-----Original Message-----
From: Kukuh <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 25 Agustus 1999 10:48
Subject: [Compu-Mania] iBook

Hai,

Pernah denger iBook? Itu lho laptop keluaran Apple, yg model2nya se-funky G3 atawa iMac. FYI specnya: 300 MHz Power PC, 32 MB RAM, 3,2 GB HDD, 6 jam battery, 56K modem, 10/100 ethernet, 24X CD-ROM, 4 MB video memory, berat 3,04 kg, harga $1,599 dan akan diluncurkan Sep99 ini. Sori agak detil soalnya ini pernah dibahas Time 2 Agt99 kemaren. Saya ingin mengangkat isyu ini soalnya modelnya itu lho. Bener2 "centil" dan pokoke keren abis, dan bukan tak mungkin akan jadi trend setter sekaligus meraup pasar laptop dikalangan profesional dan kaum muda.

Nah, jadi pengen ngebandingin ama laptop laen (kaya Toshiba, IBM, atau Compaq), ada yg tau ngga iBook ini setara ama apa aja? (Boleh juga kalo ada alamat surfingnya). Bisa ngga ini jadi ancaman laptop berbasis intel, AMD, dkk? Gitu aja, and thanx untuk teman diskusinya.

Buat anda yg penting sebenarnya model atau fungsinya? Form follow function! Buat saya nggak ada yg berarti dari inovasi I-book selain casing yg model transparant itu. Inovasi floppy less terbukti malah menyulitkan kita lihat I-Mac yg sekarang menyertakan terminal dock berfloppy suatu kemunduran atau kebodohan untuk memaksakan sesuatu buat user. Spek teknis yg sama kan bisa dibandingkan dengan Toshiba seri terakhir malah kelebihan Apple ada di penggunaan proc G3 yg berbasis RISC menggunakannya untuk aplikasi office adalah suatu pemborosan apalagi display dan kontrol laptop yg lebih lambat. Satu lagi Apple selalu kurang dalam hal harga lebih mahal dan speknya lebih lambat berubah G3 terbaru baru berkisar di 450 mhz sementara PIII dan K-7 sudah di 650Mhz sebagai produk AS mereka juga nggak terlalu peduli sama kustomernya yg di Asia liat aja harga komponenya yg mahal dan suka dimainkan oleh penjual. Kalo saya perlu Notebook I-book adalah salah satu model yg harus di tinggalkan. Mungkin anda mengira saya Mac hater atau PC-mania anda keliru saya pemakai Mac karena bekerja di dunia grafis dimana PC masih sering keteteran percayalah Mac atau Pc dua-duanya sering memberi result tak terduga.

Kirim email ke