Original Sender : "Y. Ignatius Erik Arya" <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
> tolong jelasin dong apa sih Direct RDRAM & apa bisa dipakai di
> MO-BO2 BX440 misalnya BH6, P2B etc.
Sorry kalau lama baru mencoba jawab.
Maklum sama-sama belajar juga... (^_^)
Kalau yang saya baca di site Rambus, Inc.
http://www.rambus.com/ (Untuk DR-DRAM)
http://www.rimm.com/ (Untuk socket memory DR-DRAM)
Ini kayaknya memory DRAM yang menggunakan sistem signaling
untuk baca/tulis yang beda dengan SDRAM biasa. Soalnya
perlu protocol untuk melakukan issue Read/Write ke memori
cell-nya. Dan ada keterbatasan antara melakukan issuing
"Read after Write" dengan "Write after Read".
Hanya memory ini bisa melakukan transfer pada dua sisi clock
(seperti DDR-SDRAM) pada frek 400 MHz. Jadi transfernya per
bit data sama dengan 800 Mbit. Tapi tranfer data hanya bisa
dilakukan pada lebar data sebesar 2 Byte (16 bit). Kurang dari
lebar transfer data SDRAM yang dalam betuk DIMM mampu men-
transfer selebar 8 Byte (64 bit).
Secara internal IC-nya, sebenarnya DR-DRAM ini bekerja pada
freq 100 MHz (sama seperti PC-100 SDRAM). Hanya lebar block
memory cell yang dibaca lebih lebar sehingga data yang dibaca
lebih banyak dan bisa ditransfer keluar lebih cepat (cached).
Yang jadi masalah kalau lokasi memory yang dibaca terletak
tidak dalam satu block memory cell, maka untuk mempersiapkan
block memory yang akan dibaca diperlukan waktu settling time
yang lebih lama dibanding dengan SDRAM. Ini yang saya lihat
sedang diperdebatkan antara pendukung SDRAM dan DR-DRAM.
Satu lagi yang aneh, kalau ada 3 socket DR-DRAM, dan yang
berisi memory cuma satu socket, maka kedua socket yang kosong
tersebut perlu diisi oleh modul kontinyu (continuity module).
Ini diperlukan karena sistem DR-DRAM memakai sistem closed
loop. Jadi signal di routing balik antara DR-DRAM dengan
memory control-nya.
Kayaknya sistem ini akan menambah harga sistem cukup banyak
karena:
1. Spesifikasi signalingnya benar-benar ketat dan harus
ditaati oleh vendor system board (Ada agreement khususnya).
Jadi sulit untuk membuat cost-cutting untuk motherboard
jenis ini.
2. Baik Sistem signaling, Memory design, Memory control dan
Socket-nya di patent. Dan menurut berita di TechWeb dan EDTN
biaya lisensinya cukup mahal. Membuat banyak pembuat DRAM
malas men-support-nya karena akan meningkatkan harga memory
ini cukup tinggi (perkiraan mereka 30% lebih tinggi dari SDRAM).
3. Diperlukannya continuity module untuk setiap socket memory
yang kosong. Yang berarti setiap vendor motherboard harus
menyediakannya pada setiap board, hal mana akan menambah
lagi harga motherboard jenis ini.
Beberapa vendor SDRAM bilang, mereka akan buat memory jenis
DR-DRAM ini. Tapi tidak akan sebanyak mereka memproduksi SDRAM.
Dan kalau melihat websitenya Samsung, mereka sudah mulai sampling
SDRAM PC-200. Jadi mana yang akan dipilih oleh pembuat motherboard,
saya juga tidak tahu.
Chip intel 440BX tidak kompatibel dengan DR-DRAM ini. Chip intel
yang support memory jenis ini adalah 820 (bukan yang 810).
Socket memory jenis ini juga lain dari socket DIMM SDRAM. Jadi
kalau dilihat ada socket DIMM di motherboard, maka motherboard ini
tidak kompatibel dengan DR-DRAM.
Salam,
Erik Arya
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------