Original Sender : Ryo Saeba <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------


At 09:21 PM 3/14/99 +0700, Prima Tjandra. wrote:

>Akhrinya ketemu juga nih keterangan yg ada di core.nfo.   Wah saya memang
>kurang teliti deh...
>Sorry yah mas CH kalau terpaksa mas CH harus buka2 lagi arsipnya utk
>nerangin ini ke saya.

Kebetulan aja AudioCatalyst 1.5 masih "heboh", jadi  masih sering dibuka-buka. 

>BTW, sebenarnya apa sih yg membuat karakter aneh2 itu.  Kenapa si pembuat
>ngak bikin file yg benar2 plain text ajja.  Kalau memang mau membuat logo
>khan harusnya bisa dibagian atasnya ajja khan seperti file2 .nfo lainnya.
>Mungkin bisa diterangin dikit mas CH?

Biasalah, sesukanya yang bikin crack. Malah cenderung lucu, bahasa
Inggris-nya amburadul, orang Rusia kali ye, hehe. 

>Sekali lagi sory yah mas CH atas waktunya yg terbuang (karena kekurang
>telitian saya) dan trims lagi atas keterangannya.

NP.

BTW, gue sekarang udah balik lagi pakai kombinasi AudioCatalyst + WinDAC +
CoolEdit Pro + mp3 Producer-nya Opticomm. 
Kalau butuh nge-rip dengan cepat, memang AudioCatalyst belum ada yang
ngalahin dari segi ease of use dan kecepatan. Cuma kalo disetel pake VBR,
itu size MP3-nya kok jadi gede banget, bisa sampai 2 kali lipat dibanding
pake Fraunhoffer yang fixed di 128 kbps. Terus kalo AudioCatalyst diset
fixed di 128, masih lebih gede dibanding hasilnya Fraunhoffer, meski
bedanya cuma dikit banget sih, paling 100 kb. Nah, yang gue pengen tanya,
gimana pendapat anda2 yang sudah pakai AudioCatalyst, benarkah mutunya
(terutama kalau fixed 128 kbps) sudah sama dengan kualitas encoding-nya
Fraunhoffer? VBR sudah jelas out of the question, karena gue udah nyoba rip
satu CD masak hasil mp3-nya hampir 100 MB, padahal mestinya rata2 50 MB
kalo pake Fraunhoffer.

Gue masih pake CoolEdit untuk memeriksa apakah hasil rip-nya ada
"popping"-nya, sekalian dinormalisasi (entah kenapa gue agak ogah pake
fasilitasnya AudioCatalyst). Tapi tanpa normalisasi nggak pa-pa juga sih,
asal WinAmp-nya pakai plugin DSP AudioStocker, ini gue diberi tahu oleh
Dedhi, dengan plugin ini kita nggak perlu lagi nyetel2 volume WinAmp supaya
suara antar lagu sama keras, karena akan otomatis diatur oleh si
AudioStocker ini.

So... gue masih pakai AudioCatalyst sekarang ini, cuma sebatas untuk
CDDB-nya, hehe. 

I want to live for love,
not to die for love - CiTyHuNTeR
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by   : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg   : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe  : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------

Kirim email ke