki-l] Fw: [ponSell] Telkom Rp 250,-/menit
Perkenankan saya karyawan PT. Telkom mengomentari berita di bawah
>
> Kabar hari ini yg cukup wah, ternyata pulsa telkom itu Rp.
250/menit lo.
Tapi telkom gak bilang ke pelanggan.
Hal ini tidak benar sampai saat ini tarif telepon tetap Rp. 145 / pulsa
untuk lokal dan Rp. 112 / pulsa untuk SLJJ.
>Aku tau dari orang dalam.
Bisa disebutkan 'orang dalamnya' ? namanya ? Divisi mana ?
>Lalu bulanannya jadi 27.500 kalo ndak salah.
Biaya Bulanan itu tergantung Golongan tarif, ada 15 Golongan Tarif Goltar
Bisnis1-5, Residensial 1-5, dan Sosial 1-5. Dari Rp. 35.800 untuk Bisnis1
sampai Rp. 14.400 untuk Sosial 5. Jadi tidak satu angka seperti 'bocoran'
di atas.
>Hati2 pake telpon. Kalo di wartel masih Rp. 160/ 3menit.
Wartelpun harusnya sama dengan pelanggan yaitu untuk lokal Rp. 145/3
menit.
Anda bisa komplain ke wartel tsb. karena berdasarkan Keputusan Menteri
tarifnya tidak sebesar di atas. Atau bisa anda laporkan ke kantor Telkom
setempat, karena untuk wartel sebenarnya sudah ada bagian tertentu dalam
bentuk revenue sharing.
>Gila telkom. Mungkin diam2 dia sudah menaikan tarif pulsa tanpa
sepengetahuan pelanggan >yg katanya baru naik bulan feb. Makanya bayar
telpnya mahal2.
Telkom tidak akan merubah tarif tanpa ada Keputusan Menteri tentang itu.
Dan setiap perubahan tarif selalu diumumkan di media massa.
> Ternyata gitu.
> Menurut orang dlm ini semua krn ulah mbak tutut. Ceritanya dia itu
taruh
saham di telkom, saham itu >duitnya utang dari LN. Pas jatuh
> tempo gak isa bayar, yg ditagih dari LN itu telkom. Ya dibayar sama
telkom. Jumlahnya milyaran. Nah, >utk menutupi kerugiannya itu
> telkom menaikkan harga terus. Supaya asetnya balik lagi... juga utk
memperkaya diri.
Saham Telkom bisa dimiliki oleh siapapun karena sudah Go Public. Mengenai
Utang LN saya rasa semua Perusahaan Besar punya utang LN, tergantung
bagaimana mensikapinya. Untuk tarif yang diperhitungkan adalah biaya
operasional di seluruh elemen operasional pengoperasion jasa
telekomunikasi
PT. Telkom.
> Kabar ini bisa disebarkan.
Tampaknya mail ini memiliki maksud-maksud tertentu.
Wassalam
Asep Mulyana
--end--
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------